65.000 Pohon di Jakarta Sudah Dirapihin
Minggu, 14 Desember 2025 - 06:42 WIB
loading...
Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta melaksanakan kerja bakti penopingan pohon di Kawasan Sunda Kelapa, Jakarta Pusat. Foto/Instagram Distamhut DKI Jakarta
A
A
A
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan bahwa pihaknya telah merapikan puluhan ribu pohon yang ada di Jakarta. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir peristiwa pohon tumbang.
"Jadi untuk pohon tumbang, termasuk yang di Jakarta Pusat, sebenarnya saya sudah memerintahkan sudah hampir 65.000 pohon itu dirapihin," kata Pramono kepada wartawan, Sabtu (13/12/2025).
Pramono menjelaskan bahwa pohon yang ada di Jakarta memiliki tiga jenis yakni tinggi, sedang, dan pendek. Namun untuk jenis yang pohon tinggi kata dia tidak bisa sembarang ditebang.
Baca juga: Antisipasi Cuaca Ekstrem, Pemprov DKI Jakarta tebang 163 Pohon Rawan Tumbang
"Problemnya, yang pohon tinggi sekali dan kebanyakan ini sudah puluhan tahun, dan itulah pohon yang kemudian, mohon maaf, mohon maaf banget, enggak boleh diutak-utik," ucapnya.
Dia menjelaskan alasan pohon tinggi tidak bisa diutak-atik karena berperan menjaga Jakarta tetap rindang. "Kenapa? Itulah yang menampakkan Jakarta rindang, hijau," ucap dia
Dalam kesempatan itu, Pramono menyampaikan bahwa perubahan iklim turut mempengaruhi terjadinya pohon tumbang. Anomali cuaca ini menurutnya juga melanda negara lain seperti Italia, Spanyol, Thailand, bahkan Jepang.
Namun dirinya tetap tidak mau menyalahkan sepenuhnya kejadian pohon tumbang ini karena faktor cuaca. Pemerintah DKI Jakarta tetap bertanggung jawab melakukan mitigasi agar kejadian pohon tumbang tidak kembali terulang.
"Memang ini ada anomali cuaca. Tetapi saya tidak mau menyalahkan anomali cuaca. Tanggung jawab Pemerintah Jakarta adalah tetap mempersiapkan supaya tidak terjadi kembali," pungkasnya.
"Jadi untuk pohon tumbang, termasuk yang di Jakarta Pusat, sebenarnya saya sudah memerintahkan sudah hampir 65.000 pohon itu dirapihin," kata Pramono kepada wartawan, Sabtu (13/12/2025).
Pramono menjelaskan bahwa pohon yang ada di Jakarta memiliki tiga jenis yakni tinggi, sedang, dan pendek. Namun untuk jenis yang pohon tinggi kata dia tidak bisa sembarang ditebang.
Baca juga: Antisipasi Cuaca Ekstrem, Pemprov DKI Jakarta tebang 163 Pohon Rawan Tumbang
"Problemnya, yang pohon tinggi sekali dan kebanyakan ini sudah puluhan tahun, dan itulah pohon yang kemudian, mohon maaf, mohon maaf banget, enggak boleh diutak-utik," ucapnya.
Dia menjelaskan alasan pohon tinggi tidak bisa diutak-atik karena berperan menjaga Jakarta tetap rindang. "Kenapa? Itulah yang menampakkan Jakarta rindang, hijau," ucap dia
Dalam kesempatan itu, Pramono menyampaikan bahwa perubahan iklim turut mempengaruhi terjadinya pohon tumbang. Anomali cuaca ini menurutnya juga melanda negara lain seperti Italia, Spanyol, Thailand, bahkan Jepang.
Namun dirinya tetap tidak mau menyalahkan sepenuhnya kejadian pohon tumbang ini karena faktor cuaca. Pemerintah DKI Jakarta tetap bertanggung jawab melakukan mitigasi agar kejadian pohon tumbang tidak kembali terulang.
"Memang ini ada anomali cuaca. Tetapi saya tidak mau menyalahkan anomali cuaca. Tanggung jawab Pemerintah Jakarta adalah tetap mempersiapkan supaya tidak terjadi kembali," pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :