Soal Bencana Banjir, Istana: Jabodetabek Dulu Punya Lebih 1.000 Situ, Kini Tersisa 200

Kamis, 22 Januari 2026 - 18:47 WIB
loading...
Soal Bencana Banjir,...
Banjir Landa Kelapa Gading, Sejumlah Pertokoan Terpaksa Tutup Foto/SindoNews
A A A
JAKARTA - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan penyebab banjir di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) tidak hanya dipicu oleh tingginya curah hujan, tetapi juga dipengaruhi berbagai faktor struktural, termasuk perubahan tata ruang dan kerusakan lingkungan.

Prasetyo menjelaskan, meski faktor cuaca berperan besar, terutama karena tingginya intensitas hujan pada puncak musim hujan akhir Januari, pemerintah menilai persoalan banjir jauh lebih kompleks.

“Tentunya itu hanya salah satu ya. Faktor cuaca, tingginya curah hujan di bulan basah akhir Januari ini memang cukup tinggi. Tetapi kita tentu menyadari bahwa ini tidak sekadar faktor cuaca. Bagaimana perubahan tata ruang juga di situ berpengaruh, bagaimana pendangkalan-pendangkalan aliran daerah-daerah aliran sungai itu juga berpengaruh,” kata Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (22/1/2026).

Baca juga: 22 Ruas Jalan dan 45 RT di Jakarta Terendam Banjir Sore Ini

Prasetyo juga menyoroti berkurangnya jumlah situ, danau, atau telaga di wilayah Jabodetabek yang sebelumnya berfungsi sebagai daerah tangkapan air alami. Berdasarkan data, jumlah situ di kawasan tersebut menyusut drastis dalam beberapa dekade terakhir.

“Termasuk data mengatakan wilayah Jabodetabek ini dulunya memiliki kurang lebih 1.000 situ atau danau atau telaga yang itu menjadi reservoir-reservoir daerah tangkapan air. Nah, menurut data terakhir, hari ini kurang lebih hanya tinggal tersisa 200 situ. Ini tentunya menjadi perhatian kita bersama-sama,” ungkapnya.

Lihat video: LIVE Pramono: Banjir Jakarta Tak Bisa Dilawan
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BPBD DKI: 26 RT di Jakarta...
BPBD DKI: 26 RT di Jakarta Timur Masih Teredam Banjir Pagi Ini
Banjir Landa Kabupaten...
Banjir Landa Kabupaten Buton Utara, Empat Desa Terdampak
Banjir Bogor dan Jakarta:...
Banjir Bogor dan Jakarta: Alarm Keras Transformasi Tata Kota Berbasis Air
BPBD DKI Jakarta: 80...
BPBD DKI Jakarta: 80 RT dan 3 Ruas Jalan Masih Terendam Banjir
Banjir Rendam Kebon...
Banjir Rendam Kebon Pala Jaktim, 246 Warga Terdampak
2 RT di Bekasi Utara...
2 RT di Bekasi Utara Terendam Banjir, Ketinggian Air Capai 1 Meter
Polri Geledah 13 Lokasi...
Polri Geledah 13 Lokasi Dugaan Korupsi Batu Bara, Istana: Kita Hormati Proses Hukum
Mensesneg Jelaskan Maksud...
Mensesneg Jelaskan Maksud Prabowo terkait 4 Kali Kalah Pemilu Tak Ganggu Pemegang Mandat
Dasco Undang Serikat...
Dasco Undang Serikat Buruh dan Pemerintah Bahas Ancaman PHK
Rekomendasi
Rangkaian Kegiatan MPLS...
Rangkaian Kegiatan MPLS SD, SMP, dan SMA/SMK 2026, Orang Tua Wajib Tahu!
Mengapa Orang Baik Memilih...
Mengapa Orang Baik Memilih Diam?
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
Berita Terkini
Usai Jadi Tersangka,...
Usai Jadi Tersangka, Rumah Dinas Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sepi Tanpa Aktivitas
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026, Momentum Perkenalkan Produk Lokal UMKM
Komitmen Berkelanjutan,...
Komitmen Berkelanjutan, Tracon Industri Kolaborasi Tanam 500 Mangrove di Karawang
2 Pencuri Kabel Rp143...
2 Pencuri Kabel Rp143 Juta di Cikarang Selatan Ditangkap saat Beraksi
Jangan Lewatkan Bebas...
Jangan Lewatkan Bebas Denda Pajak Kendaraan, Gerai Samsat Hadir di PRJ
MUI Kecam Keras 27 Pelaku...
MUI Kecam Keras 27 Pelaku Rudapaksa Remaja di Madura: Hukuman Berat Harus Diberlakukan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved