Anggota DPR Imas Aan Ubudiah Dorong Warga Garut Jadi Netizen Produktif dan Cerdas
Jum'at, 19 Desember 2025 - 19:08 WIB
loading...
Sosialisasi Peningkatan Literasi Digital bertema Cakap Digital: Menjadi Netizen Produktif dan Terlindungi di Ruang Maya di Garut, Selasa (16/12/2025). FOTO/IST
A
A
A
GARUT - Di tengah derasnya arus digitalisasi, Anggota Komisi VI DPR Imas Aan Ubudiah mengajak masyarakat Garut untuk mengubah kebiasaan berinternet dari sekadar konsumsi hiburan menjadi sarana produktif yang bernilai ekonomi. Akses internet yang semakin luas seharusnya dapat dikonversi menjadi peluang usaha, terutama bagi pelaku UMKM dan generasi muda.
"Masyarakat jangan hanya menjadi penonton di ruang digital. Internet bisa menjadi etalase dagang, ruang promosi karya, dan pintu masuk pengembangan UMKM lokal. Inilah makna netizen produktif yang ingin kita dorong," ujar Legislator dari Fraksi PKB dalam Sosialisasi Peningkatan Literasi Digital bertema "Cakap Digital: Menjadi Netizen Produktif dan Terlindungi di Ruang Maya" di Hotel Sampireun, Garut, Selasa (16/12/2025).
Kegiatan yang digelar bekerja sama dengan Bank Mandiri sebagai mitra Komisi VI DPR tersebut menjadi ruang edukasi bagi masyarakat agar tidak hanya melek teknologi, tetapi juga paham etika dan keamanan digital. Isu literasi digital dinilai krusial seiring meningkatnya penggunaan internet di daerah, termasuk di Kabupaten Garut.
Iman juga menegaskan komitmen Komisi VI DPR untuk memastikan masyarakat di daerah tidak tertinggal dalam arus digitalisasi nasional, baik dari sisi akses maupun kapasitas sumber daya manusia.
Sementara itu, Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar atau Gus Muhaimin memberikan penekanan pada sisi lain dunia digital: keamanan dan etika. Ia mengingatkan bahwa ruang maya yang tanpa batas juga menyimpan berbagai ancaman, mulai dari penipuan daring, hoaks, hingga kebocoran data pribadi.
"Literasi digital bukan hanya soal bisa menggunakan teknologi, tetapi juga soal bagaimana melindungi diri dan menjaga persatuan. Netizen yang cerdas adalah mereka yang mampu menyaring informasi dan tidak mudah terprovokasi," kata Gus Muhaimin di hadapan peserta.
Kegiatan ini diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai elemen masyarakat, termasuk pelaku UMKM, pemuda, dan komunitas lokal di Kabupaten Garut. Antusiasme peserta terlihat dari diskusi interaktif yang membahas peluang bisnis digital hingga tips aman berinternet.
Melalui sosialisasi ini, diharapkan indeks literasi digital di Jawa Barat, khususnya Garut, dapat meningkat seiring pemerataan infrastruktur digital. Lebih dari itu, masyarakat diharapkan mampu menjadikan ruang maya sebagai ladang produktivitas yang aman, etis, dan berdampak langsung pada peningkatan ekonomi lokal.
"Masyarakat jangan hanya menjadi penonton di ruang digital. Internet bisa menjadi etalase dagang, ruang promosi karya, dan pintu masuk pengembangan UMKM lokal. Inilah makna netizen produktif yang ingin kita dorong," ujar Legislator dari Fraksi PKB dalam Sosialisasi Peningkatan Literasi Digital bertema "Cakap Digital: Menjadi Netizen Produktif dan Terlindungi di Ruang Maya" di Hotel Sampireun, Garut, Selasa (16/12/2025).
Kegiatan yang digelar bekerja sama dengan Bank Mandiri sebagai mitra Komisi VI DPR tersebut menjadi ruang edukasi bagi masyarakat agar tidak hanya melek teknologi, tetapi juga paham etika dan keamanan digital. Isu literasi digital dinilai krusial seiring meningkatnya penggunaan internet di daerah, termasuk di Kabupaten Garut.
Iman juga menegaskan komitmen Komisi VI DPR untuk memastikan masyarakat di daerah tidak tertinggal dalam arus digitalisasi nasional, baik dari sisi akses maupun kapasitas sumber daya manusia.
Sementara itu, Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar atau Gus Muhaimin memberikan penekanan pada sisi lain dunia digital: keamanan dan etika. Ia mengingatkan bahwa ruang maya yang tanpa batas juga menyimpan berbagai ancaman, mulai dari penipuan daring, hoaks, hingga kebocoran data pribadi.
"Literasi digital bukan hanya soal bisa menggunakan teknologi, tetapi juga soal bagaimana melindungi diri dan menjaga persatuan. Netizen yang cerdas adalah mereka yang mampu menyaring informasi dan tidak mudah terprovokasi," kata Gus Muhaimin di hadapan peserta.
Kegiatan ini diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai elemen masyarakat, termasuk pelaku UMKM, pemuda, dan komunitas lokal di Kabupaten Garut. Antusiasme peserta terlihat dari diskusi interaktif yang membahas peluang bisnis digital hingga tips aman berinternet.
Melalui sosialisasi ini, diharapkan indeks literasi digital di Jawa Barat, khususnya Garut, dapat meningkat seiring pemerataan infrastruktur digital. Lebih dari itu, masyarakat diharapkan mampu menjadikan ruang maya sebagai ladang produktivitas yang aman, etis, dan berdampak langsung pada peningkatan ekonomi lokal.
(abd)
Lihat Juga :