Tinjau Pengerukan Kali Cakung Lama, Pramono Targetkan Normalisasi Rampung Akhir 2027
Selasa, 27 Januari 2026 - 18:13 WIB
loading...
Pengerukan Kali Cakung Lama di Rawa Indah, Jakarta Utara, Selasa (27/1/2026). Kali Cakung Lama merupakan satu dari tiga Kali yang dilakukan normalisasi. Foto: Danandaya
A
A
A
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau langsung pengerukan Kali Cakung Lama di Rawa Indah, Jakarta Utara, Selasa (27/1/2026). Kali Cakung Lama merupakan satu dari tiga Kali yang dilakukan normalisasi.
"Seperti yang saya sampaikan minggu lalu bahwa kita akan meneruskan normalisasi Sungai Cakung Lama dan mudah-mudahan hingga akhir tahun 2027 selesai," ujar Pramono.
Normalisasi Kali Cakung Lama akan dilakukan sepanjang 8,5 Km. Proses pengerjaan normalisasi ini terbagi ke dalam 17 segmen.
Baca juga: Andalkan Normalisasi Tekan Risiko Banjir, Pramono: Daya Tampung Sungai Jakarta Cuma 150 Mm
"Panjangnya kurang lebih secara total 8,5 Km, kemudian volumenya kurang lebih 45.000 meter kubik terbagi dalam 17 segmen," katanya.
Pramono menyampaikan normalisasi sungai merupakan program prioritas yang telah dia putuskan. Melalui normalisasi Kali Cakung Lama, bottleneck atau hambatan aliran air yang selama ini menjadi penyebab banjir di Kelapa Gading diharapkan dapat dihilangkan.
"Yang penyempitannya (Kali Cakung Lama) sudah sampai 2 meter, kita akan perlebar seperti tempat ini, bahkan mungkin lebih lebar menjadi 15 meter. Kenapa itu kami lakukan? Karena memang lebih baik di muaranya lebih lebar," ujarnya.
Menurut Pramono, biaya melakukan proyek normalisasi akan menyedot anggaran besar. Kendati demikian, dia enggan merincikan berapa biaya yang dikeluarkan untuk normalisasi kali.
Normalisasi Kali merupakan progam jangka menengah Pemprov Jakarta dalam rangka pencegahan banjir Ibu Kota. Pramono telah memutuskan ada tiga sungai yang akan dinormalisasi yaitu Kali Cakung Lama, Kali Krukut, dan Kali Ciliwung.
Untuk normalisasi Kali Ciliwung, Pemprov Jakarta bekerja sama dengan Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian Pekerjaan Umum (PU).
"Seperti yang saya sampaikan minggu lalu bahwa kita akan meneruskan normalisasi Sungai Cakung Lama dan mudah-mudahan hingga akhir tahun 2027 selesai," ujar Pramono.
Normalisasi Kali Cakung Lama akan dilakukan sepanjang 8,5 Km. Proses pengerjaan normalisasi ini terbagi ke dalam 17 segmen.
Baca juga: Andalkan Normalisasi Tekan Risiko Banjir, Pramono: Daya Tampung Sungai Jakarta Cuma 150 Mm
"Panjangnya kurang lebih secara total 8,5 Km, kemudian volumenya kurang lebih 45.000 meter kubik terbagi dalam 17 segmen," katanya.
Pramono menyampaikan normalisasi sungai merupakan program prioritas yang telah dia putuskan. Melalui normalisasi Kali Cakung Lama, bottleneck atau hambatan aliran air yang selama ini menjadi penyebab banjir di Kelapa Gading diharapkan dapat dihilangkan.
"Yang penyempitannya (Kali Cakung Lama) sudah sampai 2 meter, kita akan perlebar seperti tempat ini, bahkan mungkin lebih lebar menjadi 15 meter. Kenapa itu kami lakukan? Karena memang lebih baik di muaranya lebih lebar," ujarnya.
Menurut Pramono, biaya melakukan proyek normalisasi akan menyedot anggaran besar. Kendati demikian, dia enggan merincikan berapa biaya yang dikeluarkan untuk normalisasi kali.
Normalisasi Kali merupakan progam jangka menengah Pemprov Jakarta dalam rangka pencegahan banjir Ibu Kota. Pramono telah memutuskan ada tiga sungai yang akan dinormalisasi yaitu Kali Cakung Lama, Kali Krukut, dan Kali Ciliwung.
Untuk normalisasi Kali Ciliwung, Pemprov Jakarta bekerja sama dengan Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian Pekerjaan Umum (PU).
(jon)
Lihat Juga :