Jokowi Ditanya 10 Pertanyaan oleh Penyidik saat Diperiksa di Polresta Solo

Rabu, 11 Februari 2026 - 23:18 WIB
loading...
Jokowi Ditanya 10 Pertanyaan...
Mantan Presiden Jokowi mendapat 10 pertanyaan dari penyidik Polda Metro Jaya saat menjalani pemeriksaan kasus tudingan ijazah palsu di Polresta Surakarta, Rabu (11/2/2026). Foto/Ary Wahyu Wibowo
A A A
SOLO - Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi) mendapat 10 pertanyaan dari penyidik Polda Metro Jaya saat menjalani pemeriksaan kasus tudingan ijazah palsu dengan tersangka Roy Suryo Cs di Polresta Surakarta (Solo), Rabu (11/2/2026). Pertanyaan yang diajukan seputar saat kuliah di Universitas Gadjah Mada (UGM).

"Pak Jokowi sebagai warga negara yang baik tentunya memenuhi panggilan dari para penyidik, sehubungan dengan laporan polisi yang kami ajukan ke Polda Metro Jaya," kata Kuasa Hukum Jokowi, Yacob Hasibuan di Polresta Surakarta (Solo), Rabu (11/2/2026) petang.

Baca juga: Jokowi Diperiksa selama 2,5 Jam di Polresta Solo: Ada Pemeriksaan Tambahan

Pemeriksaan di Polresta Solo, lanjutnya, dilakukan karena para penyidik sedang berada di Solo. Dari informasi yang didapatkannya, penyidik kabarnya pekan ini juga akan ke Yogyakarta guna memenuhi beberapa keterangan-keterangan yang diperlukan.



Terkait pemeriksaan Jokowi, Yacob Hasibuan menyebut total ada sekitar 10 pertanyaan yang diajukan penyidik. Dari 10 pertanyaan itu, terdapat pengembangan-pengembangan yang cukup banyak.

Dikatakannya, pemeriksaan berlangsung sekitar 2,5 jam mulai sekitar pukul 16.00 WIB dan selesai sekitar pukul 18.30 WIB. "Dari 10 pertanyaan tersebut, tentunya banyak sub-sub pertanyaan juga," ucapnya.

Baca juga: Jokowi Kembali Diperiksa di Polresta Surakarta Terkait Kasus Tudingan Ijazah Palsu

Lebih jauh diungkapkan, pertanyaan yang diajukan kebanyakan seputar proses perkuliahan Jokowi di UGM. Pertanyaan pertanyaan itu, sifatnya hanya pendalaman-pendalaman dari seluruh keterangan yang sudah diberikan sebelumnya.

"Contohnya mengenai pada saat pembuatan skripsi dulu seperti apa dan dari Pak Jokowi menjelaskan juga alurnya seperti apa. Itu nanti akan digunakan oleh para penyedik tentunya untuk nanti dilimpahkan juga ke kejaksanaan," ucapnya.

Pihaknya juga sempat menanyakan kepada penyidik mengenai proses selanjutnya. Yacob Hasibuan menyebut para penyidik akan melengkapi semua keterangan-keterangan yang dibutuhkan dan alat-alat bukti lainnya. Setelah itu nanti akan dilimpahkan kepada kejaksaan.

Dalam pemeriksaan kali ini, pihak Jokowi tidak memberikan bukti tambahan. "Kalau dari kami tidak ada, tapi tentunya itu adalah wewenang penuh dari para penyidik untuk mengumpulkan alat-alat bukti yang dirasa perlu," terangnya.

Dikatakan, ada kemungkinan terdapat barang-barang bukti lainnya. Sebab pada pekan ini para penyidik masih berada di Solo dan Yogyakarta.

"Jadi masih mungkin saja ada barang-barang bukti tambahan, tapi itu tentunya wewenang para penyidik dan bukan wewenang kami," tegasnya.

