Awan Konvektif Pemicu Hujan Terdeteksi, BMKG: Waspadai Bencana Hidrometeorologi

Kamis, 26 Februari 2026 - 15:20 WIB
loading...
Awan Konvektif Pemicu...
BMKG mendeteksi pertumbuhan awan konvektif sangat signifikan dan meluas dari ujung barat hingga ujung timur Indonesia yang berpotensi bencana hidrometeorologi. Foto/BMKG
A A A
JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi pertumbuhan awan konvektif yang sangat signifikan dan meluas dari ujung barat hingga ujung timur wilayah Indonesia. Pantauan ini berdasarkan hasil citra satelit inframerah Himawari-9 yang diambil pada Rabu, 26 Februari 2026 pukul 10.00 WIB.

Pertumbuhan awan konvektif ini berpotensi memicu hujan sedang hingga lebat di sejumlah wilayah Indonesia. Sebelumnya, BMKG juga telah memberikan peringatan dini adanya pertumbuhan awan konvektif yang memicu pertumbuhan hujan hingga 2 Maret 2026.Hal itu juga dipengaruhi oleh kombinasi dinamika atmosfer yang mendukung pertumbuhan awan hujan.

“Peningkatan intensitas hujan tersebut dipengaruhi oleh kombinasi dinamika atmosfer yang mendukung pertumbuhan awan hujan di sebagian wilayah. Madden-Julian Oscillation (MJO) terpantau secara spasial aktif di sebagian besar wilayah Indonesia, terutama bagian barat hingga tengah,” tulis BMKG dikutip dari laman resminya, Kamis (26/2/2026).

Baca juga: BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang 24 Februari hingga 2 Maret 2026

Berdasarkan analisis citra satelit tersebut, sebaran awan konvektif yang berpotensi membawa hujan intensitas sedang hingga lebat terpantau terkonsentrasi di wilayah Sumatera yang mencakup Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jambi, Sumatera Selatan, dan Bengkulu.

Kondisi serupa juga terlihat di sebagian besar Pulau Jawa dan Bali, khususnya di wilayah Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, serta Bali. Selain itu, wilayah Sulawesi Selatan, Maluku Utara, dan Maluku turut menunjukkan aktivitas awan yang cukup masif.

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gempa M 5,0 Guncang...
Gempa M 5,0 Guncang NTT, Tidak Berpotensi Tsunami
BMKG: 9 Gempa Susulan...
BMKG: 9 Gempa Susulan Terjadi Pascagempa M6,7 di Palu
BNPB: Bencana Banjir...
BNPB: Bencana Banjir hingga Karhutla Melanda 4 Daerah
BMKG Ungkap 5 Daerah...
BMKG Ungkap 5 Daerah Tak Diguyur Hujan Lebih Sebulan, Probolinggo Terlama
Hujan Diprediksi Guyur...
Hujan Diprediksi Guyur Sebagian Besar Jakarta Siang hingga Sore Hari Ini
Raih Penghargaan Garda...
Raih Penghargaan Garda Kemanusiaan Aceh, Safrizal: Penanganan Bencana Kerja Kolaboratif
Pantau Badai Monsun...
Pantau Badai Monsun di Teluk Benggala, BMKG Ungkap Dampaknya ke Indonesia
Rumah Katon Bagaskara...
Rumah Katon Bagaskara Terendam Banjir, Desak Pramono Anung Bertindak
Meksiko Akan Tenggelam...
Meksiko Akan Tenggelam Lebih Cepat Dibanding Negara Lain di Dunia
Rekomendasi
Main Sinetron Stripping,...
Main Sinetron Stripping, Gisel Sempet Galau Pikirkan Gempi
Kisah Kasus Nadiem Dalam...
Kisah Kasus Nadiem Dalam Perkara Korupsi
Samsung Berencana Bangun...
Samsung Berencana Bangun Pusat Data Terapung di Laut
Berita Terkini
Eksekusi Hotel Sultan...
Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, Simpatisan Lempari Polisi dan TNI dengan Batu
Eksekusi Hotel Sultan,...
Eksekusi Hotel Sultan, Wamensesneg: Kita Harus Tarik Aset yang Dikuasai Pihak Lain
Akses Masuk Kawasan...
Akses Masuk Kawasan GBK Dibatasi Jelang Eksekusi Hotel Sultan
Jelang Eksekusi Hotel...
Jelang Eksekusi Hotel Sultan, Spanduk Penolakan hingga Kawat Berduri Terpasang di Sekitar Lokasi
3.161 Personel Gabungan...
3.161 Personel Gabungan Disiagakan Jelang Eksekusi Hotel Sultan Hari Ini
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh...
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh Yusuf Sebut Gus Salam Layak Jadi Ketum PBNU
Infografis
Waspadai Penyakit yang...
Waspadai Penyakit yang Rentan Menyerang saat Mudik Lebaran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved