Ratusan Rumah di Petamburan Terendam Banjir, Warga Minta Bantuan
Jum'at, 23 Januari 2026 - 16:09 WIB
loading...
Banjir rendam sejumlah kawasan di Jabodetabek. Foto/SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Ratusan rumah warga di kawasan padat penduduk Petamburan, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, terendam banjir pada Jumat (23/1/2026). Ketinggian air di permukiman tersebut mencapai sekitar 60 sentimeter.
Banjir menggenangi rumah warga, akses jalan, hingga gang-gang sempit di kawasan Petamburan. Air bahkan telah masuk ke halaman rumah warga, membuat aktivitas sehari-hari lumpuh.
Menurut warga, banjir mulai terjadi sejak Kamis sore setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut. Meningkatnya debit air Kali Ciliwung menyebabkan air meluap dan merendam permukiman warga.
Baca juga: Dua Bibit Siklon Tropis 91S dan 92P Terdeteksi, Waspada Hujan Lebat dan Gelombang Tinggi
Meski sebagian besar warga masih bertahan di dalam rumah, mereka mengaku sangat membutuhkan bantuan, khususnya bahan makanan, susu, serta perlengkapan bayi. Warga mengaku kesulitan beraktivitas karena banjir membuat akses keluar permukiman terhambat.
Salah seorang warga, Yati, mengatakan banjir membuat warga tidak bisa berbelanja kebutuhan sehari-hari. Hal senada disampaikan Esah, warga lainnya, yang berharap bantuan segera disalurkan karena kondisi banjir belum menunjukkan tanda-tanda surut.
Untuk mengantisipasi kemungkinan ketinggian air terus meningkat, warga telah memindahkan kendaraan roda dua serta barang-barang berharga ke tempat yang lebih aman. Hingga Jumat siang, warga masih bertahan sambil menunggu bantuan dari pihak terkait dan berharap banjir segera surut agar aktivitas dapat kembali normal.
Banjir menggenangi rumah warga, akses jalan, hingga gang-gang sempit di kawasan Petamburan. Air bahkan telah masuk ke halaman rumah warga, membuat aktivitas sehari-hari lumpuh.
Menurut warga, banjir mulai terjadi sejak Kamis sore setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut. Meningkatnya debit air Kali Ciliwung menyebabkan air meluap dan merendam permukiman warga.
Baca juga: Dua Bibit Siklon Tropis 91S dan 92P Terdeteksi, Waspada Hujan Lebat dan Gelombang Tinggi
Meski sebagian besar warga masih bertahan di dalam rumah, mereka mengaku sangat membutuhkan bantuan, khususnya bahan makanan, susu, serta perlengkapan bayi. Warga mengaku kesulitan beraktivitas karena banjir membuat akses keluar permukiman terhambat.
Salah seorang warga, Yati, mengatakan banjir membuat warga tidak bisa berbelanja kebutuhan sehari-hari. Hal senada disampaikan Esah, warga lainnya, yang berharap bantuan segera disalurkan karena kondisi banjir belum menunjukkan tanda-tanda surut.
Untuk mengantisipasi kemungkinan ketinggian air terus meningkat, warga telah memindahkan kendaraan roda dua serta barang-barang berharga ke tempat yang lebih aman. Hingga Jumat siang, warga masih bertahan sambil menunggu bantuan dari pihak terkait dan berharap banjir segera surut agar aktivitas dapat kembali normal.
(rca)
Lihat Juga :