Pihaknya tidak mengetahui siapa lagi yang akan diperiksa selain Jokowi. "Kalau bayangan kami, mungkin di Yogyakarta ada UGM. Kalau di sini (Solo) mungkin ada beberapa saksi-saksi terkait dengan perkulihan Pak Jokowi dulu," katanya.

Disinggung apakah Ajudan Jokowi, Kompol Syarif Muhammad Fitriansyah juga turut diperiksa, Yacob menyatakan bahwa yang dimintai keterangan kali ini adalah Jokowi saja.

"Tadi hanya Pak Jokowi saja. karena kalau panggilan kepada Pak Syarif kan langsung ditujukan ke Pak Syarif. Jadi mungkin bisa saja ada, namun itu nanti bisa ditanyakan langsung ke Pak Syarif. Karena kami tadi hanya mendampingi Pak Jokowi sendiri," pungkasnya.

Sebelumnya, Jokowi tiba di Mapolresta Solo sekitar pukul 16.00 WIB. Dengan mengenakan celana hitam, baju batik dan berpeci, Jokowi selanjutnya menjalani pemeriksaan di lantai 2 gedung utama Polresta Solo.

Tampak mendampingi, Kuasa Hukum Jokowi, Yacob Hasibuan. Sekitar pukul 18.30 WIB, Jokowi selesai dimintai keterangan penyidik. Jokowi tidak banyak memberikan banyak komentar terkait pemeriksaan tersebut dan mempersilakan untuk bertanya langsung kepada kuasa hukumnya.

"Ada pemeriksaan tambahan, tapi untuk keterangan dan penjelasan biar penasihat hukum yang menjelaskan secara rinci," kata Jokowi.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Berkas Perkara Roy Suryo...
Berkas Perkara Roy Suryo Setinggi 1 Meter, Kuasa Hukum: Ijazah Jokowi Kembali Menelan Korban
Tegas! Roy Suryo dan...
Tegas! Roy Suryo dan Dokter Tifa Menolak Restorative Justice dalam Kasus Ijazah Jokowi
Polda Metro: Penangguhan...
Polda Metro: Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Tanggung Jawab Jaksa
50 Tokoh Jamin Roy Suryo...
50 Tokoh Jamin Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Kabur, Penangguhan Penahanan Diajukan
Kuasa Hukum Roy Suryo...
Kuasa Hukum Roy Suryo dan Dokter Tifa Pertanyakan Penahanan: Razman Saja Tak Ditahan
Roy Suryo Kenakan Batik...
Roy Suryo Kenakan Batik Motif Garuda dan Kepalkan Tangan saat Tiba di Rutan Polda Metro
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan,...
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan, Relawan Jokowi: Ini Bukan Akhir dari Segalanya
Kejari Jakarta Selatan...
Kejari Jakarta Selatan Kabulkan Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa
Ade Darmawan Minta Jaksa...
Ade Darmawan Minta Jaksa Tolak Segala Intervensi di Kasus Ijazah Jokowi
Rekomendasi
Indonesia, Swiss, dan...
Indonesia, Swiss, dan UNDP Luncurkan Fase Baru Transformasi Lanskap Berkelanjutan di Indonesia
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Berita Terkini
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Cibis Park Satukan Jazz Modern dan Betawi dalam Panggung Budaya Urban
Panji Bangsa Tegaskan...
Panji Bangsa Tegaskan Politik Kemanusiaan, Rayakan Harlah dengan Santuni Ratusan Yatim
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Mangrove di Kawasan Pesisir Jakarta Terus Diperkuat
Anggota Polri dan TNI...
Anggota Polri dan TNI Gugur saat Selamatkan Anak Tenggelam di Pantai Maluku Tenggara
7 Tahun Warga Mengungsi,...
7 Tahun Warga Mengungsi, Leri Gwijangge Desak Pemerintah Akhiri Krisis Kemanusiaan di Nduga
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bersama Ewindo Perkuat Pengembangan Pertanian Perkotaan
Infografis
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved