Pemerintah Dorong Percepatan Infrastruktur dan Konsep Green Island Nusa Penida
Senin, 16 Februari 2026 - 20:46 WIB
loading...
Foto: Doc. Istimewa
A
A
A
Pemerintah Kabupaten Klungkung menerima kunjungan kerja Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Republik Indonesia, Bima Arya, Minggu (15/2). Kunjungan kerja selama dua hari tersebut bertujuan untuk melakukan penyelarasan program serta mendorong percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah kepulauan Nusa Penida.
Kehadiran Wamendagri yang juga mantan Wali Kota Bogor ini disambut langsung oleh Bupati Klungkung I Made Satria bersama Ny. Eva Satria, Wakil Bupati Tjokorda Gde Surya Putra, Sekretaris Daerah Anak Agung Gede Lesmana, Camat Nusa Penida, serta para Kepala OPD di lingkungan Pemkab Klungkung.
Pada hari pertama, Wamendagri Bima Arya bersama istri meninjau sejumlah destinasi wisata unggulan di Nusa Penida, di antaranya Pantai Kelingking, Broken Beach (Pasih Uug) di Desa Bunga Mekar, serta Crystal Bay dan fasilitas SWRO Penida di Desa Sakti. Pada hari kedua, kunjungan dilanjutkan ke Pasar Mentigi, RSUD Gema Santi, SWRO Ceningan, serta Jembatan Kuning yang menghubungkan Lembongan dan Ceningan.
Dalam pemaparannya, Bupati Klungkung I Made Satria menyampaikan bahwa Pemkab Klungkung tengah mendorong percepatan pembangunan infrastruktur dasar melalui dukungan Program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah dan Air Minum. Ia berharap kunjungan Wamendagri dapat menghadirkan dukungan konkret dari pemerintah pusat, mengingat Nusa Penida merupakan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional dengan tantangan geografis yang memerlukan perhatian khusus.
“Kami sangat berharap dukungan untuk perbaikan akses jalan induk menuju destinasi wisata di Nusa Penida. Selain itu, kebutuhan air bersih juga akan semakin meningkat seiring perkembangan sektor pariwisata,” ujar Bupati Satria.
Sementara itu, Wamendagri Bima Arya mengaku terkesan dengan keindahan alam Nusa Penida yang dinilainya memiliki potensi besar sebagai magnet wisatawan. Namun demikian, potensi tersebut dinilai belum sepenuhnya ditunjang infrastruktur yang memadai.
“Saya insyaallah akan membantu mendampingi Pemkab Klungkung untuk mencari sumber pendanaan alternatif dari berbagai opsi. Ini harus cepat agar momentum meningkatnya kunjungan wisatawan bisa dimanfaatkan untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah,” tegasnya.
Kehadiran Wamendagri yang juga mantan Wali Kota Bogor ini disambut langsung oleh Bupati Klungkung I Made Satria bersama Ny. Eva Satria, Wakil Bupati Tjokorda Gde Surya Putra, Sekretaris Daerah Anak Agung Gede Lesmana, Camat Nusa Penida, serta para Kepala OPD di lingkungan Pemkab Klungkung.
Pada hari pertama, Wamendagri Bima Arya bersama istri meninjau sejumlah destinasi wisata unggulan di Nusa Penida, di antaranya Pantai Kelingking, Broken Beach (Pasih Uug) di Desa Bunga Mekar, serta Crystal Bay dan fasilitas SWRO Penida di Desa Sakti. Pada hari kedua, kunjungan dilanjutkan ke Pasar Mentigi, RSUD Gema Santi, SWRO Ceningan, serta Jembatan Kuning yang menghubungkan Lembongan dan Ceningan.
Dalam pemaparannya, Bupati Klungkung I Made Satria menyampaikan bahwa Pemkab Klungkung tengah mendorong percepatan pembangunan infrastruktur dasar melalui dukungan Program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah dan Air Minum. Ia berharap kunjungan Wamendagri dapat menghadirkan dukungan konkret dari pemerintah pusat, mengingat Nusa Penida merupakan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional dengan tantangan geografis yang memerlukan perhatian khusus.
“Kami sangat berharap dukungan untuk perbaikan akses jalan induk menuju destinasi wisata di Nusa Penida. Selain itu, kebutuhan air bersih juga akan semakin meningkat seiring perkembangan sektor pariwisata,” ujar Bupati Satria.
Sementara itu, Wamendagri Bima Arya mengaku terkesan dengan keindahan alam Nusa Penida yang dinilainya memiliki potensi besar sebagai magnet wisatawan. Namun demikian, potensi tersebut dinilai belum sepenuhnya ditunjang infrastruktur yang memadai.
“Saya insyaallah akan membantu mendampingi Pemkab Klungkung untuk mencari sumber pendanaan alternatif dari berbagai opsi. Ini harus cepat agar momentum meningkatnya kunjungan wisatawan bisa dimanfaatkan untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah,” tegasnya.
Lihat Juga :