BATFEST 2025 Digelar Gratis di Kalsel, Dorong Ekonomi Lokal dan UMKM
Rabu, 17 Desember 2025 - 22:33 WIB
loading...
Festival hiburan dan ekonomi lokal terbesar di Indonesia Timur, BATFEST 2025 akan digelar gratis di Jhonlin Pantai Festival, Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, pada 27–31 Desember 2025. Foto: Ist
A
A
A
TANAH BUMBU - Festival hiburan dan ekonomi lokal terbesar di Indonesia Timur, BATFEST 2025 akan digelar gratis di Jhonlin Pantai Festival, Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, pada 27–31 Desember 2025.
Executive Producer BATFEST 2025 Alinka Hardianti mengatakan, festival yang telah memasuki tahun keempat ini mengusung tema “Feel The Beat, Live The Fest” dengan konsep menghadirkan pengalaman festival musik layaknya di kota besar.
“Konser ini bukan hanya untuk didengar, tetapi juga dirasakan. Kami ingin masyarakat Batulicin dan Kalimantan Selatan merasakan pengalaman festival musik berskala besar,” ujar Alinka saat jumpa pers, Selasa (16/12/2025).
Festival Director BATFEST 2025 Dani Iskandar mengungkapkan tahun ini BATFEST menghadirkan empat panggung, meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya dua panggung. Keempat panggung tersebut yakni Main Stage, Zayeen Stage, Expo Stage, dan Urban Stage.
“Main Stage akan menjadi panggung utama dengan penampilan spesial, sementara Zayeen Stage menghadirkan konsep interaktif dengan melibatkan tujuh band hasil kurasi dari musisi lokal Batulicin agar bisa tampil sepanggung dengan musisi nasional,” ujarnya.
Selain festival musik, BATFEST 2025 juga melibatkan langsung 210 pelaku UMKM dan 380 pedagang kaki lima (PKL) yang mendapat fasilitas berjualan secara gratis. Selama lima hari pelaksanaan, festival ini turut diisi dengan talkshow inspiratif bersama tokoh nasional dari berbagai bidang, mulai dari musik, kuliner, automotif, hingga pengembangan diri generasi muda.
“UMKM yang terlibat mulai dari kerajinan, kuliner, hingga kopi. Kegiatan berlangsung hingga pukul 23.00 WIB selama lima hari agar penjualan UMKM tetap tinggi,” ucapnya.
Dani menambahkan BATFEST turut mengedukasi masyarakat dan pelaku usaha di Kalimantan Selatan untuk menggunakan transaksi nontunai melalui QRIS. “Kami mendorong penggunaan QRIS hingga ke tingkat UMKM dan PKL. Mereka akan kami edukasi agar terbiasa dengan transaksi digital,” ujarnya.
BATFEST memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Sejak pertama kali digelar, perkembangan infrastruktur pendukung di Batulicin terus meningkat. “Dulu hotel hanya satu atau dua. Sekarang sudah tumbuh lebih dari delapan hingga sepuluh hotel baru. BATFEST terbukti mampu menggerakkan ekonomi lokal,” ucapnya.
Show Director BATFEST 2025 Inet Leimena menambahkan panggung utama tahun ini akan kembali mengusung konsep latar belakang laut dengan persiapan teknis yang lebih matang. “Tantangan angin sudah kami antisipasi dari pengalaman tahun sebelumnya,” katanya.
BATFEST 2025 diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi sekaligus hiburan gratis bagi masyarakat Kalimantan Selatan dan wilayah Indonesia Timur.
Executive Producer BATFEST 2025 Alinka Hardianti mengatakan, festival yang telah memasuki tahun keempat ini mengusung tema “Feel The Beat, Live The Fest” dengan konsep menghadirkan pengalaman festival musik layaknya di kota besar.
“Konser ini bukan hanya untuk didengar, tetapi juga dirasakan. Kami ingin masyarakat Batulicin dan Kalimantan Selatan merasakan pengalaman festival musik berskala besar,” ujar Alinka saat jumpa pers, Selasa (16/12/2025).
Festival Director BATFEST 2025 Dani Iskandar mengungkapkan tahun ini BATFEST menghadirkan empat panggung, meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya dua panggung. Keempat panggung tersebut yakni Main Stage, Zayeen Stage, Expo Stage, dan Urban Stage.
“Main Stage akan menjadi panggung utama dengan penampilan spesial, sementara Zayeen Stage menghadirkan konsep interaktif dengan melibatkan tujuh band hasil kurasi dari musisi lokal Batulicin agar bisa tampil sepanggung dengan musisi nasional,” ujarnya.
Selain festival musik, BATFEST 2025 juga melibatkan langsung 210 pelaku UMKM dan 380 pedagang kaki lima (PKL) yang mendapat fasilitas berjualan secara gratis. Selama lima hari pelaksanaan, festival ini turut diisi dengan talkshow inspiratif bersama tokoh nasional dari berbagai bidang, mulai dari musik, kuliner, automotif, hingga pengembangan diri generasi muda.
“UMKM yang terlibat mulai dari kerajinan, kuliner, hingga kopi. Kegiatan berlangsung hingga pukul 23.00 WIB selama lima hari agar penjualan UMKM tetap tinggi,” ucapnya.
Dani menambahkan BATFEST turut mengedukasi masyarakat dan pelaku usaha di Kalimantan Selatan untuk menggunakan transaksi nontunai melalui QRIS. “Kami mendorong penggunaan QRIS hingga ke tingkat UMKM dan PKL. Mereka akan kami edukasi agar terbiasa dengan transaksi digital,” ujarnya.
BATFEST memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Sejak pertama kali digelar, perkembangan infrastruktur pendukung di Batulicin terus meningkat. “Dulu hotel hanya satu atau dua. Sekarang sudah tumbuh lebih dari delapan hingga sepuluh hotel baru. BATFEST terbukti mampu menggerakkan ekonomi lokal,” ucapnya.
Show Director BATFEST 2025 Inet Leimena menambahkan panggung utama tahun ini akan kembali mengusung konsep latar belakang laut dengan persiapan teknis yang lebih matang. “Tantangan angin sudah kami antisipasi dari pengalaman tahun sebelumnya,” katanya.
BATFEST 2025 diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi sekaligus hiburan gratis bagi masyarakat Kalimantan Selatan dan wilayah Indonesia Timur.
(jon)
Lihat Juga :