Mensesneg Ungkap Ratas Nataru Digelar di Sela Penanganan Bencana Sumatera
Sabtu, 13 Desember 2025 - 14:34 WIB
loading...
Mensesneg Prasetyo Hadi mengungkapkan Presiden Prabowo Subianto menggelar Ratas Nataru di sela-sela kunjungan dan penanganan bencana tiga provinsi di Sumatera. Foto/YouTube Setpres
A
A
A
LANGKAT - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkapkan Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas (ratas) dengan jajaran menteri Kabinet Merah Putih terkait persiapan Natal dan Tahun Baru (Nataru) di sela-sela kunjungan dan penanganan bencana tiga provinsi di Sumatera.
Diketahui, Presiden Prabowo sebelumnya telah mengunjungi para pengungsi serta memastikan penanganan bencana berjalan dengan maksimal di wilayah Aceh pada Jumat (12/12/2025) kemarin. Hari ini, Presiden Prabowo melanjutkan untuk meninjau pengungsian di Langkat Sumatera Utara (Sumut), Sabtu (13/12/2025).
Baca juga: Prabowo Kunjungi Pengungsi di Langkat Sumut, Disambut Tangisan Ibu-ibu
“Tadi pagi juga beliau memanfaatkan waktu, karena memang banyak menteri yang ikut hadir mendampingi beliau. Jadi sekaligus selain beliau ingin memastikan penanganan bencana ini dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya dengan secepat-cepatnya, beliau juga kemudian mengadakan rapat untuk persiapan Nataru,” kata Prasetyo dalam keterangannya kepada awak media.
Prasetyo pun mengatakan bahwa Presiden Prabowo menekankan pentingnya kesiapan berbagai fasilitas umum menjelang libur Natal dan Tahun Baru. Ia mengingatkan bahwa saat ini telah memasuki pekan kedua menjelang Nataru sehingga seluruh jajaran pemerintah diminta meningkatkan kewaspadaan dan koordinasi.
Presiden Prabowo, kata Prasetyo, juga meminta agar ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di seluruh wilayah Indonesia dipastikan aman, termasuk kesiapan jaringan telekomunikasi dan komunikasi agar tetap lancar selama periode libur panjang.
Baca juga: Pengungsi di Langkat Kekurangan Air Bersih, Prabowo: Segera Kita Atasi
“Jadi beliau juga ingin memastikan ini sudah minggu kedua menjelang Natal dan Tahun Baru semua fasilitas-fasilitas umum, beliau ingin memastikan kemudian ketersediaan bahan bakar di seluruh wilayah Indonesia, kemudian masalah telekomunikasi, komunikasi, beliau minta untuk itu terus diperhatikan,” ujarnya.
Selain itu, kata Prasetyo, Presiden Prabowo turut menyoroti peringatan dini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait potensi peningkatan curah hujan di sejumlah daerah selama periode Natal dan Tahun Baru. Presiden meminta informasi tersebut menjadi perhatian serius bagi seluruh pihak terkait.
Presiden Prabowo juga menegaskan pentingnya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok serta bahan makanan di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat selama perayaan Nataru.
“Termasuk peringatan dini dari BMKG untuk beberapa daerah yang mungkin di Natal dan Tahun Baru ini akan mengalami peningkatan curah hujan untuk juga menjadi perhatian. Termasuk ketersediaan bahan-bahan pokok dan bahan makanan diminta untuk dijaga kestabilannya di tengah masyarakat yang akan merayakan Natal dan Tahun Baru,” sebut Prasetyo.
Diketahui, Presiden Prabowo sebelumnya telah mengunjungi para pengungsi serta memastikan penanganan bencana berjalan dengan maksimal di wilayah Aceh pada Jumat (12/12/2025) kemarin. Hari ini, Presiden Prabowo melanjutkan untuk meninjau pengungsian di Langkat Sumatera Utara (Sumut), Sabtu (13/12/2025).
Baca juga: Prabowo Kunjungi Pengungsi di Langkat Sumut, Disambut Tangisan Ibu-ibu
“Tadi pagi juga beliau memanfaatkan waktu, karena memang banyak menteri yang ikut hadir mendampingi beliau. Jadi sekaligus selain beliau ingin memastikan penanganan bencana ini dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya dengan secepat-cepatnya, beliau juga kemudian mengadakan rapat untuk persiapan Nataru,” kata Prasetyo dalam keterangannya kepada awak media.
Prasetyo pun mengatakan bahwa Presiden Prabowo menekankan pentingnya kesiapan berbagai fasilitas umum menjelang libur Natal dan Tahun Baru. Ia mengingatkan bahwa saat ini telah memasuki pekan kedua menjelang Nataru sehingga seluruh jajaran pemerintah diminta meningkatkan kewaspadaan dan koordinasi.
Presiden Prabowo, kata Prasetyo, juga meminta agar ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di seluruh wilayah Indonesia dipastikan aman, termasuk kesiapan jaringan telekomunikasi dan komunikasi agar tetap lancar selama periode libur panjang.
Baca juga: Pengungsi di Langkat Kekurangan Air Bersih, Prabowo: Segera Kita Atasi
“Jadi beliau juga ingin memastikan ini sudah minggu kedua menjelang Natal dan Tahun Baru semua fasilitas-fasilitas umum, beliau ingin memastikan kemudian ketersediaan bahan bakar di seluruh wilayah Indonesia, kemudian masalah telekomunikasi, komunikasi, beliau minta untuk itu terus diperhatikan,” ujarnya.
Selain itu, kata Prasetyo, Presiden Prabowo turut menyoroti peringatan dini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait potensi peningkatan curah hujan di sejumlah daerah selama periode Natal dan Tahun Baru. Presiden meminta informasi tersebut menjadi perhatian serius bagi seluruh pihak terkait.
Presiden Prabowo juga menegaskan pentingnya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok serta bahan makanan di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat selama perayaan Nataru.
“Termasuk peringatan dini dari BMKG untuk beberapa daerah yang mungkin di Natal dan Tahun Baru ini akan mengalami peningkatan curah hujan untuk juga menjadi perhatian. Termasuk ketersediaan bahan-bahan pokok dan bahan makanan diminta untuk dijaga kestabilannya di tengah masyarakat yang akan merayakan Natal dan Tahun Baru,” sebut Prasetyo.
(shf)
Lihat Juga :