Cahaya Untuk Indonesia, InJourney Doakan Korban Bencana Sumatera
Sabtu, 03 Januari 2026 - 15:45 WIB
loading...
InJourney menyelenggarakan rangkaian kegiatan akhir tahun 2025 dengan nilai kepedulian dan solidaritas sosial di seluruh unit hotel yang dikelolanya dengan menggelar Moment of Silence & Doa Bersama. Foto: Ist
A
A
A
DENPASAR - PT Hotel Indonesia Natour (InJourney Hospitality), anak perusahaan PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney menyelenggarakan rangkaian kegiatan akhir tahun 2025 dengan nilai kepedulian dan solidaritas sosial di seluruh unit hotel yang dikelolanya. Mengusung tema “Hadiah Dari Hati, Perjalanan Penuh Arti”, perayaan Tahun Baru 2026 dirancang sebagai momentum refleksi bersama.
Sebagai bentuk solidaritas nasional yang dilaksanakan secara serentak, InJourney Hospitality menggelar
kegiatan Moment of Silence & Doa Bersama bertema “Cahaya Untuk Indonesia” tepat di momen pergantian tahun. Kegiatan ini mengajak seluruh tamu untuk menundukkan hati, berdoa, dan empati atas bencana alam yang terjadi di Sumatera.
Baca juga: Biaya Pemulihan Bencana Sumatera Diperkirakan Rp51,82 Triliun
Kegiatan moment of silence dilaksanakan di seluruh jaringan hotel InJourney Hospitality dan menjadi bagian dari rangkaian acara malam Tahun Baru. Momen hening ini menjadi simbol kebersamaan, refleksi, serta doa bersama bagi para korban bencana alam di berbagai daerah khususnya Sumatera.
Suasana khidmat semakin terasa dengan diiringi lagu Ibu Pertiwi dilanjutkan doa lintas agama sebagai simbol persatuan, harapan, dan solidaritas kebangsaan. Seluruh tamu kemudian turut menyanyikan lagu Indonesia Pusaka sebagai wujud kebersamaan, persaudaraan, dan semangat nasionalisme di tengah perayaan pergantian tahun.
Sebagai wujud nyata kepedulian sosial, unit-unit hotel InJourney Hospitality juga melakukan donasi dan menyalurkan sebagian dari keuntungan penyelenggaraan perayaan Tahun Baru 2026 untuk membantu para korban bencana alam khususnya korban banjir di wilayah Sumatera. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan bahwa setiap perayaan dan kebahagiaan dapat disertai dengan aksi nyata berbagi dan solidaritas.
Di The Meru Sanur dan Bali Beach Hotel, The Heritage Collection menggelar Moment of Silence dan doa bersama dalam rangkaian perayaan Seaside Festive Symphony dengan menghadirkan lima pemuka lintas agama (Islam, Protestan, Hindu, Buddha, Konghucu). Perayaan yang dimeriahkan Erwin Gutawa Orchestra, Indra Lesmana Jazz Experience, serta penampilan Woro Mustiko, Eva Celia, Teza Sumendra, dan pertunjukan budaya Kita Poleng berlangsung dengan penuh kekhidmatan.
Kedua hotel tersebut turut menyalurkan donasi sebesar 3% dari keuntungan penyelenggaraan acara untuk membantu korban bencana alam.
Di Meruorah Komodo Labuan Bajo menghadirkan Moment of Silence dan doa bersama dalam rangkaian “Tropical Masquerade New Year’s Eve Celebration”. Kegiatan Moment of Silence dan doa bersama serupa juga dilaksanakan oleh The Patra Bali Resort & Villas dalam perayaan “New Year’s Eve: Tropical Radiance”.
Unit hotel lainnya seperti Truntum Cihampelas, Grand Inna Tunjungan, Grand Inna Samudra Beach, Grand Inna Medan, Khas Parapat, Inna Tretes Hotel & Resort, Inna Bali Heritage Hotel, KHAS Malioboro, KHAS Tugu, dan KHAS Semarang, Khas Surabaya, Yulia Hotel Gorontalo, Khas Pekanbaru, serta hotel lainnya di bawah naungan InJourney Hospitality juga turut menyelenggarakan Moment of Silence dan doa bersama.
Direktur Utama InJourney Hospitality Christine Hutabarat menuturkan momen pergantian tahun ini dimaknai sebagai momentum refleksi bersama yang mengedepankan nilai kebersamaan dan kepedulian sosial.
“Melalui Cahaya Untuk Indonesia, InJourney Hospitality menunjukkan komitmennya untuk hadir bersama masyarakat melalui doa, kepedulian, dan empati kepada saudara-saudara kita yang terdampak bencana alam, khususnya di wilayah Sumatera,” ujarnya, Sabtu (3/1/2026).
Keterlibatan seluruh tamu dan stakeholders yang hadir dalam kegiatan doa bersama mencerminkan semangat solidaritas yang terus dijaga. “Kami mengajak seluruh tamu dan stakeholders untuk menundukkan hati, mendoakan para korban bencana, dan bersama-sama menumbuhkan semangat kebersamaan serta gotong royong sebagai bagian dari nilai yang kami junjung,” ungkapnya.
