Bangkitkan Semangat Literasi di Rumah Ibadah, Rustini Resmikan Pojok Baca Istiqomah
Senin, 26 Januari 2026 - 18:20 WIB
loading...
Founder Jendela Dunia Kita (JDK) Rustini Muhaimin meresmikan Pojok Baca Istiqomah hasil kerja sama dengan Masjid Al-Istiqomah, Kemang, Jakarta Selatan, pada Minggu sore (25/1/2026). Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Pojok Baca Istiqomah hasil kerja sama Jendela Dunia Kita (JDK) dengan Masjid Al-Istiqomah, Kemang, Jakarta Selatan diresmikan pada Minggu sore (25/1/2026). Founder JDK Rustini Muhaimin menyatakan peresmian ini menjadi bagian dari komitmen untuk memperluas gerakan literasi hingga ke ruang-ruang ibadah.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa menghadiri peresmian Pojok Baca Istiqomah hari ini. Kami ingin gerakan membaca tidak hanya berlangsung di sekolah, tetapi juga hadir di tempat-tempat ibadah," ujar Rustini di Kemang, Jakarta Selatan.
Baca juga: Rustini Muhaimin Anggap Tak Ada Sekat dalam Membantu Korban Bencana
"Semakin banyak ruang yang menyediakan akses bacaan, semakin besar pula peluang kita membangun budaya literasi,” sambungnya.
Melalui Pojok Baca ini, Rustini berharap anak-anak dan remaja yang datang ke masjid dapat memanfaatkan waktu sebelum atau sesudah beribadah untuk membaca buku. Kehadiran pojok baca di masjid diharapkan mampu menjadikan aktivitas membaca sebagai kebiasaan yang menyatu dengan keseharian.
Selain menumbuhkan minat baca, Pojok Baca Istiqomah juga diharapkan menjadi alternatif positif untuk mengurangi ketergantungan anak-anak terhadap gawai.
Baca juga: Pesantren Harus Jadi Ruang Aman, Perempuan Bangsa Hadirkan Modul Anti Pencabulan
Menurut Rustini, tantangan terbesar dalam membangkitkan semangat membaca saat ini adalah dominasi gadget dalam kehidupan sehari-hari.
“Kita semua tahu tantangan terbesar literasi saat ini adalah gadget. Hampir semua orang, termasuk anak-anak, menggunakannya. Akibatnya, banyak yang lupa pada prioritas kegiatan yang seharusnya dilakukan. Melalui pojok baca ini, kami ingin menghadirkan ruang yang mengajak anak-anak kembali dekat dengan buku,” jelasnya.
Rustini menambahkan, JDK optimistis kolaborasi dengan masjid sebagai pusat aktivitas masyarakat dapat menjadi model pengembangan literasi berbasis komunitas yang berkelanjutan. "Dan sekaligus memperkuat peran masjid sebagai pusat pembinaan ilmu dan karakter," pungkasnya.
Peresmian tersebut turut dihadiri Ketua Muslimah Al-Istiqomah Tati Suparti, Camat Mampang Prapatan Jazuri, Ketua Tim JDK Miftahul Jannah, serta pendongeng Dunkdunk.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa menghadiri peresmian Pojok Baca Istiqomah hari ini. Kami ingin gerakan membaca tidak hanya berlangsung di sekolah, tetapi juga hadir di tempat-tempat ibadah," ujar Rustini di Kemang, Jakarta Selatan.
Baca juga: Rustini Muhaimin Anggap Tak Ada Sekat dalam Membantu Korban Bencana
"Semakin banyak ruang yang menyediakan akses bacaan, semakin besar pula peluang kita membangun budaya literasi,” sambungnya.
Melalui Pojok Baca ini, Rustini berharap anak-anak dan remaja yang datang ke masjid dapat memanfaatkan waktu sebelum atau sesudah beribadah untuk membaca buku. Kehadiran pojok baca di masjid diharapkan mampu menjadikan aktivitas membaca sebagai kebiasaan yang menyatu dengan keseharian.
Selain menumbuhkan minat baca, Pojok Baca Istiqomah juga diharapkan menjadi alternatif positif untuk mengurangi ketergantungan anak-anak terhadap gawai.
Baca juga: Pesantren Harus Jadi Ruang Aman, Perempuan Bangsa Hadirkan Modul Anti Pencabulan
Menurut Rustini, tantangan terbesar dalam membangkitkan semangat membaca saat ini adalah dominasi gadget dalam kehidupan sehari-hari.
“Kita semua tahu tantangan terbesar literasi saat ini adalah gadget. Hampir semua orang, termasuk anak-anak, menggunakannya. Akibatnya, banyak yang lupa pada prioritas kegiatan yang seharusnya dilakukan. Melalui pojok baca ini, kami ingin menghadirkan ruang yang mengajak anak-anak kembali dekat dengan buku,” jelasnya.
Rustini menambahkan, JDK optimistis kolaborasi dengan masjid sebagai pusat aktivitas masyarakat dapat menjadi model pengembangan literasi berbasis komunitas yang berkelanjutan. "Dan sekaligus memperkuat peran masjid sebagai pusat pembinaan ilmu dan karakter," pungkasnya.
Peresmian tersebut turut dihadiri Ketua Muslimah Al-Istiqomah Tati Suparti, Camat Mampang Prapatan Jazuri, Ketua Tim JDK Miftahul Jannah, serta pendongeng Dunkdunk.
(shf)
Lihat Juga :