Warga Binaan Rutan Cipinang Ditemukan Tewas Tergantung, Begini Kronologinya
Jum'at, 23 Januari 2026 - 15:13 WIB
loading...
Ilustrasi jenazah. Foto/Dok SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Seorang warga binaan berinisial SAK (38) ditemukan tewas tergantung di Rutan Kelas I Cipinang, Jakarta Timur. Hal tersebut dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto.
“Benar terjadi seorang warga binaan berinisial SAK (38) ditemukan meninggal dunia diduga bunuh diri dengan cara gantung diri di Rutan Kelas 1 Cipinang kemarin,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (23/1/2026).
Dia mengatakan, SAK ditemukan dalam kondisi tergantung di pintu teralis besi area akses tangga Gedung RA Koesnoen. SAK merupakan warga binaan yang tengah menjalani proses hukum atas kasus penipuan sebagaimana diatur dalam Pasal 378 KUHP.
Baca juga: Dua Bibit Siklon Tropis 91S dan 92P Terdeteksi, Waspada Hujan Lebat dan Gelombang Tinggi
Dari hasil pemeriksaan awal, SAK ditemukan dengan luka ikatan di bagian lehernya. Di lokasi kejadian, petugas turut mengamankan barang bukti berupa kain yang dilinting dan diikat menyerupai tali.
"Jenazah telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk pemeriksaan lebih lanjut dan saat ini peristiwa tersebut masih dalam proses pendalaman Polres Metro Jakarta Timur," katanya.
Peristiwa itu berawal saat lonceng steril dibunyikan sekitar pukul 16.30 WIB kemarin sebagai tanda seluruh warga binaan harus kembali ke bloknya masing-masing. Alarm blok kembali dibunyikan pada pukul 17.00 WIB, hanya saja petugas mendapati SAK tidak berada di dalam selnya.
Petugas rutan bersama sejumlah warga binaan langsung melakukan penyisiran di sekitar gedung. Lantas, pada pukul 18.02 WIB SAK ditemukan dalam kondisi tergantung.
“Benar terjadi seorang warga binaan berinisial SAK (38) ditemukan meninggal dunia diduga bunuh diri dengan cara gantung diri di Rutan Kelas 1 Cipinang kemarin,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (23/1/2026).
Dia mengatakan, SAK ditemukan dalam kondisi tergantung di pintu teralis besi area akses tangga Gedung RA Koesnoen. SAK merupakan warga binaan yang tengah menjalani proses hukum atas kasus penipuan sebagaimana diatur dalam Pasal 378 KUHP.
Baca juga: Dua Bibit Siklon Tropis 91S dan 92P Terdeteksi, Waspada Hujan Lebat dan Gelombang Tinggi
Dari hasil pemeriksaan awal, SAK ditemukan dengan luka ikatan di bagian lehernya. Di lokasi kejadian, petugas turut mengamankan barang bukti berupa kain yang dilinting dan diikat menyerupai tali.
"Jenazah telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk pemeriksaan lebih lanjut dan saat ini peristiwa tersebut masih dalam proses pendalaman Polres Metro Jakarta Timur," katanya.
Peristiwa itu berawal saat lonceng steril dibunyikan sekitar pukul 16.30 WIB kemarin sebagai tanda seluruh warga binaan harus kembali ke bloknya masing-masing. Alarm blok kembali dibunyikan pada pukul 17.00 WIB, hanya saja petugas mendapati SAK tidak berada di dalam selnya.
Petugas rutan bersama sejumlah warga binaan langsung melakukan penyisiran di sekitar gedung. Lantas, pada pukul 18.02 WIB SAK ditemukan dalam kondisi tergantung.
(rca)
Lihat Juga :