Gerakan Pengawasan Eksploitasi Air Tanah di Jakarta demi Keberlanjutan Kota
Kamis, 26 Februari 2026 - 10:20 WIB
loading...
A
A
A
Dia meminta pemerintah dapat memastikan proses transisi menuju penggunaan air perpipaan dilakukan secara adil dan transparan.
Direktur Eksekutif Jakarta Present Taufik Rendusara (Tope) berkomitmen terhadap upaya mencegah eksploitasi air tanah. "Persoalan air tidak hanya berkaitan dengan aspek teknis, tetapi juga menyangkut keberlanjutan kota dan tanggung jawab antargenerasi," ujarnya.
Melalui deklarasi ini, Koalisi Jaga Air Tanah Jakarta siap menjadi garda terdepan dalam pengawasan dan monitoring pelaksanaan Pergub Nomor 5 Tahun 2026. "Kami akan melakukan langkah kongkret lanjutan agar eksploirasi air tanah dapat dihentikan ketika suplai melalui jaringan perpipaan sudah terpenuhi," ungkapnya.
Ketua JAMPER Gea Hermansyah mengatakan, Koalisi JATA akan melakukan sejumlah langkah strategis di antaranya mengorganisir suara masyarakat menjadi kekuatan kolektif yang diperhitungkan. Kemudian, memperkuat pengawasan publik atas layanan air agar tidak terseret dalam logika bisnis semata; membangun legitimasi kebijakan air melalui partisipasi aktif masyarakat.
Koalisi Warga Jakarta untuk Keadilan Marlo Sitompul menyebut land subsidence di Jakarta merupakan fakta kasat mata. "Kalau kita lihat di Penjaringan itu jelas ada wilayah perkampungan yang sudah masuk menjadi area laut. Tahun ke tahun penurunan muka tanah terus terjadi, ini harus diatasi agar tidak menjadi bahaya di kemudian hari," katanya.
Direktur Eksekutif Jakarta Present Taufik Rendusara (Tope) berkomitmen terhadap upaya mencegah eksploitasi air tanah. "Persoalan air tidak hanya berkaitan dengan aspek teknis, tetapi juga menyangkut keberlanjutan kota dan tanggung jawab antargenerasi," ujarnya.
Melalui deklarasi ini, Koalisi Jaga Air Tanah Jakarta siap menjadi garda terdepan dalam pengawasan dan monitoring pelaksanaan Pergub Nomor 5 Tahun 2026. "Kami akan melakukan langkah kongkret lanjutan agar eksploirasi air tanah dapat dihentikan ketika suplai melalui jaringan perpipaan sudah terpenuhi," ungkapnya.
Ketua JAMPER Gea Hermansyah mengatakan, Koalisi JATA akan melakukan sejumlah langkah strategis di antaranya mengorganisir suara masyarakat menjadi kekuatan kolektif yang diperhitungkan. Kemudian, memperkuat pengawasan publik atas layanan air agar tidak terseret dalam logika bisnis semata; membangun legitimasi kebijakan air melalui partisipasi aktif masyarakat.
Koalisi Warga Jakarta untuk Keadilan Marlo Sitompul menyebut land subsidence di Jakarta merupakan fakta kasat mata. "Kalau kita lihat di Penjaringan itu jelas ada wilayah perkampungan yang sudah masuk menjadi area laut. Tahun ke tahun penurunan muka tanah terus terjadi, ini harus diatasi agar tidak menjadi bahaya di kemudian hari," katanya.
(jon)
Lihat Juga :