Prospek Luar Biasa, Porang Akan Dikembangkan di Banyuasin

Rabu, 16 September 2020 - 16:54 WIB
loading...
Prospek Luar Biasa,...
Gubernur Sumsel H Herman Deru didampingi Bupati Banyuasin H. Askolani, menghadiri acara pencanangan dimulainya penanaman Porang di Provinsi Sumatera Selatan di Perkebunan Easy Porang Banyuasin di Desa Lubuk Lancang, Kecamatan Suak Tape Banyuasin, Rabu (16
A A A
BANYUASIN - Gubernur Sumsel H Herman Deru didampingi Bupati Banyuasin H. Askolani, menghadiri acara pencanangan dimulainya penanaman Porang di Provinsi Sumatera Selatan di Perkebunan Easy Porang Banyuasin di Desa Lubuk Lancang, Kecamatan Suak Tape Banyuasin, Rabu (16/9/2020).

HD mengapresiasi atas insiatif untuk menyelenggarakan kegiatan ini meskipun di tengah pandemi Covid-19, sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya Porang dapat dijadikan komoditas alternatif di tengah komoditas pertanian unggulan lainnya yang ada di Sumsel.

"Penanaman ini kita lakukan secara perdana dan simbolis. Melihat potensi dan peluangnya masih terbuka luas bagi kita dalam rangka mempercepat laju kesejahteraan yang kita harapkan. Hal ini bisa kita lakukan dengan berbagai cara, seperti halnya Padi di Banyuasin yang terbukti sebagi penyumbang pangan terbesar di Sumsel dan juga no 4 nasional," ungkap HD.

HD mengatakan hal ini membuktikan bahwa Pemprov Sumsel bersama Pemkab Banyuasin yang terdiri dari bupati dan juga mitranya ingin mempercepat upaya memenuhi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

"Dalam proses kedepannya, Yok kita petakan agar pengembangan Porang ini diminati, namun dikelola agar tidak terjadi over supply. Harus ada keseimbangan antara demand dan supply. Maka rencana tata ruang wilayah penting dan ini merupakan peran pemerintah. Kita juga perlu melakukan edukasi sejak awal," ujar HD.

Lanjutnya, HD juga meminta agar dilakukan koordinasi dan komunikasi yang baik, antar Pemprov dan Pemkab, yang juga melibatkan pihak kementerian agar proses budidaya dapat dilakukan dengan sistematis tanpa adanya over supply. Bahkan jika memungkinkan untuk dibuat pabrik untuk menghasilkan produk-produk turunannya juga.

Bupati Banyuasin, H. Askolani, mengatakan Porang sudah ada di Banyuasin namun belum ada budidaya dengan bisnis ekonomi yang tinggi. Padahal proses budidaya Porang sendiri tidak membutuhkan proses penanaman yang mengganggu karena dapat juga ditanam diantara batang sawit dan karet. Selain itu, Porang bisa menghasilkan uang ratusan juta per hektare dimana 1 hektarenya dapat menghasilkan sekitar 80 ton.

"Dengan beberapa referensi penjelasan tentang prospek Porang, ini memberikan prospek luar biasa yang akan dikembangkan di Banyuasin selain padi jagung dan tanamam lainnya. Jika hal ini bisa dikembangkan dengan baik, maka akan meningkatkan perekonomian dan kedepannya dapat membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Saya sangat menyambut baik untuk jadi pilot project di Banyuasin," tutur Dia

Ketua Pelaksana, Eka juarsa Asnawi, mengatakan biji porang ini digunakan sebagai bahan baku industri antara lain kosmetik, lem, tahu, mie sirataki, dan lain sebagainya. Menurutnya kebutuhan porang 20 ribu ton, dan Indonesia baru dapat memenuhi 10 persen kebutuhan yaitu 2000 ton.

"Oleh sebab sehingga masih banyak peluang. Harapan kami kedepan pengembangan porang ini juga dapat didukung oleh Pemkab Banyuasin dan Pemprov Sumsel," katanya.

Dalam kesempatan itu, dilakukan penyerahan simbolis bibit katak, dan penyerahan santunan untuk Panti Asuhan Bunda di Banyuasin.

Turut hadir Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rudi Setiawan, SIK, SH, MH. Wakil Bupati Banyuasin, H. Slamet, Danrem 044/Gapo, Brigjen Jauhari Agus Suraji, SIP., S.Sos, Danlanud Sri Mulyono Herlambang (SMH) Kolonel Pnb Firman Wirayuda, S.T., M.Soc, Sc., Kasdam II/Sriwijaya Brigjen TNI Muhammad Zamroni, Para Kepala OPD Prov Sumsel dan TGUPP Prov Sumsel.
(alf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemprov Sumsel dan Hutama...
Pemprov Sumsel dan Hutama Karya Pastikan Tol Palembang-Betung Siap untuk Mudik Lebaran
Ditjen Bina Adwil dan...
Ditjen Bina Adwil dan Setmilpres Verifikasi Program Jaring Mangrove Provinsi Sumsel
Warga 4 Ulu Suspek Cacar...
Warga 4 Ulu Suspek Cacar Monyet, Palembang Waspada!
Percepat Pembangunan...
Percepat Pembangunan Infrastruktur, Gubernur Sumsel Raih Pemimpin Daerah Awards 2024
Menparekraf Sandiaga...
Menparekraf Sandiaga Uno: Festival Sriwijaya Dorong Perputaran Ekonomi
Menparekraf Sandiaga...
Menparekraf Sandiaga Uno Sebut Festival Sriwijaya Event Terbaik di Indonesia
Tingkatkan Pendampingan...
Tingkatkan Pendampingan Koperasi, LPDB-KUMKM Optimalkan Program Inkubator Wirausaha di Sumsel
Pemprov Sumsel dan Kilang...
Pemprov Sumsel dan Kilang Pertamina Plaju Sinergi Bangun Taman Rawa, Tanam 55 Spesies Pohon Langka
Ekonomi Sumatera Selatan...
Ekonomi Sumatera Selatan Tumbuh 5,06% di Kuartal I-2024
Rekomendasi
Oceanman Bali 2026 Sukses...
Oceanman Bali 2026 Sukses Hadirkan Sport Tourism Kelas Dunia
Spesial, Investor Patriot...
Spesial, Investor Patriot Bond Dilindungi dari Tuntutan Pidana hingga Pajak
Standar Keselamatan...
Standar Keselamatan Kendaraan Listrik Baru China Lebih Ketat!
Berita Terkini
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dilimpahkan ke Kejari Jakarta Selatan, TNI-Polri Siaga di Lokasi
Seruan Masyayikh NU...
Seruan Masyayikh NU di Ponpes Al Falah Ploso Redam Ketegangan di PBNU
Bayar PKB Makin Mudah,...
Bayar PKB Makin Mudah, Bapenda DKI Hadirkan Layanan Samsat di PRJ
Pabrik Karet di Tangerang...
Pabrik Karet di Tangerang Kebakaran Sejak Semalam, Sudah 9 Jam Api Masih Berkobar
3.761 Personel Dikerahkan...
3.761 Personel Dikerahkan Amankan Aksi Unjuk Rasa di 2 Lokasi di Jakarta Hari Ini
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Diserahkan ke Kejaksaan Hari Ini
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved