PosIND Salurkan BLTS Kesra di Padang, Menjangkau hingga ke Pelosok
Jum'at, 26 Desember 2025 - 22:09 WIB
loading...
A
A
A
Penetapan KPM dilakukan berbasis Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), yang diperbarui dan diverifikasi bersama pemerintah daerah hingga tingkat kelurahan dan desa. “Sebagian besar penerima BLTS Kesra ini adalah data baru, artinya banyak yang sebelumnya belum pernah menerima bantuan,” lanjutnya.
Menurut Giri, proses penyaluran BLTS Kesra di Kantorpos Padang dimulai jauh sebelum hari pencairan. Data penerima diterima dari pemerintah pusat, kemudian diverifikasi dan diturunkan dalam bentuk daftar nominatif serta Surat Pemberitahuan (SP). Surat ini disalurkan melalui kelurahan dan desa agar benar-benar sampai ke tangan penerima.
“Setelah itu kami menyusun jadwal penyaluran. Biasanya penyaluran utama berlangsung sekitar tujuh sampai sepuluh hari. Metodenya ada tiga yakni penyaluran di komunitas seperti kantor kecamatan atau desa, penyaluran di kantor pos, dan door to door,” tuturnya.
Layanan antar ke rumah ini diprioritaskan bagi KPM yang kondisi kesehatannya tidak memungkinkan untuk datang sendiri. Bagi Pos Indonesia, pendekatan tersebut bukan sekadar alternatif teknis, melainkan bentuk tanggung jawab pelayanan. “Pos itu punya kelebihan. Kami bisa datang langsung ke rumah penerima. Tidak harus orangnya datang ke kantor. Ini sangat membantu masyarakat,” ujarnya.
Bagi Mainar, perempuan berusia 70 tahun yang tinggal di kawasan Tanjung Sabar, bantuan itu bukan sekadar angka. Ia mengaku mengetahui kabar bantuan dari lingkungan sekitar, lalu dibantu keluarga untuk proses pencairannya. “Dapat bantuannya Rp900.000. Sangat bermanfaat sekali. Untuk makan sehari-hari,” ujarnya lirih namun mantap. Baca juga: Penerima BLT Kesra di Batam Naik 3 Kali Lipat, Penyaluran Terus Berlanjut
Menurut Giri, proses penyaluran BLTS Kesra di Kantorpos Padang dimulai jauh sebelum hari pencairan. Data penerima diterima dari pemerintah pusat, kemudian diverifikasi dan diturunkan dalam bentuk daftar nominatif serta Surat Pemberitahuan (SP). Surat ini disalurkan melalui kelurahan dan desa agar benar-benar sampai ke tangan penerima.
“Setelah itu kami menyusun jadwal penyaluran. Biasanya penyaluran utama berlangsung sekitar tujuh sampai sepuluh hari. Metodenya ada tiga yakni penyaluran di komunitas seperti kantor kecamatan atau desa, penyaluran di kantor pos, dan door to door,” tuturnya.
Layanan antar ke rumah ini diprioritaskan bagi KPM yang kondisi kesehatannya tidak memungkinkan untuk datang sendiri. Bagi Pos Indonesia, pendekatan tersebut bukan sekadar alternatif teknis, melainkan bentuk tanggung jawab pelayanan. “Pos itu punya kelebihan. Kami bisa datang langsung ke rumah penerima. Tidak harus orangnya datang ke kantor. Ini sangat membantu masyarakat,” ujarnya.
Bagi Mainar, perempuan berusia 70 tahun yang tinggal di kawasan Tanjung Sabar, bantuan itu bukan sekadar angka. Ia mengaku mengetahui kabar bantuan dari lingkungan sekitar, lalu dibantu keluarga untuk proses pencairannya. “Dapat bantuannya Rp900.000. Sangat bermanfaat sekali. Untuk makan sehari-hari,” ujarnya lirih namun mantap. Baca juga: Penerima BLT Kesra di Batam Naik 3 Kali Lipat, Penyaluran Terus Berlanjut
Lihat Juga :