Perlindungan Anak Harus Ditingkatkan Cegah Kasus Siswa SD Bunuh Diri di NTT Terulang
Rabu, 04 Februari 2026 - 12:24 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Tragedi Siswa SD di NTT Bunuh Diri karena Orang Tua Tak Mampu Beli Buku dan Pena, Alarm Keras Bagi Negara
Dia menyoroti peran Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) yang belum maksimal memberikan perlindungan terhadap anak-anak rentan seperti kasus tersebut. Terlebih jika berkaca pada tahun lalu, kasus menghebohkan kekerasan terhadap anak juga terjadi di wilayah Ngada yang menjerat Kapolres Ngada.
“Mereka tidak berkaca dari tahun lalu saat sejumlah anak di Ngada menjadi korban pornografi dan human trafficking,” tegasnya.
Dengan mencari akar persoalan yang terjadi di wilayah itu, termasuk menelusuri masalah ekonomi maka dia yakin ada keterkaitan lain permasalahan di sana, termasuk dorongan korban mengakhiri hidupnya.
“Di sinilah peran Kementerian PPPA dituntut, bagaimana melakukan perlindungan anak sejak dini, baik dari lingkungan keluarga maupun masyarakat,” pungkasnya.
Dia menyoroti peran Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) yang belum maksimal memberikan perlindungan terhadap anak-anak rentan seperti kasus tersebut. Terlebih jika berkaca pada tahun lalu, kasus menghebohkan kekerasan terhadap anak juga terjadi di wilayah Ngada yang menjerat Kapolres Ngada.
“Mereka tidak berkaca dari tahun lalu saat sejumlah anak di Ngada menjadi korban pornografi dan human trafficking,” tegasnya.
Dengan mencari akar persoalan yang terjadi di wilayah itu, termasuk menelusuri masalah ekonomi maka dia yakin ada keterkaitan lain permasalahan di sana, termasuk dorongan korban mengakhiri hidupnya.
“Di sinilah peran Kementerian PPPA dituntut, bagaimana melakukan perlindungan anak sejak dini, baik dari lingkungan keluarga maupun masyarakat,” pungkasnya.
(shf)
Lihat Juga :