Majelis Kaum Betawi Dorong Anak Muda Bersatu dan Digitalisasi untuk Kebangkitan Budaya

Sabtu, 21 Februari 2026 - 22:14 WIB
loading...
Majelis Kaum Betawi...
Diskusi interaktif bertajuk Betawi Revolusi Coffee Club BROV (BCC) dengan tema Anak Muda Betawi Bisa Apa? di Jakarta Selatan. FOTO/IST
A A A
JAKARTA - Masa depan masyarakat Betawi harus dibangun melalui langkah strategis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Di tengah percepatan transformasi Jakarta sebagai kota global, konsolidasi internal dan adaptasi terhadap teknologi menjadi kebutuhan mendesak.

Hal ini menjadi fokus diskusi interaktif bertajuk Betawi Revolusi Coffee Club "BROV (BCC)" dengan tema "Anak Muda Betawi Bisa Apa?" di Jakarta Selatan. Acara yang digelar Majelis Kaum Betawi (MKB), lembaga adat yang menjadi pusat konsolidasi dan representasi masyarakat Betawi, bersama Generasi Muda Betawi ini menghadirkan tokoh Betawi Aziz Khofia dan seniman Betawi Iwan Aswan, serta dimeriahkan penampilan stand-up comedy dan dihadiri berbagai elemen muda Betawi.

Dua agenda utama dalam kerangka Revolusi Betawi menjadi fokus, yakni penguatan Majelis Kaum Betawi (MKB) sebagai pusat konsolidasi dan percepatan digitalisasi untuk meningkatkan daya saing dan relevansi budaya Betawi di era modern.

"Betawi merupakan suku tertua di Indonesia. Agar warisan budaya Betawi terjaga dari generasi ke generasi, dibutuhkan wadah seperti Majelis Kaum Betawi," kata Bang Iwan Aswan.

MKB dipandang sebagai elemen sentral dalam membangun soliditas masyarakat Betawi. Penguatan peran dan fungsi MKB diperlukan untuk memastikan berbagai organisasi, tokoh, dan elemen masyarakat dapat bergerak dalam satu arah yang terkoordinasi.

Sebagai lembaga adat, MKB diharapkan berfungsi secara substantif sebagai forum musyawarah strategis lintas generasi dan lintas organisasi, pusat penyelarasan agenda sosial dan budaya, representasi kolektif dalam komunikasi dan advokasi kebijakan publik, dan pengarah konsolidasi yang inklusif dan berkelanjutan.

Sementara itu, Aziz Khofia menegaskan bahwa MKB berperan sebagai epicentrum bagi seluruh elemen masyarakat Betawi.

"Majelis Kaum Betawi hadir menjadi pusat representasi bagi masyarakat Betawi. Momentum ini kami jadikan ajakan agar seluruh organ Betawi bersatu padu. Bersama MKB, kita tingkatkan harkat dan martabat masyarakat Betawi, bukan hanya di Jakarta, tapi juga di kancah nasional," kata Aziz Khofia.

Penguatan MKB diharapkan menghentikan fragmentasi internal dan memperkuat posisi tawar masyarakat Betawi dalam pembangunan Jakarta maupun kebijakan nasional.

Selain penguatan kelembagaan, digitalisasi menjadi pilar kedua. Transformasi digital tidak hanya soal teknologi, tetapi juga strategi memperluas partisipasi, membangun pengaruh, dan meningkatkan kapasitas generasi muda. Agenda digitalisasi mencakup penguatan literasi sejarah dan budaya Betawi di ruang digital, pengembangan media dan kanal komunikasi kebetawian profesional, pemberdayaan generasi muda melalui pelatihan teknologi dan kewirausahaan digital, dan pengembangan ekonomi kreatif berbasis budaya dan tradisi lokal.

Menurut Masykur Isnan, Moderator & Ketua Umum Pemuda Kaum Betawi, penguatan MKB dan percepatan digitalisasi merupakan dua strategi yang saling melengkapi: konsolidasi sebagai fondasi kekuatan internal, dan digitalisasi sebagai instrumen perluasan pengaruh dan keberlanjutan gerakan.

Di bagian penutup, Ketua Dewan Adat MKB, Fauzi Bowo menekankan pentingnya basis kompetensi sebagai pilar kemajuan Betawi ke depan.

"Masyarakat Betawi perlu menguatkan kompetensi dan profesi melalui sertifikasi dan pelatihan agar siap menghadapi tantangan. Harapan kita, MKB diisi oleh orang-orang tepat dan berdaya saing. Mari kita ajak seluruh elemen Betawi bersama merawat budaya Betawi untuk mewujudkan Betawi yang bersatu, Jakarta maju, dan Indonesia Baldatun Thayyibatun wa Rabbun Ghafur," ujar Fauzi Bowo.

Langkah strategis ini diharapkan memperkuat peran masyarakat Betawi sebagai bagian integral pembangunan Jakarta serta meningkatkan kontribusi aktif mereka dalam dinamika kebangsaan secara terstruktur dan berdaya saing.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Cibis Park Satukan Jazz Modern dan Betawi dalam Panggung Budaya Urban
Haul Akbar Ulama Betawi,...
Haul Akbar Ulama Betawi, Gus Muhaimin Urai Peran Besar Ulama Bangun Bangsa
Haul Akbar Ulama Betawi...
Haul Akbar Ulama Betawi Digelar di Monas Besok, Catat Rekayasa Lalu Lintas dan Rute Alternatifnya
Haji Ghoni Kembali Dipercaya...
Haji Ghoni Kembali Dipercaya Pimpin Forkabi
Pemprov Jakarta Gelar...
Pemprov Jakarta Gelar Atraksi Budaya Betawi di CFD Rasuna Said
RT 11 Gandaria Utara...
RT 11 Gandaria Utara Punya Suara Malam Logat Betawi: Teknologi Jalan, Warga Tenang, Polda Metro Puji Inovasi
Festival Lebaran Betawi...
Festival Lebaran Betawi Tangsel Ke-6 Kembali Digelar di Jurang Mangu Barat
Lebaran Betawi 2026...
Lebaran Betawi 2026 Jadi Ajang Silaturahmi dan Pelestarian Budaya
Di Tengah Cosplayer...
Di Tengah Cosplayer Kolonial, Sosok Si Pitung Hidupkan Budaya Betawi di Kota Tua
Rekomendasi
Jerman Ditahan Paraguay...
Jerman Ditahan Paraguay hingga Extra Time, Laga Berlanjut ke Adu Penalti
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Argentina Bawa 500 Kg...
Argentina Bawa 500 Kg Daging Sapi Premium, Tradisi Barbeku Jadi Senjata Messi Cs di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Sidang Vonis Nadiem...
Sidang Vonis Nadiem Makarim Dijaga 171 Personel Gabungan
Mutasi Besar di Polda...
Mutasi Besar di Polda Lampung, Kapolresta hingga 6 Kapolres Diganti
Tingkatkan Daya Saing,...
Tingkatkan Daya Saing, 68 Mitra Binaan di Medan Ikuti Program Sarinah Pandu
Pramono Bakal Bangun...
Pramono Bakal Bangun 11 Rusun Baru Pakai APBD, Ini Lokasinya
Polisi Ungkap Alasan...
Polisi Ungkap Alasan Pelaku Sekap 3 Karyawan Percetakan, Tuduh Korban Curi Pelat Rp230 Juta
Akademisi: Riset Advokasi...
Akademisi: Riset Advokasi Kunci Perlindungan Warga Sipil
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved