Kurangi Emisi Karbon, DKI Bakal Tambah Bus Listrik sebagai Moda Transportasi Massal
Rabu, 28 Januari 2026 - 23:59 WIB
loading...
A
A
A
“Kapan kita berhasil merubah bus yang begini menjadi lebih bagus tapi tidak ada lagi mesin injeksi, adanya adalah motor dari baterai. Mudah-mudahan setelah pertemuan siang hari ini, saya berhasil merubah angka 2027 menjadi angka 2026 (merujuk pada tahun target pengoperasian bus medium listrik). Tahun 2026 kita sudah bisa mengoperasikan bus medium yang bertenaga listrik,” ujarnya.
Seperti diketahui saat ini, Transjakarta sudah mengoperasikan lebih kurang 500 unit bus listrik dari berbagai merek. Seluruh bus tersebut merupakan tipe bus besar dengan panjang mencapai 12 meter atau lebih.
“INVI hadir untuk memastikan transisi menuju kendaraan listrik tidak hanya berkelanjutan, tetapi juga feasible secara operasional dan bisnis bagi pelanggan. Kami membangun kemitraan jangka panjang yang berfokus pada reliability, sustainability, dan kesiapan ekosistem secara menyeluruh,” ungkap President Director INVI, Alif Prasetyo,
Sementara itu, Direktur Operasional INVI, Yusa Oktavia, optimis bus medium listrik dari higer ini sanggup menjadi solusi cepat kebutuhan penyediaan bus medium yang hingga masih menjadi misteri yang belum terpecahkan. Dengan pengalaman operasional 60 unit bus listrik di Medan, menjadi referensi sekaligus rekomendasi penting terkait operasional bus medium listrik ini ke depannya.
“Pengalaman operasional di Medan menjadi salah satu referensi penting bagi INVI. Armada EV bus di sana telah menghadapi kondisi ekstrem, termasuk banjir, dan tetap dapat kembali beroperasi kembali dalam waktu kurang dari 2x24 jam. Hal ini menunjukan pentingnya kesiapan teknis, respon mekanik, dan koordinasi operasional yag solid dalam kontinuitas layanan,” ungkapnya.
Seperti diketahui saat ini, Transjakarta sudah mengoperasikan lebih kurang 500 unit bus listrik dari berbagai merek. Seluruh bus tersebut merupakan tipe bus besar dengan panjang mencapai 12 meter atau lebih.
“INVI hadir untuk memastikan transisi menuju kendaraan listrik tidak hanya berkelanjutan, tetapi juga feasible secara operasional dan bisnis bagi pelanggan. Kami membangun kemitraan jangka panjang yang berfokus pada reliability, sustainability, dan kesiapan ekosistem secara menyeluruh,” ungkap President Director INVI, Alif Prasetyo,
Sementara itu, Direktur Operasional INVI, Yusa Oktavia, optimis bus medium listrik dari higer ini sanggup menjadi solusi cepat kebutuhan penyediaan bus medium yang hingga masih menjadi misteri yang belum terpecahkan. Dengan pengalaman operasional 60 unit bus listrik di Medan, menjadi referensi sekaligus rekomendasi penting terkait operasional bus medium listrik ini ke depannya.
“Pengalaman operasional di Medan menjadi salah satu referensi penting bagi INVI. Armada EV bus di sana telah menghadapi kondisi ekstrem, termasuk banjir, dan tetap dapat kembali beroperasi kembali dalam waktu kurang dari 2x24 jam. Hal ini menunjukan pentingnya kesiapan teknis, respon mekanik, dan koordinasi operasional yag solid dalam kontinuitas layanan,” ungkapnya.
(cip)
Lihat Juga :