Srikandi Langit Angkatan Udara: Jejak Langkah Letda Tek Qorina Menembus Awan
Jum'at, 13 Februari 2026 - 08:44 WIB
loading...
A
A
A
"Kalau kami pribadi kami lebih cenderung ke Fixwing. Ke Angkut lebih tepatnya. Namun kami siap ditempatkan di mana saja,” cetus Qorina.
Latihan simulator pesawat yang harus ia jalani selama berjam-jam setiap harinya menjadi tantangan yang paling terasa. Sebab, latihan tersebut sangat krusial guna meminimalisir kesalahan sekecil apapun saat melakukan penerbangan sungguhan.
"Jadi sebelum kami bisa membuat satu kali muter di atas, pastinya kami harus tahu gimana prosedurnya dulu di bawah, kami baca dulu bukunya bisa melatihkan di simulator,” tutur Qorina.
Seragam oranye yang ia kenakan masih menandakan statusnya sebagai siswa. Namun, dalam waktu dekat, ia berharap dapat menanggalkan seragam tersebut dan berganti dengan seragam hijau kebanggaan penerbang agar langsung bersiap mengawal kedaulatan dirgantara Indonesia.
"Ketika nanti sudah fix menjadi penerbang, seragamnya tidak lagi warna yang orange, warna hijau seperti instruktur kami yang ada," tutup dia.
Latihan simulator pesawat yang harus ia jalani selama berjam-jam setiap harinya menjadi tantangan yang paling terasa. Sebab, latihan tersebut sangat krusial guna meminimalisir kesalahan sekecil apapun saat melakukan penerbangan sungguhan.
"Jadi sebelum kami bisa membuat satu kali muter di atas, pastinya kami harus tahu gimana prosedurnya dulu di bawah, kami baca dulu bukunya bisa melatihkan di simulator,” tutur Qorina.
Seragam oranye yang ia kenakan masih menandakan statusnya sebagai siswa. Namun, dalam waktu dekat, ia berharap dapat menanggalkan seragam tersebut dan berganti dengan seragam hijau kebanggaan penerbang agar langsung bersiap mengawal kedaulatan dirgantara Indonesia.
"Ketika nanti sudah fix menjadi penerbang, seragamnya tidak lagi warna yang orange, warna hijau seperti instruktur kami yang ada," tutup dia.
(cip)
Lihat Juga :