Salurkan Pupuk Bersubsidi, Ribuan PUD Raih Penghargaan PI Appreciation Day
Rabu, 04 Februari 2026 - 10:51 WIB
loading...
Sebanyak 1.100 Pelaku Usaha Distribusi (PUD) yang tersebar di seluruh Indonesia meraih penghargaan dalam ajang PI Appreciation Day. Foto/istimewa
A
A
A
DIY - Sebanyak 1.100 Pelaku Usaha Distribusi (PUD) yang tersebar di seluruh Indonesia meraih penghargaan dalam ajang PI Appreciation Day. Penghargaan tersebut diberikan PT Pupuk Indonesia (Persero) di Yogyakarta.
Apresiasi tersebut diberikan sebagai bentuk penghargaan atas peran strategis PUD dalam mendukung kinerja penyaluran pupuk bersubsidi sepanjang 2025 serta penguatan tata kelola distribusi pupuk bersubsidi tahun 2026.
Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero) Rahmad Pribadi, mengatakan keberhasilan perusahaan dalam menjaga kelancaran distribusi pupuk tidak terlepas dari kolaborasi erat seluruh mata rantai pasok, khususnya para PUD.
“Apresiasi ini merupakan bentuk penghargaan kami kepada para PUD atas kolaborasi dan kerja keras dalam pencapaian kinerja tahun 2025 serta komitmen bersama memperkuat tata kelola penyaluran pupuk bersubsidi di tahun 2026,” ujarnya, Rabu (4/2/2026).
Baca juga: Pupuk Indonesia Siap Jadi Motor Swasembada Pangan, Pangkas Biaya Produksi Pertanian dan Tekan NPK Impor
Rahmad juga mengungkapkan dirinya menerima tanda kehormatan Satyalancana Wira Karya dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto pada 7 Januari 2026. Penghargaan itu diberikan atas kontribusinya dalam mendukung swasembada pangan nasional, khususnya melalui penyediaan pupuk yang berkelanjutan, berkualitas, dan terjangkau bagi petani.
Namun demikian, Rahmad menegaskan penghargaan tersebut bukanlah hasil kerja pribadi semata.
“Tanda kehormatan dari Presiden ini tidak lepas dari komitmen Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman beserta jajarannya, kinerja seluruh jajaran supply chain, direksi anak perusahaan selaku produsen, jajaran regional, dan tentunya para PUD,” katanya.
Lihat video: Prabowo Targetkan Harga Pakan Ternak hingga Pupuk Bisa Turun Lagi
Rahmad memaparkan, sejak Presiden Prabowo Subianto dilantik, sektor pertanian dan ketahanan pangan menjadi fokus utama pemerintah. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah penyederhanaan regulasi pupuk dari sebelumnya 145 peraturan menjadi hanya tiga peraturan. Selain itu, pada Oktober 2025 pemerintah juga menurunkan harga eceran tertinggi (HET) pupuk bersubsidi hingga 20 persen.
“Semua kebijakan tersebut semata-mata untuk memudahkan petani mendapatkan pupuk dengan harga terjangkau,” jelas Rahmad.
Rahmad kembali menegaskan komitmen Pupuk Indonesia untuk terus mendukung swasembada pangan nasional. “Kita berikan apresiasi kepada seluruh supply chain, direksi anak perusahaan, jajaran regional, dan tentunya kepada seluruh PUD yang bekerja keras mewujudkan swasembada pangan,” ucapnya yang disambut riuh tepuk tangan para peserta.
Sementara itu, salah satu PUD asal Bogor, Koperasi Jasa Gema Indonesia Maju (Kopgim), HMU Kurniadi mengakui kinerja Pupuk Indonesia semakin solid di bawah kepemimpinan Rahmad Pribadi. Menurutnya, Rahmad dikenal aktif turun langsung ke lapangan serta tegas dalam melakukan pembinaan hingga ke tingkat PUD dan Penyalur di Titik Serah (PPTS).
“Kami melihat langsung komitmen beliau. Kami turut bangga dapat berkontribusi dalam mewujudkan swasembada pangan dan memperkuat ketahanan pangan di tanah air tercinta,” ucapnya.
Apresiasi tersebut diberikan sebagai bentuk penghargaan atas peran strategis PUD dalam mendukung kinerja penyaluran pupuk bersubsidi sepanjang 2025 serta penguatan tata kelola distribusi pupuk bersubsidi tahun 2026.
Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero) Rahmad Pribadi, mengatakan keberhasilan perusahaan dalam menjaga kelancaran distribusi pupuk tidak terlepas dari kolaborasi erat seluruh mata rantai pasok, khususnya para PUD.
“Apresiasi ini merupakan bentuk penghargaan kami kepada para PUD atas kolaborasi dan kerja keras dalam pencapaian kinerja tahun 2025 serta komitmen bersama memperkuat tata kelola penyaluran pupuk bersubsidi di tahun 2026,” ujarnya, Rabu (4/2/2026).
Baca juga: Pupuk Indonesia Siap Jadi Motor Swasembada Pangan, Pangkas Biaya Produksi Pertanian dan Tekan NPK Impor
Rahmad juga mengungkapkan dirinya menerima tanda kehormatan Satyalancana Wira Karya dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto pada 7 Januari 2026. Penghargaan itu diberikan atas kontribusinya dalam mendukung swasembada pangan nasional, khususnya melalui penyediaan pupuk yang berkelanjutan, berkualitas, dan terjangkau bagi petani.
Namun demikian, Rahmad menegaskan penghargaan tersebut bukanlah hasil kerja pribadi semata.
“Tanda kehormatan dari Presiden ini tidak lepas dari komitmen Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman beserta jajarannya, kinerja seluruh jajaran supply chain, direksi anak perusahaan selaku produsen, jajaran regional, dan tentunya para PUD,” katanya.
Lihat video: Prabowo Targetkan Harga Pakan Ternak hingga Pupuk Bisa Turun Lagi
Rahmad memaparkan, sejak Presiden Prabowo Subianto dilantik, sektor pertanian dan ketahanan pangan menjadi fokus utama pemerintah. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah penyederhanaan regulasi pupuk dari sebelumnya 145 peraturan menjadi hanya tiga peraturan. Selain itu, pada Oktober 2025 pemerintah juga menurunkan harga eceran tertinggi (HET) pupuk bersubsidi hingga 20 persen.
“Semua kebijakan tersebut semata-mata untuk memudahkan petani mendapatkan pupuk dengan harga terjangkau,” jelas Rahmad.
Rahmad kembali menegaskan komitmen Pupuk Indonesia untuk terus mendukung swasembada pangan nasional. “Kita berikan apresiasi kepada seluruh supply chain, direksi anak perusahaan, jajaran regional, dan tentunya kepada seluruh PUD yang bekerja keras mewujudkan swasembada pangan,” ucapnya yang disambut riuh tepuk tangan para peserta.
Sementara itu, salah satu PUD asal Bogor, Koperasi Jasa Gema Indonesia Maju (Kopgim), HMU Kurniadi mengakui kinerja Pupuk Indonesia semakin solid di bawah kepemimpinan Rahmad Pribadi. Menurutnya, Rahmad dikenal aktif turun langsung ke lapangan serta tegas dalam melakukan pembinaan hingga ke tingkat PUD dan Penyalur di Titik Serah (PPTS).
“Kami melihat langsung komitmen beliau. Kami turut bangga dapat berkontribusi dalam mewujudkan swasembada pangan dan memperkuat ketahanan pangan di tanah air tercinta,” ucapnya.
(cip)
Lihat Juga :