Pengemudi Mobil Meninggal saat Terjebak Macet di Jelambar Jakarta Barat
Kamis, 22 Januari 2026 - 19:20 WIB
loading...
Seorang pria berinisial AR (51) ditemukan meninggal dunia di dalam mobil, Jalan Latumenten, Jelambar, Jakarta Barat, saat kemacetan sedang terjadi. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Seorang pria berinisial AR (51) ditemukan meninggal dunia di dalam mobil, Jalan Latumenten, Jelambar, Jakarta Barat, saat kemacetan sedang terjadi. AR diduga meninggal akibat sakit.
Kanit Reskrim Polsek Grogol Petamburan AKP Alex Tengbunan menjelaskan, AR pertama kali ditemukan oleh seorang warga pemilik bengkel di sekitar lokasi. Saat itu, pemilik bengkel melihat mobil yang dikemudikan AR berhenti di tengah jalan.
"Saksi ini menginfokan kepada anggota lantas bahwa mobil ada yang mogok nih, ada yang berhenti di tengah jalan. Kemudian Kanit Lantas, anggota lantas langsung datang dan mendorong mobil tersebut, namun direm tangan," kata Alex saat dihubungi wartawan, Kamis (22/1/2026).
Baca juga: 22 Ruas Jalan dan 45 RT di Jakarta Terendam Banjir Sore Ini
Selanjutnya, petugas mencoba melihat dan mengetuk kaca mobil di kursi kemudi. Namun saat itu tidak ada respons dari pengemudi.
"Dibuka pintunya terus anggota ini melihat sopir ini, driver, kepalanya merunduk. Kepalanya merunduk dalam keadaan duduk, memakai kaus abu-abu dan celana jeans biru. Terus dicek kenapa bisa merunduk ini, mungkin tidur atau gimana kan, tapi pas dicek denyut nadinya sudah tidak berdetak," ujar Alex.
Pihak Satlantas kemudian menghubungi tim identifikasi Polres Metro Jakarta Barat. Setelah jenazah AR diperiksa, tidak ditemukan tanda kekerasan.
Dia menambahkan, saat petugas memeriksa mobil korban, ditemukan sejumlah obat yang diduga dikonsumsi oleh korban. Obat-obat tersebut salah satunya obat asma.
"Ada ditemukan obat asma inhaler, ya inhaler, sama obat lain seperti freshcare dengan insto dalam tasnya. Kemungkinan (meninggal) karena sakit ya, bukan karena macet" ungkapnya.
Saat ini, jenazah AR sudah dibawa ke RSCM untuk didalami penyebab kematiannya. “Korban ini selanjutnya dibawa ke Cipto Mangunkusumo untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kesehatannya," jelas dia.
Kanit Reskrim Polsek Grogol Petamburan AKP Alex Tengbunan menjelaskan, AR pertama kali ditemukan oleh seorang warga pemilik bengkel di sekitar lokasi. Saat itu, pemilik bengkel melihat mobil yang dikemudikan AR berhenti di tengah jalan.
"Saksi ini menginfokan kepada anggota lantas bahwa mobil ada yang mogok nih, ada yang berhenti di tengah jalan. Kemudian Kanit Lantas, anggota lantas langsung datang dan mendorong mobil tersebut, namun direm tangan," kata Alex saat dihubungi wartawan, Kamis (22/1/2026).
Baca juga: 22 Ruas Jalan dan 45 RT di Jakarta Terendam Banjir Sore Ini
Selanjutnya, petugas mencoba melihat dan mengetuk kaca mobil di kursi kemudi. Namun saat itu tidak ada respons dari pengemudi.
"Dibuka pintunya terus anggota ini melihat sopir ini, driver, kepalanya merunduk. Kepalanya merunduk dalam keadaan duduk, memakai kaus abu-abu dan celana jeans biru. Terus dicek kenapa bisa merunduk ini, mungkin tidur atau gimana kan, tapi pas dicek denyut nadinya sudah tidak berdetak," ujar Alex.
Pihak Satlantas kemudian menghubungi tim identifikasi Polres Metro Jakarta Barat. Setelah jenazah AR diperiksa, tidak ditemukan tanda kekerasan.
Dia menambahkan, saat petugas memeriksa mobil korban, ditemukan sejumlah obat yang diduga dikonsumsi oleh korban. Obat-obat tersebut salah satunya obat asma.
"Ada ditemukan obat asma inhaler, ya inhaler, sama obat lain seperti freshcare dengan insto dalam tasnya. Kemungkinan (meninggal) karena sakit ya, bukan karena macet" ungkapnya.
Saat ini, jenazah AR sudah dibawa ke RSCM untuk didalami penyebab kematiannya. “Korban ini selanjutnya dibawa ke Cipto Mangunkusumo untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kesehatannya," jelas dia.
(rca)
Lihat Juga :