Update Bencana Longsor Cisarua, Basarnas: 53 Body Part Diserahkan ke Tim DVI
Rabu, 28 Januari 2026 - 22:20 WIB
loading...
Basarnas menyerahkan puluhan body part korban longsor di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasir, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat ke Tim DVI.
A
A
A
BANDUNG BARAT - Badan SAR Nasional ( Basarnas ) menyerahkan puluhan body part korban longsor di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasir, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat ke Tim Disaster Victim Identification (DVI). Total ada 53 kantong yang diserahkan.
"Bahwa body part yang sudah diserahkan kepada tim DVI total ada 53 kantong," ujar Kepala Basarnas, Mohammad Syafii, Rabu (28/1/2026).
Jumlah itu didapat dari dari hasil pendataan hingga pukul 16.00 WIB, Rabu (28/1/2026). Syafii mengaku, proses SAR telah alami kendala akibat cuaca buruk. Bahkan, jarak pandang pun hanya sampai 100 meter.
Baca juga: Operasi Pencarian Korban Longsor Bandung Barat Kerahkan Alat Berat dan Anjing Pelacak
"Hari ini total terhambat oleh kondisi cuaca. Hujan, kabut, jarak pandang sampai hanya 100 meter. Sehingga operasi tidak memungkinkan untuk dilanjutkan," tutur Syafii.
Syafii menyebut proses SAR akan dilanjutkan besok pagi. Nantinya, pasukan anjing K-9 akan diterjunkan lebih dahulu untuk mendeteksi para korban.
Lihat video: Cuaca Ekstrem Hambat SAR, 32 Korban Longsor Masih Dicari
"Kemudian baru personel-personel dengan melibatkan peralatan yang ada, mulai dari peralatan perorangan sampai dengan alat berat yang sudah disiapkan. Kalau cuaca bagus juga unsur udara juga selalu dimaksimalkan untuk bisa melihat bagaimana kondisi lokasi bencana dengan unsur udara," ucap Syafii.
Kemudian dari Posko juga selalu berkoordinasi baik dengan pemerintah daerah, pemerintah provinsi, kementerian, lembaga, khususnya TNI, Polri terkait dengan proses evakuasi.
“Proses pencarian dan evakuasi korban. Jadi itu yang yang sudah direncanakan pada sore hari ini," ucapnya.
"Bahwa body part yang sudah diserahkan kepada tim DVI total ada 53 kantong," ujar Kepala Basarnas, Mohammad Syafii, Rabu (28/1/2026).
Jumlah itu didapat dari dari hasil pendataan hingga pukul 16.00 WIB, Rabu (28/1/2026). Syafii mengaku, proses SAR telah alami kendala akibat cuaca buruk. Bahkan, jarak pandang pun hanya sampai 100 meter.
Baca juga: Operasi Pencarian Korban Longsor Bandung Barat Kerahkan Alat Berat dan Anjing Pelacak
"Hari ini total terhambat oleh kondisi cuaca. Hujan, kabut, jarak pandang sampai hanya 100 meter. Sehingga operasi tidak memungkinkan untuk dilanjutkan," tutur Syafii.
Syafii menyebut proses SAR akan dilanjutkan besok pagi. Nantinya, pasukan anjing K-9 akan diterjunkan lebih dahulu untuk mendeteksi para korban.
Lihat video: Cuaca Ekstrem Hambat SAR, 32 Korban Longsor Masih Dicari
"Kemudian baru personel-personel dengan melibatkan peralatan yang ada, mulai dari peralatan perorangan sampai dengan alat berat yang sudah disiapkan. Kalau cuaca bagus juga unsur udara juga selalu dimaksimalkan untuk bisa melihat bagaimana kondisi lokasi bencana dengan unsur udara," ucap Syafii.
Kemudian dari Posko juga selalu berkoordinasi baik dengan pemerintah daerah, pemerintah provinsi, kementerian, lembaga, khususnya TNI, Polri terkait dengan proses evakuasi.
“Proses pencarian dan evakuasi korban. Jadi itu yang yang sudah direncanakan pada sore hari ini," ucapnya.
(cip)
Lihat Juga :