Pendeta Yones Wenda Ajak Masyarakat Jaga Kondusivitas Papua Menjelang Akhir Tahun
Senin, 15 Desember 2025 - 08:06 WIB
loading...
Jelang akhir 2025, Tokoh Agama Papua, Pendeta Yones Wenda mengajak seluruh masyarakat untuk memperkuat kondusivitas dan menjaga suasana damai di Tanah Papua. Foto/Ist
A
A
A
JAYAPURA - Jelang akhir 2025, Tokoh Agama Papua yang merupakan Sekretaris Umum Sinode Gereja Kingmi Indonesia, Pendeta Yones Wenda mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memperkuat kondusivitas. Selain itu juga menjaga suasana damai di Tanah Papua.
Pendeta Yones menyampaikan apresiasi kepada aparat keamanan yang selama ini telah bekerja secara humanis dalam menjaga stabilitas di Papua, khususnya menjelang momentum Natal dan Tahun Baru. Pendeta Yones menilai sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat merupakan kunci utama terciptanya situasi yang kondusif.
Baca juga: Komite Otsus Undang Presiden Hadiri Natal 2025 dan Nobatkan Papua sebagai Tanah Injili
“Saya pendeta Yones Wenda selaku tokoh agama di tanah Papua selalu mendukung aparat keamanan menjaga kondusivitas Papua jelang perayaan Natal dan Tahun Baru,” katanya, Senin (15/12/2025).
Pendeta Yones juga menyampaikan berkat Program Asta Cita dari Presiden Prabowo, kehidupan masyarakat Papua menjadi lebih baik, serta mobilitas serta keamanan dapat terjaga.
“Presiden Prabowo telah banyak menyentuh masyarakat Papua melalui Program Asta Cita. Kita di sini benar-benar telah merasakan hal itu sehingga kita semua dapat hidup dengan damai dan tentram. Oleh sebab itu saya sebagai tokoh agama di tanah Papua mengajak seluruh masyarakat Papua dari berbagai elemen dan juga sampai di pelosok-pelosok Papua untuk menjaga kedamaian Papua menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru,” lanjutnya.
Pendeta Yones mengajak masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah persatuan. Pendeta Yones menekankan pentingnya menyaring informasi dan mengedepankan nilai-nilai kasih, toleransi, serta kebersamaan yang selama ini menjadi jati diri masyarakat Papua.
Baca juga: Penerapan Otsus Dorong Pendidikan di Papua Maju Pesat
“Hindari segala bentuk provokasi yang dapat membuat kegaduhan, sehingga kita semua dapat merasakan sukacita bersama merayakan hari raya Natal 2025 dan tahun baru 2026 dengan penuh berkat dari Tuhan Yesus Kristus,” tuturnya.
Pendeta Yones Wenda berharap Tahun Baru dapat menjadi momentum memperkuat persatuan, meningkatkan kesejahteraan, dan menghadirkan harapan baru bagi seluruh masyarakat Papua dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Pendeta Yones menyampaikan apresiasi kepada aparat keamanan yang selama ini telah bekerja secara humanis dalam menjaga stabilitas di Papua, khususnya menjelang momentum Natal dan Tahun Baru. Pendeta Yones menilai sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat merupakan kunci utama terciptanya situasi yang kondusif.
Baca juga: Komite Otsus Undang Presiden Hadiri Natal 2025 dan Nobatkan Papua sebagai Tanah Injili
“Saya pendeta Yones Wenda selaku tokoh agama di tanah Papua selalu mendukung aparat keamanan menjaga kondusivitas Papua jelang perayaan Natal dan Tahun Baru,” katanya, Senin (15/12/2025).
Pendeta Yones juga menyampaikan berkat Program Asta Cita dari Presiden Prabowo, kehidupan masyarakat Papua menjadi lebih baik, serta mobilitas serta keamanan dapat terjaga.
“Presiden Prabowo telah banyak menyentuh masyarakat Papua melalui Program Asta Cita. Kita di sini benar-benar telah merasakan hal itu sehingga kita semua dapat hidup dengan damai dan tentram. Oleh sebab itu saya sebagai tokoh agama di tanah Papua mengajak seluruh masyarakat Papua dari berbagai elemen dan juga sampai di pelosok-pelosok Papua untuk menjaga kedamaian Papua menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru,” lanjutnya.
Pendeta Yones mengajak masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah persatuan. Pendeta Yones menekankan pentingnya menyaring informasi dan mengedepankan nilai-nilai kasih, toleransi, serta kebersamaan yang selama ini menjadi jati diri masyarakat Papua.
Baca juga: Penerapan Otsus Dorong Pendidikan di Papua Maju Pesat
“Hindari segala bentuk provokasi yang dapat membuat kegaduhan, sehingga kita semua dapat merasakan sukacita bersama merayakan hari raya Natal 2025 dan tahun baru 2026 dengan penuh berkat dari Tuhan Yesus Kristus,” tuturnya.
Pendeta Yones Wenda berharap Tahun Baru dapat menjadi momentum memperkuat persatuan, meningkatkan kesejahteraan, dan menghadirkan harapan baru bagi seluruh masyarakat Papua dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
(shf)
Lihat Juga :