Melalui rangkaian perayaan ini, pihaknya berharap momentum pergantian tahun menjadi momen mempererat solidaritas, empati, serta menghadirkan harapan baru. Di tengah suka cita menyambut tahun yang baru, kepedulian terhadap sesama diharapkan senantiasa menjadi bagian yang tak terpisahkan.
Sebagai bentuk solidaritas nasional yang dilaksanakan secara serentak, InJourney Hospitality menggelar
kegiatan Moment of Silence & Doa Bersama bertema “Cahaya Untuk Indonesia” tepat di momen pergantian tahun. Kegiatan ini mengajak seluruh tamu untuk menundukkan hati, berdoa, dan empati atas bencana alam yang terjadi di Sumatera.
Baca juga: Biaya Pemulihan Bencana Sumatera Diperkirakan Rp51,82 Triliun
Kegiatan moment of silence dilaksanakan di seluruh jaringan hotel InJourney Hospitality dan menjadi bagian dari rangkaian acara malam Tahun Baru. Momen hening ini menjadi simbol kebersamaan, refleksi, serta doa bersama bagi para korban bencana alam di berbagai daerah khususnya Sumatera.
Suasana khidmat semakin terasa dengan diiringi lagu Ibu Pertiwi dilanjutkan doa lintas agama sebagai simbol persatuan, harapan, dan solidaritas kebangsaan. Seluruh tamu kemudian turut menyanyikan lagu Indonesia Pusaka sebagai wujud kebersamaan, persaudaraan, dan semangat nasionalisme di tengah perayaan pergantian tahun.
Sebagai wujud nyata kepedulian sosial, unit-unit hotel InJourney Hospitality juga melakukan donasi dan menyalurkan sebagian dari keuntungan penyelenggaraan perayaan Tahun Baru 2026 untuk membantu para korban bencana alam khususnya korban banjir di wilayah Sumatera. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan bahwa setiap perayaan dan kebahagiaan dapat disertai dengan aksi nyata berbagi dan solidaritas.
Di The Meru Sanur dan Bali Beach Hotel, The Heritage Collection menggelar Moment of Silence dan doa bersama dalam rangkaian perayaan Seaside Festive Symphony dengan menghadirkan lima pemuka lintas agama (Islam, Protestan, Hindu, Buddha, Konghucu). Perayaan yang dimeriahkan Erwin Gutawa Orchestra, Indra Lesmana Jazz Experience, serta penampilan Woro Mustiko, Eva Celia, Teza Sumendra, dan pertunjukan budaya Kita Poleng berlangsung dengan penuh kekhidmatan.
Kedua hotel tersebut turut menyalurkan donasi sebesar 3% dari keuntungan penyelenggaraan acara untuk membantu korban bencana alam.
Di Meruorah Komodo Labuan Bajo menghadirkan Moment of Silence dan doa bersama dalam rangkaian “Tropical Masquerade New Year’s Eve Celebration”. Kegiatan Moment of Silence dan doa bersama serupa juga dilaksanakan oleh The Patra Bali Resort & Villas dalam perayaan “New Year’s Eve: Tropical Radiance”.
Unit hotel lainnya seperti Truntum Cihampelas, Grand Inna Tunjungan, Grand Inna Samudra Beach, Grand Inna Medan, Khas Parapat, Inna Tretes Hotel & Resort, Inna Bali Heritage Hotel, KHAS Malioboro, KHAS Tugu, dan KHAS Semarang, Khas Surabaya, Yulia Hotel Gorontalo, Khas Pekanbaru, serta hotel lainnya di bawah naungan InJourney Hospitality juga turut menyelenggarakan Moment of Silence dan doa bersama.
Direktur Utama InJourney Hospitality Christine Hutabarat menuturkan momen pergantian tahun ini dimaknai sebagai momentum refleksi bersama yang mengedepankan nilai kebersamaan dan kepedulian sosial.
“Melalui Cahaya Untuk Indonesia, InJourney Hospitality menunjukkan komitmennya untuk hadir bersama masyarakat melalui doa, kepedulian, dan empati kepada saudara-saudara kita yang terdampak bencana alam, khususnya di wilayah Sumatera,” ujarnya, Sabtu (3/1/2026).
Keterlibatan seluruh tamu dan stakeholders yang hadir dalam kegiatan doa bersama mencerminkan semangat solidaritas yang terus dijaga. “Kami mengajak seluruh tamu dan stakeholders untuk menundukkan hati, mendoakan para korban bencana, dan bersama-sama menumbuhkan semangat kebersamaan serta gotong royong sebagai bagian dari nilai yang kami junjung,” ungkapnya.
Melalui rangkaian perayaan ini, pihaknya berharap momentum pergantian tahun menjadi momen mempererat solidaritas, empati, serta menghadirkan harapan baru. Di tengah suka cita menyambut tahun yang baru, kepedulian terhadap sesama diharapkan senantiasa menjadi bagian yang tak terpisahkan.
(jon)
Lihat Juga :