Pesawat Pengangkut BBM Jatuh di Kaltara 1 Pilot Tewas, Ini Penjelasan Pelita Air
Kamis, 19 Februari 2026 - 16:50 WIB
loading...
A
A
A
Dalam penerbangan, pilot sempat menyampaikan perkiraan posisi Abeam Malinau pada pukul 04.24 UTC atau 12.24 WITA kepada petugas pengatur lalu lintas udara Tarakan. Namun, pada pukul 04.20 UTC atau 12.20 WITA, petugas menerima sinyal Emergency Locator Transmitter (ELT) dari pesawat tersebut.
Pesawat diketahui hanya membawa satu orang awak, yakni pilot. Berdasarkan data awal, penyebab kecelakaan masih dalam proses penyelidikan oleh instansi berwenang sesuai ketentuan keselamatan penerbangan.
Dari sisi kelaikudaraan, pesawat telah menjalani pemeriksaan rutin 100 jam dan 200 jam pada 11 Februari 2026 dengan total jam terbang mencapai 3.303 jam. Otoritas memastikan pesawat berada dalam kondisi layak terbang sebelum insiden terjadi.
Direktorat Jenderal Perhubungan Udara menyatakan telah berkoordinasi dengan operator, otoritas bandara, dan instansi terkait guna memastikan penanganan di lapangan berjalan baik. Proses investigasi akan dilaksanakan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan pesawat tersebut.
Pesawat diketahui hanya membawa satu orang awak, yakni pilot. Berdasarkan data awal, penyebab kecelakaan masih dalam proses penyelidikan oleh instansi berwenang sesuai ketentuan keselamatan penerbangan.
Dari sisi kelaikudaraan, pesawat telah menjalani pemeriksaan rutin 100 jam dan 200 jam pada 11 Februari 2026 dengan total jam terbang mencapai 3.303 jam. Otoritas memastikan pesawat berada dalam kondisi layak terbang sebelum insiden terjadi.
Direktorat Jenderal Perhubungan Udara menyatakan telah berkoordinasi dengan operator, otoritas bandara, dan instansi terkait guna memastikan penanganan di lapangan berjalan baik. Proses investigasi akan dilaksanakan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan pesawat tersebut.
(shf)
Lihat Juga :