Pabrik Garmen Beroperasi di Pemalang, Serap Ribuan Tenaga Kerja Lokal

Rabu, 24 Desember 2025 - 22:03 WIB
loading...
Pabrik Garmen Beroperasi...
Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo hadir dalam peresmian kembali beroperasinya pabrik garmen Wong Hang Bersaudara di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. FOTO/IST
A A A
PEMALANG - Pabrik garmen yang kini dipimpin Wong Hang Bersaudara resmi kembali beroperasi di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. Pengoperasian ulang pabrik ini berpotensi menyerap hingga ribuan tenaga kerja lokal dan menjadi sinyal positif bagi penguatan industri padat karya serta pemulihan ekonomi daerah.

Mengusung tema 'Menjahit Harapan Kembali', momentum ini dimaknai sebagai kembalinya harapan para pekerja yang sempat terhenti aktivitasnya, sekaligus menandai dimulainya kembali roda produksi. Lebih jauh, langkah ini menegaskan peran investor nasional dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Salah satu pemilik Wong Hang Bersaudara, Alfindra Amanda, menegaskan bahwa visi dan misi perusahaan sejalan dengan arah kebijakan pemerintah pusat.

"Visi dan misi kami sejalan dengan arahan Presiden Prabowo, yakni membuka lapangan kerja, memperkuat produksi dalam negeri, membangun kemandirian bangsa, mengindonesiakan produk-produk lokal, serta membawa produk asli Indonesia ke mata dunia," ujar Alfindra dalam keterangan tertulis, Rabu (24/12/2025).

Saat ini, pabrik garmen tersebut telah menyerap sekitar 1.300 karyawan yang mayoritas merupakan warga lokal. Perusahaan menargetkan jumlah tenaga kerja meningkat menjadi 1.500 orang hingga penutupan tahun 2025.

Selain garmen, Wong Hang Bersaudara juga mengelola sejumlah unit usaha lain, mulai dari pabrik sepatu, konstruksi dan mebel, MEP & K3, hingga IT dan advertising.

Dari sisi dukungan negara, Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo menekankan pentingnya peran Polri dalam mengawal kebijakan Presiden untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan buruh. Ia menyoroti urgensi ketersediaan logistik dasar bagi personel yang bertugas di lapangan.

"Keberadaan industri garmen domestik seperti Wong Hang Bersaudara sangat penting untuk memastikan kebutuhan dasar operasional, mulai dari baju hingga sepatu, dapat terpenuhi dengan cepat tanpa kendala logistik yang berarti," ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan bahwa investasi menjadi prioritas utama pemerintah provinsi. Untuk menciptakan iklim usaha yang kondusif, pemerintah menjamin keamanan dan kemudahan berusaha.

"Kami memastikan tidak adanya praktik premanisme serta memberikan kemudahan perizinan melalui sistem satu pintu (one gate system) guna menghilangkan birokrasi yang berbelit-belit," kata Ahmad Luthfi.

Upaya tersebut, menurutnya, telah menunjukkan hasil positif. Pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah tercatat mencapai 5,37 persen, melampaui rata-rata nasional.

"Fokus utama kami adalah mendorong industri padat karya agar penyerapan tenaga kerja berlangsung masif, sekaligus memperkuat peran sekolah vokasi dan Balai Latihan Kerja (BLK) untuk mencetak SDM yang kompetitif dan siap bekerja di pabrik-pabrik seperti milik Wong Hang Bersaudara," katanya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
One Way Lokal Diterapkan...
One Way Lokal Diterapkan dari KM 263 Tol Pejagan-Pemalang hingga KM 70 Jakarta-Cikampek
Bus Tabrak Mobil Pikap...
Bus Tabrak Mobil Pikap di Tol Pejagan-Pemalang, 1 Tewas dan 33 Orang Luka-luka
Menjahit Harapan: dari...
Menjahit Harapan: dari Tangan Buruh Pemalang untuk Korban Bencana Sumatera
Perkuat Pencari Kerja,...
Perkuat Pencari Kerja, PKSS Gandeng Universitas Sriwijaya
Pemprov Kalteng Digitalisasi...
Pemprov Kalteng Digitalisasi Sistem Penyerapan Tenaga Kerja Perkebunan Sawit
Imbas Nyata Investasi...
Imbas Nyata Investasi di Bontang, Ratusan Tenaga Kerja Lokal Terserap
Pendaftaran Pelatihan...
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Batch 3 Resmi Dibuka, Kuotanya 20 Ribu Peserta
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
BUMN Ekspor PT DSI Bakal...
BUMN Ekspor PT DSI Bakal Diisi Pekerja Asing, Ini Tugasnya
Rekomendasi
Jokowi Bakal Hadir di...
Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo-Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Kalau 100% Terlalu Dini
Pacu Sektor Pariwisata,...
Pacu Sektor Pariwisata, TikTok GO Integrasikan Konten Kreator dengan Sistem Pemesanan Tiket
BPDP Unjuk Gigi Tampilkan...
BPDP Unjuk Gigi Tampilkan Produk Turunan Kakao EastFood Indonesia 2026
Berita Terkini
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
Gubernur Kaltim Resmikan...
Gubernur Kaltim Resmikan Pusat Layanan Jantung Modern di RSKD Balikpapan
Legislator PKB Minta...
Legislator PKB Minta Taufik Hidayat Dihukum Kebiri
Infografis
6 Taman di Jakarta Buka...
6 Taman di Jakarta Buka 24 Jam, Dapat Ciptakan Lapangan Kerja
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved