Presiden Setujui Usulan Normalisasi Sungai Aceh Lewat Laut: Kita Bikin Operasi Besar
Kamis, 01 Januari 2026 - 18:14 WIB
loading...
A
A
A
Sebelumnya, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengusulkan agar normalisasi sungai-sungai di Aceh yang mengalami kerusakan dan pendangkalan akibat bencana dilakukan melalui jalur laut. Ia menyebutkan bahwa kondisi sungai di Aceh mengalami pendangkalan secara masif sehingga memerlukan penanganan jangka panjang dengan upaya besar.
“Dampak dari kerusakan ini cukup besar dan kita tentunya akan bekerja agak panjang waktunya. Ada pemikiran dari kami dengan TNI, bahwa Sungai Tamiang sebagai satu contoh, yang sekarang mengalami pendangkalan, tapi Sungai Tamiang itu bisa (dibenahi mulai dari) muara, bisa berasal dari laut,” ujar Sjafrie saat melaporkan kepada Presiden Prabowo.
Sjafrie menjelaskan, rencana normalisasi tersebut akan dilakukan melalui dua kegiatan sekaligus, yakni pendalaman sungai serta pengangkutan alat berat melalui jalur laut agar dapat langsung menjangkau lokasi pekerjaan.
“Nanti kita lakukan dua kegiatan sekaligus. Satu adalah pendalaman, satu yang membawa alat berat, sehingga dia bisa masuk sampai ke sekaligus membersihkan kayu-kayu dan sebagainya. Ini upaya besar yang harus kita kerjakan,” kata Sjafrie.
Menurut Sjafrie, rencana tersebut telah dibahas bersama jajaran TNI dan akan dilaksanakan secara besar-besaran, tidak hanya di Sungai Tamiang, tetapi juga di sungai-sungai lain di wilayah Aceh.
“Dampak dari kerusakan ini cukup besar dan kita tentunya akan bekerja agak panjang waktunya. Ada pemikiran dari kami dengan TNI, bahwa Sungai Tamiang sebagai satu contoh, yang sekarang mengalami pendangkalan, tapi Sungai Tamiang itu bisa (dibenahi mulai dari) muara, bisa berasal dari laut,” ujar Sjafrie saat melaporkan kepada Presiden Prabowo.
Sjafrie menjelaskan, rencana normalisasi tersebut akan dilakukan melalui dua kegiatan sekaligus, yakni pendalaman sungai serta pengangkutan alat berat melalui jalur laut agar dapat langsung menjangkau lokasi pekerjaan.
“Nanti kita lakukan dua kegiatan sekaligus. Satu adalah pendalaman, satu yang membawa alat berat, sehingga dia bisa masuk sampai ke sekaligus membersihkan kayu-kayu dan sebagainya. Ini upaya besar yang harus kita kerjakan,” kata Sjafrie.
Menurut Sjafrie, rencana tersebut telah dibahas bersama jajaran TNI dan akan dilaksanakan secara besar-besaran, tidak hanya di Sungai Tamiang, tetapi juga di sungai-sungai lain di wilayah Aceh.
(shf)
Lihat Juga :