Normalisasi Kali Ciliwung: Pemprov DKI Jakarta Urus Pembebasan Lahan, Pemerintah Pusat Bikin Tanggul
Selasa, 27 Januari 2026 - 16:07 WIB
loading...
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, Pemprov DKI Jakarta akan bekerja sama dengan pemerintah pusat melakukan normalisasi Kali Ciliwung, sebagai upaya pengendalian banjir di Ibu Kota. Foto/Danandaya
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan bekerja sama dengan pemerintah pusat melakukan normalisasi Kali Ciliwung , sebagai upaya pengendalian banjir di Ibu Kota. Dalam proses pengerjaan, Pemprov DKI Jakarta akan melakukan relokasi warga di sekitar aliran kali.
"Ciliwung tentunya ada pembebasan lahan, ada relokasi, dan penanganannya segera dilakukan," ujar Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Kali Cakung Lama, Jakarta Timur, Selasa (27/1/2026).
Sementara, pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Pekerjaan Umum (PU) akan membangun tanggul dalam proyek normalisasi ini. Pramono menyebut, pihaknya kini telah mengeluarkan dokumen hukum resmi penetapan lokasi (penlok) untuk melakukan pembebasan lahan.
Baca Juga: Jokowi Targetkan Normalisasi Kali Ciliwung Selesai Akhir 2024
"Membuat tanggul dan sebagainya itu kan dilakukan oleh PU, Kementerian PU, tetapi pembebasan lahan oleh DKI Jakarta. DKI Jakarta sudah mengeluarkan penlok untuk itu. Jadi akan segera ditangani," ujar dia.
Selain Kali Ciliwung, Pemprov DKI Jakarta juga telah memutuskan akan melakukan normalisasi di Kali Cakung Lama dan Kali Krukut. Pembebasan lahan juga akan dilakukan untuk melakukan normalisasi kedua kali tersebut. "Untuk normalisasi sungai atau Kali Cakung Lama, pasti nanti di ujungnya akan ada pembebasan lahan," ujarnya.
Pembebasan ini akan menyasar bangunan tempat tinggal yang tingginya di atas Kali Cakung Lama. Selain pelebaran sungai, normalisasi ini juga akan membuat jalan inspeksi di samping kali.
"Terutama yang kemarin yang kita lihat yang hampir di atas sungai itu sudah apa ya, menjadi rumah, pasti akan ada pembebasan lahan dan juga apa, pelebarannya sampai dengan 15, dan itu kiri kanannya kita buat apa? Jalan inspeksi, pasti juga ada pembebasan lahan," ucapnya.
Pramono menegaskan, pembebasan lahan akan dilakukan sesuai dengan ketentuan. Pihaknya juga menyatakan siap untuk menyediakan anggaran untuk pembebasan lahan warga. "Sehingga dengan demikian kalau toh harus ada pembebasan lahan, kami lakukan," ujarnya.
"Ciliwung tentunya ada pembebasan lahan, ada relokasi, dan penanganannya segera dilakukan," ujar Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Kali Cakung Lama, Jakarta Timur, Selasa (27/1/2026).
Sementara, pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Pekerjaan Umum (PU) akan membangun tanggul dalam proyek normalisasi ini. Pramono menyebut, pihaknya kini telah mengeluarkan dokumen hukum resmi penetapan lokasi (penlok) untuk melakukan pembebasan lahan.
Baca Juga: Jokowi Targetkan Normalisasi Kali Ciliwung Selesai Akhir 2024
"Membuat tanggul dan sebagainya itu kan dilakukan oleh PU, Kementerian PU, tetapi pembebasan lahan oleh DKI Jakarta. DKI Jakarta sudah mengeluarkan penlok untuk itu. Jadi akan segera ditangani," ujar dia.
Selain Kali Ciliwung, Pemprov DKI Jakarta juga telah memutuskan akan melakukan normalisasi di Kali Cakung Lama dan Kali Krukut. Pembebasan lahan juga akan dilakukan untuk melakukan normalisasi kedua kali tersebut. "Untuk normalisasi sungai atau Kali Cakung Lama, pasti nanti di ujungnya akan ada pembebasan lahan," ujarnya.
Pembebasan ini akan menyasar bangunan tempat tinggal yang tingginya di atas Kali Cakung Lama. Selain pelebaran sungai, normalisasi ini juga akan membuat jalan inspeksi di samping kali.
"Terutama yang kemarin yang kita lihat yang hampir di atas sungai itu sudah apa ya, menjadi rumah, pasti akan ada pembebasan lahan dan juga apa, pelebarannya sampai dengan 15, dan itu kiri kanannya kita buat apa? Jalan inspeksi, pasti juga ada pembebasan lahan," ucapnya.
Pramono menegaskan, pembebasan lahan akan dilakukan sesuai dengan ketentuan. Pihaknya juga menyatakan siap untuk menyediakan anggaran untuk pembebasan lahan warga. "Sehingga dengan demikian kalau toh harus ada pembebasan lahan, kami lakukan," ujarnya.
(zik)
Lihat Juga :