Bencana Hidrometeorologi Landa Indonesia Sepanjang 2025, Klaim Asuransi Meningkat
Senin, 29 Desember 2025 - 14:28 WIB
loading...
A
A
A
Sementara pada asuransi jiwa, klaim diperkirakan meningkat akibat korban meninggal dunia maupun biaya perawatan medis, meskipun nilainya relatif lebih kecil dibandingkan klaim kerusakan aset.
Peningkatan klaim bencana ini menjadi faktor penting dalam proses renewal treaty reasuransi. Indonesia Re menilai tren kenaikan klaim, khususnya akibat perubahan iklim, akan memengaruhi struktur perjanjian reasuransi ke depan, baik dari sisi pricing, retensi, maupun kapasitas.
Selain klaim bencana alam, Delil juga mencatat peningkatan klaim non-bencana sepanjang 2025, meskipun lebih bersifat klaim individual dengan nilai relatif kecil. Fenomena ini, turut dipengaruhi oleh penerapan PSAK 117, yang mendorong percepatan pengakuan premi dan klaim serta pengelolaan liabilitas yang lebih ketat.
“PSAK 117 memaksa industri memperbaiki proses bisnis agar siklus pengakuan premi dan klaim berjalan lebih cepat dan lebih disiplin. Ini juga berkontribusi pada meningkatnya visibilitas klaim sepanjang tahun 2025,” pungkas Delil.
Dengan dinamika tersebut, Indonesia Re menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat mitigasi risiko, menjaga ketahanan portofolio reasuransi, serta memastikan kesiapan menghadapi tren bencana yang kian kompleks di masa mendatang.
Peningkatan klaim bencana ini menjadi faktor penting dalam proses renewal treaty reasuransi. Indonesia Re menilai tren kenaikan klaim, khususnya akibat perubahan iklim, akan memengaruhi struktur perjanjian reasuransi ke depan, baik dari sisi pricing, retensi, maupun kapasitas.
Selain klaim bencana alam, Delil juga mencatat peningkatan klaim non-bencana sepanjang 2025, meskipun lebih bersifat klaim individual dengan nilai relatif kecil. Fenomena ini, turut dipengaruhi oleh penerapan PSAK 117, yang mendorong percepatan pengakuan premi dan klaim serta pengelolaan liabilitas yang lebih ketat.
“PSAK 117 memaksa industri memperbaiki proses bisnis agar siklus pengakuan premi dan klaim berjalan lebih cepat dan lebih disiplin. Ini juga berkontribusi pada meningkatnya visibilitas klaim sepanjang tahun 2025,” pungkas Delil.
Dengan dinamika tersebut, Indonesia Re menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat mitigasi risiko, menjaga ketahanan portofolio reasuransi, serta memastikan kesiapan menghadapi tren bencana yang kian kompleks di masa mendatang.
(cip)
Lihat Juga :