Warga Kampung Wanam: PSN Merauke Buka Lapangan Kerja, Bantu Ekonomi Keluarga
Senin, 09 Februari 2026 - 13:51 WIB
loading...
Paul menyebut kehadiran Proyek Strategis Nasional (PSN) mulai dirasakan masyarakat Kampung Wanam, Distrik Ilwayab, Kabupaten Merauke, Papua Selatan. Foto/istimewa
A
A
A
PAPUA - Kehadiran Proyek Strategis Nasional (PSN) mulai dirasakan masyarakat Kampung Wanam, Distrik Ilwayab, Kabupaten Merauke, Papua Selatan. Pasalnya, kehadiran proyek tersebut memberikan kesempatan kerja bagi warga setempat.
Salah satu warga yang menggantungkan penghidupan dari proyek tersebut Paul Tinus (29). Pemuda asal Wanam itu tinggal di sebuah rumah papan sederhana yang berdiri di atas tanah dengan tiang-tiang pendek, tak jauh dari jalur kecil penghubung antarrumah di kampungnya. “Iya (tinggal di rumah ini),” kata Paul, Senin (9/2/2026).
Paul tinggal bersama istri dan dua anaknya yang masih berusia kecil. Kondisi rumahnya sederhana, dengan dinding papan kayu yang mulai lapuk dimakan usia. Meski demikian, rumah itu menjadi tempat pulang Paul setelah bekerja di proyek PSN Merauke. “Di rumah ini ada dua orang (anggota keluarga),” ujarnya.
Selama dua tahun terakhir, Paul bekerja di PSN Merauke yang berlokasi tak jauh dari wilayah kampungnya. Paul menyebut, sejumlah warga Kampung Wanam lainnya juga terlibat sebagai pekerja di proyek tersebut. “Di proyek PSN, sudah dua tahun,” kata Paul.
Baca juga: 18 Kolonel AD Pecah Bintang Jadi Brigjen TNI usai Promosi Jabatan di Februari 2026, Ini Namanya
Sebelum bergabung, Paul sempat bekerja sebagai pelaut. Paul mengaku, sistem penggajian di proyek PSN menggunakan skema bulanan, berbeda dengan pekerjaannya terdahulu. “Iya, gaji bulanan,” ujarnya.
Salah satu warga yang menggantungkan penghidupan dari proyek tersebut Paul Tinus (29). Pemuda asal Wanam itu tinggal di sebuah rumah papan sederhana yang berdiri di atas tanah dengan tiang-tiang pendek, tak jauh dari jalur kecil penghubung antarrumah di kampungnya. “Iya (tinggal di rumah ini),” kata Paul, Senin (9/2/2026).
Paul tinggal bersama istri dan dua anaknya yang masih berusia kecil. Kondisi rumahnya sederhana, dengan dinding papan kayu yang mulai lapuk dimakan usia. Meski demikian, rumah itu menjadi tempat pulang Paul setelah bekerja di proyek PSN Merauke. “Di rumah ini ada dua orang (anggota keluarga),” ujarnya.
Selama dua tahun terakhir, Paul bekerja di PSN Merauke yang berlokasi tak jauh dari wilayah kampungnya. Paul menyebut, sejumlah warga Kampung Wanam lainnya juga terlibat sebagai pekerja di proyek tersebut. “Di proyek PSN, sudah dua tahun,” kata Paul.
Baca juga: 18 Kolonel AD Pecah Bintang Jadi Brigjen TNI usai Promosi Jabatan di Februari 2026, Ini Namanya
Sebelum bergabung, Paul sempat bekerja sebagai pelaut. Paul mengaku, sistem penggajian di proyek PSN menggunakan skema bulanan, berbeda dengan pekerjaannya terdahulu. “Iya, gaji bulanan,” ujarnya.
Lihat Juga :