Pilot Pelita Air yang Jatuh Dievakuasi ke RS Pratama Long Bawan, Ini Identitasnya

Kamis, 19 Februari 2026 - 16:59 WIB
loading...
Pilot Pelita Air yang...
Pilot pesawat Pelita Air yang jatuh di Pegunungan Nunukan dievakuasi ke RS Pratama Long Bawan. Foto/SindoNews
A A A
KALIMANTAN UTARA - Pesawat charter milik Pelita Air j atuh di kawasan pegunungan Krayan Barat, Nunukan, Kalimantan Utara, Kamis (19/2/2026). Pilot pesawat yang dipastikan tewas dalam peristiwa itu langsung Rumah Sakit Pratama Long Bawan.

Kepala Kantor SAR Tarakan, Syahril mengatakan pilot ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di lokasi jatuhnya pesawat. "Pilot ditemukan meninggal dunia," ucap Syahril.

Syahril menambahkan pilot langsung dievakuasi dari lokasi kejadian menuju Rumah Sakit Pratama Long Bawan. Ia memastikan tidak ada korban lain dalam peristiwa tersebut.

Baca juga: Polisi Masih Pastikan Keselamatan Pilot Pesawat yang Jatuh di Krayan Kaltara

Sebelumnya, warga di wilayah Krayan Barat, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, digegerkan dengan dugaan peristiwa pesawat jatuh di area pegunungan, Kamis (19/2/2026) siang.

Lihat video: Kalimantan Utara Geger! Pesawat Pelita Air Jatuh di Pegunungan Nunukan


Informasi tersebut beredar melalui rekaman video di media sosial. Dalam video itu, seorang warga mengaku melihat sebuah pesawat kecil yang diduga mengangkut bahan bakar minyak (BBM) jatuh di kawasan pegunungan.

Dalam rekaman juga terlihat kepulan asap hitam membumbung tinggi dari arah puncak gunung yang disebut-sebut sebagai lokasi dugaan jatuhnya pesawat tersebut. Peristiwa itu pun sontak menjadi perhatian warga sekitar.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Lukman F. Laisa menyampaikan kronologi awal kecelakaan pesawat tersebut.

"Informasi terakhir yang kami peroleh pada pukul 15.16 WITA pilot atas nama Capt. Hendrick Lodewyck Adam dinyatakan meninggal dunia," kata Lukman dalam keterangan resmi, Kamis (19/2/2026).

Pesawat jenis Air Tractor AT-802 registrasi PK-PAA yang dioperasikan oleh Pelita Air Service dilaporkan mengalami kecelakaan saat melayani rute Long Bawan menuju Tarakan. Pesawat tahun pembuatan 2013 dengan nomor seri 802-0494 itu digunakan khusus untuk pengangkutan BBM ke daerah terpencil.

Pesawat berangkat dari Bandar Udara Long Bawan pada pukul 04.10 UTC atau 12.10 WITA menuju Bandar Udara Tarakan dengan membawa muatan BBM milik Pertamina. Waktu kedatangan di Tarakan diperkirakan pada pukul 05.15 UTC atau 13.15 WITA.

Dalam penerbangan, pilot sempat menyampaikan perkiraan posisi Abeam Malinau pada pukul 04.24 UTC atau 12.24 WITA kepada petugas pengatur lalu lintas udara Tarakan. Namun, pada pukul 04.20 UTC atau 12.20 WITA, petugas menerima sinyal Emergency Locator Transmitter (ELT) dari pesawat tersebut.

Pesawat diketahui hanya membawa satu orang awak, yakni pilot. Berdasarkan data awal, penyebab kecelakaan masih dalam proses penyelidikan oleh instansi berwenang sesuai ketentuan keselamatan penerbangan.

Dari sisi kelaikudaraan, pesawat telah menjalani pemeriksaan rutin 100 jam dan 200 jam pada 11 Februari 2026 dengan total jam terbang mencapai 3.303 jam. Otoritas memastikan pesawat berada dalam kondisi layak terbang sebelum insiden terjadi.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penyebab Kecelakaan...
Penyebab Kecelakaan Mobil yang Ditumpangi Anggota DPR dari PKB Gus Hilman, Sopir Diduga Mengantuk
Anggota DPR dari PKB...
Anggota DPR dari PKB Muhammad Hilman Mufidi Kecelakaan di Tol, 2 Staf Tewas
Kronologi 2 Orang Tewas...
Kronologi 2 Orang Tewas dalam Kecelakaan di Tol JORR Cakung
Kecelakaan 2 Truk di...
Kecelakaan 2 Truk di Tol Dalkot, Kenek Tewas dan Sopir Luka Ringan
Tinjau Kecelakaan di...
Tinjau Kecelakaan di Muratara, Jasa Raharja Pastikan Penanganan Korban Berjalan Baik
DPR Minta Audit Menyeluruh...
DPR Minta Audit Menyeluruh Standar Keselamatan Akibat Kecelakaan Maut di Muratara
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Rekomendasi
Lahirkan Calon Juara...
Lahirkan Calon Juara Dunia, PB Pertacami Fokuskan Atlet MMA Ikut 4 Kompetisi Bergengsi
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Harga Minyak Global Kembali Melonjak
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
Berita Terkini
Hore! Stasiun KRL JIS...
Hore! Stasiun KRL JIS Diresmikan Besok
BMKG Deteksi Siklon...
BMKG Deteksi Siklon Tropis Mekkhala, Ingatkan Potensi Hujan Lebat
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Ini 11 Museum dan 9 Kolam Renang yang Digratiskan selama 3 Hari
Kunjungi IKN, Ketum...
Kunjungi IKN, Ketum Garuda Jajaki Peluang Usaha untuk UMKM
Resmikan Penataan Jalan...
Resmikan Penataan Jalan Rasuna Said, Pramono: Wajah Baru Jakarta
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Transportasi Umum dan Tempat Wisata Gratis juga Berlaku bagi Warga KTP Non-DKI
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved