Tutup Masa Sidang 2025, DPRD Kota Bogor Sampaikan Laporan Kinerja dan Hasil Reses
Jum'at, 02 Januari 2026 - 10:10 WIB
loading...
A
A
A
”Kita sadari bersama ke depan tugas untuk menyelenggarakan pemerintahan dan melaksanakan pembangunan semakin berat, untuk itu laporan kinerja Pimpinan DPRD Masa Sidang Kesatu Tahun Sidang 2025 Masa Jabatan 2024-2029 ini akan menjadi bahan evaluasi untuk melakukan perbaikan dimasa selanjutnya," jelasnya.
Laporan Reses masa sidang ke satu tahun sidang 2025 disampaikan langsung Wakil Ketua III DPRD Kota Bogor, Dadang Iskandar Danubrata. Dadang, menjelaskan dari kegiatan penerimaan aspirasi atau audiensi, DPRD Kota Bogor secara kuantitatif sudah menerima sebanyak 1.270 aspirasi melalui kegiatan reses yang dilakukan pada masa sidang ke satu tahun sidang 2025. Baca juga: Tok! RUU BPIP Disahkan Jadi Usul Inisiatif DPR
Dadang mengungkapkan kegiatan reses dilakukan anggota DPRD secara perseorangan untuk mengunjungi daerah pemilihannya. Tujuannya menyerap aspirasi masyarakat agar dapat ditingkatkan hubungan sinergis antara wakil rakyat dengan pemilihnya.
Dengan demikian tetap terpelihara komunikasi serta mendorong partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan. “Kami berharap bahwa Kompilasi Hasil Reses ini dapat dijadikan bahan dalam menentukan perencanaan pembangunan di Kota Bogor dengan memperhatikan skala prioritas pembangunan di Kota Bogor,” katanya.
Laporan Reses masa sidang ke satu tahun sidang 2025 disampaikan langsung Wakil Ketua III DPRD Kota Bogor, Dadang Iskandar Danubrata. Dadang, menjelaskan dari kegiatan penerimaan aspirasi atau audiensi, DPRD Kota Bogor secara kuantitatif sudah menerima sebanyak 1.270 aspirasi melalui kegiatan reses yang dilakukan pada masa sidang ke satu tahun sidang 2025. Baca juga: Tok! RUU BPIP Disahkan Jadi Usul Inisiatif DPR
Dadang mengungkapkan kegiatan reses dilakukan anggota DPRD secara perseorangan untuk mengunjungi daerah pemilihannya. Tujuannya menyerap aspirasi masyarakat agar dapat ditingkatkan hubungan sinergis antara wakil rakyat dengan pemilihnya.
Dengan demikian tetap terpelihara komunikasi serta mendorong partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan. “Kami berharap bahwa Kompilasi Hasil Reses ini dapat dijadikan bahan dalam menentukan perencanaan pembangunan di Kota Bogor dengan memperhatikan skala prioritas pembangunan di Kota Bogor,” katanya.
(poe)
Lihat Juga :