Bantu Korban Banjir, TBIG Perluas Penyaluran Bantuan Kemanusiaan di Aceh dan Sumatera
Kamis, 05 Februari 2026 - 18:19 WIB
loading...
TBIG perluas penyaluran bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak banjir di Sumatera. Foto/istimewa
A
A
A
SUMATERA - Perluas penyaluran bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak banjir di Sumatera. Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) kembali mendistribusikan bantuan tambahan ke 19 lokasi baru yang tersebar di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam dan Sumatera Utara.
Penyaluran lanjutan ini merupakan kelanjutan dari aksi tanggap darurat yang telah dilakukan TBIG sejak Desember 2025, yang sebelumnya menjangkau enam lokasi di Aceh yakni, Aceh Utara, Sumatera Utara yakni, Tapanuli Selatan dan Tapanuli Tengah, serta Sumatera Barat meliputi Pasaman Barat, Solok, dan Agam.
Adapun 19 lokasi tambahan tersebut meliputi Kabupaten Aceh Utara 2 lokasi, Aceh Tamiang 1 lokasi, Bener Meriah 1 lokasi, Aceh Singkil 1 lokasi, Tapanuli Tengah 6 lokasi, Tapanuli Utara 2 lokasi, Deli Serdang 2 lokasi, Tapanuli Selatan 1 lokasi, Mandaling Natal 1 lokasi, Kabupaten Sibolga 1 lokasi dan Kota Sibolga 1 lokasi.
Baca juga: Update Hari Ini, Jumlah Pengungsi Bencana Sumatera 105.842 Orang
Seluruh lokasi tersebut menjadi prioritas distribusi lanjutan TBIG untuk memastikan bantuan dapat menjangkau masyarakat yang masih membutuhkan dukungan pada fase pascabencana.
Secara keseluruhan, hingga akhir Januari 2026 TBIG telah memobilisasi bantuan pangan ke 25 titik lokasi di wilayah Sumatera yang terdampak banjir, dengan total penerima manfaat mencapai sekitar 10.000 jiwa.
Lihat video: Prabowo Pimpin Rapat Koordinasi Setelah Tinjau Lokasi Banjir Sumatera
Chief of Business Support Officer TBIG, Lie Si An menyampaikan pelaksanaan bantuan pada periode pertengahan Desember 2025 hingga akhir Januari 2026 dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kesiapan akses, kondisi lapangan, serta keselamatan tim relawan.
“Perusahaan secara aktif memitigasi berbagai risiko dalam proses pengiriman bantuan agar distribusi tetap berkelanjutan, tepat waktu, berkualitas dan tepat sasaran,” ujarnya Kamis (5/2/2026).
Presiden Direktur TBIG Herman Setya Budi menegaskan kehadiran TBIG pada fase lanjutan penanganan bencana ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan dalam mendampingi masyarakat terdampak.
“Kami percaya bahwa proses pemulihan pascabencana membutuhkan dukungan yang berkesinambungan. TBIG akan terus berkontribusi dan memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah serta para pemangku kepentingan terkait agar pemulihan masyarakat dapat berjalan lebih optimal,” tutup Herman.
Penyaluran lanjutan ini merupakan kelanjutan dari aksi tanggap darurat yang telah dilakukan TBIG sejak Desember 2025, yang sebelumnya menjangkau enam lokasi di Aceh yakni, Aceh Utara, Sumatera Utara yakni, Tapanuli Selatan dan Tapanuli Tengah, serta Sumatera Barat meliputi Pasaman Barat, Solok, dan Agam.
Adapun 19 lokasi tambahan tersebut meliputi Kabupaten Aceh Utara 2 lokasi, Aceh Tamiang 1 lokasi, Bener Meriah 1 lokasi, Aceh Singkil 1 lokasi, Tapanuli Tengah 6 lokasi, Tapanuli Utara 2 lokasi, Deli Serdang 2 lokasi, Tapanuli Selatan 1 lokasi, Mandaling Natal 1 lokasi, Kabupaten Sibolga 1 lokasi dan Kota Sibolga 1 lokasi.
Baca juga: Update Hari Ini, Jumlah Pengungsi Bencana Sumatera 105.842 Orang
Seluruh lokasi tersebut menjadi prioritas distribusi lanjutan TBIG untuk memastikan bantuan dapat menjangkau masyarakat yang masih membutuhkan dukungan pada fase pascabencana.
Secara keseluruhan, hingga akhir Januari 2026 TBIG telah memobilisasi bantuan pangan ke 25 titik lokasi di wilayah Sumatera yang terdampak banjir, dengan total penerima manfaat mencapai sekitar 10.000 jiwa.
Lihat video: Prabowo Pimpin Rapat Koordinasi Setelah Tinjau Lokasi Banjir Sumatera
Chief of Business Support Officer TBIG, Lie Si An menyampaikan pelaksanaan bantuan pada periode pertengahan Desember 2025 hingga akhir Januari 2026 dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kesiapan akses, kondisi lapangan, serta keselamatan tim relawan.
“Perusahaan secara aktif memitigasi berbagai risiko dalam proses pengiriman bantuan agar distribusi tetap berkelanjutan, tepat waktu, berkualitas dan tepat sasaran,” ujarnya Kamis (5/2/2026).
Presiden Direktur TBIG Herman Setya Budi menegaskan kehadiran TBIG pada fase lanjutan penanganan bencana ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan dalam mendampingi masyarakat terdampak.
“Kami percaya bahwa proses pemulihan pascabencana membutuhkan dukungan yang berkesinambungan. TBIG akan terus berkontribusi dan memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah serta para pemangku kepentingan terkait agar pemulihan masyarakat dapat berjalan lebih optimal,” tutup Herman.
(cip)
Lihat Juga :