Korban Meninggal Akibat Banjir Sumatera Tembus 1.200 Jiwa, 113.903 Orang Masih Mengungsi

Rabu, 21 Januari 2026 - 07:20 WIB
loading...
Korban Meninggal Akibat...
BNPB mencatat korban meninggal akibat banjir Sumatera tembus hingga mencapai 1.200 orang. Foto/SIndoNews
A A A
ACEH - Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB ) menyampaikan perkembangan penanganan darurat dan pemulihan bencana di Provinsi Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menuturkan, berdasarkan data per Selasa (20/1/2026), tercatat korban meninggal akibat bencana Aceh-Sumatera sebanyak 1.200 jiwa.

“Berdasarkan laporan terbaru, tercatat adanya penambahan satu korban meninggal dunia di Kabupaten Aceh Tengah. Dengan penambahan tersebut, total korban meninggal dunia secara keseluruhan mencapai 1.200 jiwa,” kata Abdul Muhari dalam keterangannya, Rabu (21/1/2026).

Baca juga: BNPB Percepat Pembangunan Huntara di Aceh Utara

Pria yang kerap disapa Aam itu menuturkan, penambahan korban meninggal dunia tersebut berada di Kabupaten Aceh Tengah dengan satu orang.

Selain itu ia menuturkan, hingga saat ini tercatat 113.903 jiwa yang masih berada di lokasi pengungsian.

“Sementara korban hilang tercatat 143 jiwa. Adapun jumlah penduduk terdampak yang masih berada di lokasi pengungsian mencapai 113.903 jiwa. Data ini menunjukan dinamika pergerakan pengungsi seiring dengan proses pembersihan wilayah, pemulihan kawasan pemukiman, serta pembangunan hunian sementara yang terus berlangsung di wilayah terdampak,” ujar dia.

Lihat video: Kayu Gelondongan Jadi Bukti Penyebab Banjir Sumatera?


Ia menambahkan, dalam rangka menciptakan kondisi wilayah yang semakin kondusif untuk dihuni kembali, percepatan pembangunan hunian sementara (huntara), pembukaan serta pembersihan akses jalan dan jembatan, dan pemulihan kawasan permukiman terus ditingkatkan.

“Seluruh kegiatan tersebut dilaksanakan oleh tim gabungan yang melibatkan pemerintah daerah, TNI, Polri, serta kementerian dan lembaga terkait lainnya,” jelas dia.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
NTB Krisis Air Bersih...
NTB Krisis Air Bersih Akibat Kemarau, 1.129 KK Terdampak
Unpad, UB, dan UT Bantu...
Unpad, UB, dan UT Bantu Pelaku UMK Terdampak Bencana di Sumut lewat Program PMKI 2026
Kekeringan Landa NTB...
Kekeringan Landa NTB dan Jawa Tengah, Ribuan Warga Terdampak
Gempa M4,9 Guncang Lampung,...
Gempa M4,9 Guncang Lampung, BMKG: Akibat Sesar Aktif
Kekeringan Meluas, BNPB...
Kekeringan Meluas, BNPB Laporkan Ribuan Warga Terdampak
Data BNPB: Karhutla...
Data BNPB: Karhutla di 2 Provinsi Hanguskan 8,3 Hektare Lahan
25 Wilayah Indonesia...
25 Wilayah Indonesia Berpotensi Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Mindanao Filipina
Dasco Panggil Satgas...
Dasco Panggil Satgas Percepatan Penanganan Bencana Sumatera
Perkuat Penanganan Bencana...
Perkuat Penanganan Bencana Daerah, Kemendagri Dorong Transformasi Tata Kelola BPBD
Rekomendasi
Dua Atlet Utusan IFeL...
Dua Atlet Utusan IFeL Bawa Indonesia Juara eFootball China Invitational 2026
Prabowo: Kita Butuh...
Prabowo: Kita Butuh Kritik untuk Perbaiki Diri
Gerindra: Komunikasi...
Gerindra: Komunikasi Prabowo dengan Jokowi Baik-Baik Aja
Berita Terkini
Prabowo Beri Penghargaan...
Prabowo Beri Penghargaan Nugraha Sakanti ke Polda Riau, Kapolda: Milik Seluruh Personel
Lanjutan Sidang Praperadilan,...
Lanjutan Sidang Praperadilan, Roy Suryo Siapkan 3 Saksi dan 1 Ahli
Jelang Upacara HUT Ke-80...
Jelang Upacara HUT Ke-80 Bhayangkara, Begini Situasi Satlat Brimob Cikeas
Ini Daftar Jalan di...
Ini Daftar Jalan di Jakarta yang Ditutup Sementara saat Presiden Belarus Melintas
Tak Hanya Andalkan Teknologi,...
Tak Hanya Andalkan Teknologi, KAI Bangun Loyalitas via Pelayanan Berkualitas
Program ParenTRING,...
Program ParenTRING, Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal
Infografis
125 Juta Orang Dapat...
125 Juta Orang Dapat Binasa Akibat Perang Nuklir India-Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved