Pesawat ATR Belum Ditemukan, Tim SAR Gabungan Terkendala Medan Karst
Sabtu, 17 Januari 2026 - 21:39 WIB
loading...
Tim SAR Gabungan masih terus melakukan upaya pencarian pesawat udara jenis ATR 42-500 yang hilang kontak di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel). Foto/SindoNews
A
A
A
SULSEL - Tim SAR Gabungan masih terus melakukan upaya pencarian pesawat udara jenis ATR 42-500 yang hilang kontak di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel). Dalam proses pencarian ini, tim SAR terkendala medan yang sangat sulit.
"Kendala di lapangan darat itu sesuai dengan informasi dari OSC di lapangan, itu mereka agak terkendala dengan jalur-jalur menuju lokasi titik duga. Karena pegunungan-pegunungan karst yang sangat berbahaya dan tajam ya," ucap Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Makassar, M Arif.
Tak hanya jalur darat, upaya pencarian juga dilaksanakan melalui udara. TNI Angkatan Udara (AU) bahkan telah mengerahkan helikopter untuk membantu proses pencarian. "Sampai saat ini kami belum mendapatkan titik atau mendapatkan pesawat tersebut. Namun kami sampai saat ini masih melaksanakan pencarian baik lewat udara maupun lewat darat," ucapnya.
Baca juga: Kronologi Pesawat ATR 400 Indonesia Air Transport Hilang Kontak di Maros
Arif menuturkan saat pesawat hendak mendarat di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, cuaca saat ini dilaporkan berkabut. Namun terkait faktor cuaca yang diduga mengakibatkan pesawat hilang kontak, Arif tidak bisa memastikan hal tersebut.
"Saat itu cuacanya mendung, berkabut, mungkin itu yang menyebabkan. Cuman untuk mengetahui penyebab utamanya itu kan bukan ranah kami, tapi ranah KNKT," ujar dia.
Sekadar informasi, pesawat melakukan penerbangan dari Yogyakarta Adi Sucipto (JOG) menuju Makassar Sultan Hasanuddin (UPG), pada Sabtu (17/1/2026). Kendala hilang kontak ini dilaporkan ketika pesawat akan mendarat di Makassar.
Lihat video: BREAKING! Serpihan Ditemukan di Bulusaraung, Jejak Pesawat ATR 400 Hilang
Pesawat awalnya diarahkan oleh Air Traffic Control Makassar Area Terminal Service Center (MATSC) untuk melakukan pendekatan ke landasan pacu RWY 21 Bandar Udara Sultan Hasanuddin Makassar.
Namun, saat proses pendekatan, pesawat teridentifikasi tidak berada pada jalur pendekatan yang seharusnya, sehingga Air Traffic Control (ATC) memberikan arahan ulang kepada awak pesawat untuk melakukan koreksi posisi.
ATC selanjutnya menyampaikan beberapa instruksi lanjutan guna membawa pesawat kembali ke jalur pendaratan yang sesuai dengan prosedur. Setelah penyampaian arahan terakhir oleh ATC, komunikasi dengan pesawat terputus.
Saat ini, tim SAR Gabungan masih melakukan proses pencarian terhadap pesawat. TNI AU bahkan mengerahkan helikopter untuk mencari titik keberadaan pesawat.
"Kendala di lapangan darat itu sesuai dengan informasi dari OSC di lapangan, itu mereka agak terkendala dengan jalur-jalur menuju lokasi titik duga. Karena pegunungan-pegunungan karst yang sangat berbahaya dan tajam ya," ucap Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Makassar, M Arif.
Tak hanya jalur darat, upaya pencarian juga dilaksanakan melalui udara. TNI Angkatan Udara (AU) bahkan telah mengerahkan helikopter untuk membantu proses pencarian. "Sampai saat ini kami belum mendapatkan titik atau mendapatkan pesawat tersebut. Namun kami sampai saat ini masih melaksanakan pencarian baik lewat udara maupun lewat darat," ucapnya.
Baca juga: Kronologi Pesawat ATR 400 Indonesia Air Transport Hilang Kontak di Maros
Arif menuturkan saat pesawat hendak mendarat di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, cuaca saat ini dilaporkan berkabut. Namun terkait faktor cuaca yang diduga mengakibatkan pesawat hilang kontak, Arif tidak bisa memastikan hal tersebut.
"Saat itu cuacanya mendung, berkabut, mungkin itu yang menyebabkan. Cuman untuk mengetahui penyebab utamanya itu kan bukan ranah kami, tapi ranah KNKT," ujar dia.
Sekadar informasi, pesawat melakukan penerbangan dari Yogyakarta Adi Sucipto (JOG) menuju Makassar Sultan Hasanuddin (UPG), pada Sabtu (17/1/2026). Kendala hilang kontak ini dilaporkan ketika pesawat akan mendarat di Makassar.
Lihat video: BREAKING! Serpihan Ditemukan di Bulusaraung, Jejak Pesawat ATR 400 Hilang
Pesawat awalnya diarahkan oleh Air Traffic Control Makassar Area Terminal Service Center (MATSC) untuk melakukan pendekatan ke landasan pacu RWY 21 Bandar Udara Sultan Hasanuddin Makassar.
Namun, saat proses pendekatan, pesawat teridentifikasi tidak berada pada jalur pendekatan yang seharusnya, sehingga Air Traffic Control (ATC) memberikan arahan ulang kepada awak pesawat untuk melakukan koreksi posisi.
ATC selanjutnya menyampaikan beberapa instruksi lanjutan guna membawa pesawat kembali ke jalur pendaratan yang sesuai dengan prosedur. Setelah penyampaian arahan terakhir oleh ATC, komunikasi dengan pesawat terputus.
Saat ini, tim SAR Gabungan masih melakukan proses pencarian terhadap pesawat. TNI AU bahkan mengerahkan helikopter untuk mencari titik keberadaan pesawat.
(cip)
Lihat Juga :