Banjir Rendam Pondok Karya Setinggi 60 Cm, Ini Penampakannya
Jum'at, 23 Januari 2026 - 11:48 WIB
loading...
Kompleks Polri Pondok Karya di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan direndam banjir pada Jumat (23/1/2026). Genangan air menyentuh hingga ketinggian 60 cm. Foto/Jonathan Simanjuntak
A
A
A
JAKARTA - Kompleks Polri Pondok Karya di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan terendam banjir pada Jumat (23/1/2026). Genangan banjir Jakarta di lokasi ini menyentuh hingga ketinggian 60 cm. Berdasarkan pantauan di lokasi, tingginya genangan di kawasan masih memutus mobilitas warga.
Masyarakat yang menetap di kawasan tersebut harus menggunakan perahu karet untuk menuju keluar kompleks.
Baca juga: Kawasan Kemang Utara IX Terendam Banjir, Akses Jalan Terputus
Sementara, sejumlah warga juga beberapa terlihat memilih tidak mengevakuasi diri dan berdiam di rumahnya. Beberapa di antaranya juga memanfaatkan lantai atas rumahnya yang tidak terendam genangan.
Di sisi lain kondisi genangan air juga dimanfaatkan anak-anak. Mereka terlihat berendam diri hingga berenang bermain air selama banjir terjadi.
"Mudah-mudahan tidak ditambah lagi sehingga itu (banjir) bisa terus turun," ucap Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Putu YS, Jumat (23/1/2026).
Baca juga: Jakarta Dikepung Banjir, 125 RT Masih Terendam hingga Jumat Pagi
Putu menyebut sejumlah warga memilih menetap karena kontur rumahnya sudah lebih tinggi. Sehingga banjir mayoritas hanya merendam ruas jalan.
"Tidak evakuasi. Itu hanya membantu dia keluar rumah menuju jalan, karena kan enggak bisa dilewati kendaraan untuk sementara," tandasnya.
Masyarakat yang menetap di kawasan tersebut harus menggunakan perahu karet untuk menuju keluar kompleks.
Baca juga: Kawasan Kemang Utara IX Terendam Banjir, Akses Jalan Terputus
Sementara, sejumlah warga juga beberapa terlihat memilih tidak mengevakuasi diri dan berdiam di rumahnya. Beberapa di antaranya juga memanfaatkan lantai atas rumahnya yang tidak terendam genangan.
Di sisi lain kondisi genangan air juga dimanfaatkan anak-anak. Mereka terlihat berendam diri hingga berenang bermain air selama banjir terjadi.
"Mudah-mudahan tidak ditambah lagi sehingga itu (banjir) bisa terus turun," ucap Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Putu YS, Jumat (23/1/2026).
Baca juga: Jakarta Dikepung Banjir, 125 RT Masih Terendam hingga Jumat Pagi
Putu menyebut sejumlah warga memilih menetap karena kontur rumahnya sudah lebih tinggi. Sehingga banjir mayoritas hanya merendam ruas jalan.
"Tidak evakuasi. Itu hanya membantu dia keluar rumah menuju jalan, karena kan enggak bisa dilewati kendaraan untuk sementara," tandasnya.
(shf)
Lihat Juga :