Tarif Transjabodetabek Blok M-Soetta Rp2.000 sebelum 06.00 WIB, setelahnya Rp3.500
Kamis, 05 Februari 2026 - 12:05 WIB
loading...
Bus TransJabodetabek. Foto: Aldhi Chandra Setiawan
A
A
A
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan tidak ada perubahan tarif untuk Transjabodetabek rute baru Blok M - Bandara Soekarno-Hatta (Soetta). Tarif akan dipatok senilai Rp2.000 sebelum pukul 06.00 WIB dan Rp3.500 setelahnya.
"Mengenai rencana tarifnya belum ada perubahan, tetap sebelum jam 6 pagi Rp2.000, setelah jam 6 pagi Rp3.500," ujar Pramono di kawasan Ancol, Jakarta Utara, Kamis (5/2/2026).
Pramono menambahkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menyiapkan 20 armada bus untuk trayek baru ini. Ia berharap kehadiran 20 armada bus itu akan membuat moda transportasi itu ada setiap 5-10 menit setiap pemberhentian halte.
Baca juga: Pramono Pastikan Rute Baru Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Tak Ganggu Layanan Damri
"Mengenai armada yang disiapkan untuk trayek ini adalah 20. Sehingga dengan demikian setiap 5, maksimum 10 menit itu selalu ada," sambung dia.
Meski demikian, seluruh hal teknis ini akan dikaji sebelum akhirnya trayek baru itu diluncurkan. Rapat Terbatas (Ratas) terkait finalisasi trayek baru ini akan digelar, Kamis (5/2/2026) hari ini.
"Hari ini kebetulan kita ada ratas khusus untuk finalisasi TransJabodetabek yang dari Blok M ke Soekarno-Hatta," tandas dia.
"Mengenai rencana tarifnya belum ada perubahan, tetap sebelum jam 6 pagi Rp2.000, setelah jam 6 pagi Rp3.500," ujar Pramono di kawasan Ancol, Jakarta Utara, Kamis (5/2/2026).
Pramono menambahkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menyiapkan 20 armada bus untuk trayek baru ini. Ia berharap kehadiran 20 armada bus itu akan membuat moda transportasi itu ada setiap 5-10 menit setiap pemberhentian halte.
Baca juga: Pramono Pastikan Rute Baru Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Tak Ganggu Layanan Damri
"Mengenai armada yang disiapkan untuk trayek ini adalah 20. Sehingga dengan demikian setiap 5, maksimum 10 menit itu selalu ada," sambung dia.
Meski demikian, seluruh hal teknis ini akan dikaji sebelum akhirnya trayek baru itu diluncurkan. Rapat Terbatas (Ratas) terkait finalisasi trayek baru ini akan digelar, Kamis (5/2/2026) hari ini.
"Hari ini kebetulan kita ada ratas khusus untuk finalisasi TransJabodetabek yang dari Blok M ke Soekarno-Hatta," tandas dia.
(rca)
Lihat Juga :