Gubernur Banten Perkuat Sinergi Pemda dan Swasta untuk Pengembangan SDM Industri
Selasa, 30 Desember 2025 - 20:41 WIB
loading...
A
A
A
“Agenda ini menunjukkan kolaborasi nyata antara pemerintah dan sektor swasta dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penciptaan lapangan kerja. Pemerintah Provinsi Banten berkomitmen terus menciptakan iklim investasi yang kondusif dan berkelanjutan,” ujarnya.
Dia menyampaikan harapannya agar pengembangan sekolah vokasi di Banten dapat diperkuat melalui kolaborasi dengan Apindo dan dunia usaha. Berdasarkan data Pemprov Banten, tingkat pengangguran masih didominasi lulusan SMK sehingga diperlukan penataan ulang pendidikan vokasi agar lebih adaptif terhadap kebutuhan industri.
Ketua Apindo Kris Rianto Adidarma mengatakan, pengembangan SMK vokasi merupakan tindak lanjut dari program Apindo Daya yang bertujuan menurunkan tingkat pengangguran serta meningkatkan kompetensi dan daya saing tenaga kerja. Program tersebut mencakup Apindo Daya Vokasi untuk menjawab kebutuhan tenaga kerja melalui pelatihan, Apindo Daya Affiliator melalui pelatihan affiliate marketing, serta Apindo Daya Bina Desa yang berfokus pada pembinaan dan pengembangan ekonomi desa melalui pemberdayaan masyarakat.
Propan telah menginisiasi pengembangan SMK Vokasi MM2100 dengan dua prinsip utama, yaitu dikelola secara independen dan melibatkan langsung pelaku bisnis agar kurikulumnya selaras dengan kebutuhan industri.
Melalui kegiatan ini, pihaknya menegaskan komitmen untuk terus berkontribusi dalam pembangunan ekonomi daerah, pengembangan sumber daya manusia industri, serta penciptaan iklim investasi yang berkelanjutan di Banten.
Dia menyampaikan harapannya agar pengembangan sekolah vokasi di Banten dapat diperkuat melalui kolaborasi dengan Apindo dan dunia usaha. Berdasarkan data Pemprov Banten, tingkat pengangguran masih didominasi lulusan SMK sehingga diperlukan penataan ulang pendidikan vokasi agar lebih adaptif terhadap kebutuhan industri.
Ketua Apindo Kris Rianto Adidarma mengatakan, pengembangan SMK vokasi merupakan tindak lanjut dari program Apindo Daya yang bertujuan menurunkan tingkat pengangguran serta meningkatkan kompetensi dan daya saing tenaga kerja. Program tersebut mencakup Apindo Daya Vokasi untuk menjawab kebutuhan tenaga kerja melalui pelatihan, Apindo Daya Affiliator melalui pelatihan affiliate marketing, serta Apindo Daya Bina Desa yang berfokus pada pembinaan dan pengembangan ekonomi desa melalui pemberdayaan masyarakat.
Propan telah menginisiasi pengembangan SMK Vokasi MM2100 dengan dua prinsip utama, yaitu dikelola secara independen dan melibatkan langsung pelaku bisnis agar kurikulumnya selaras dengan kebutuhan industri.
Melalui kegiatan ini, pihaknya menegaskan komitmen untuk terus berkontribusi dalam pembangunan ekonomi daerah, pengembangan sumber daya manusia industri, serta penciptaan iklim investasi yang berkelanjutan di Banten.
(jon)
Lihat Juga :