Tak Gunakan Masker, Puluhan Warga Bekasi Dihukum Push Up dan Nyapu Jalan

Selasa, 15 September 2020 - 19:00 WIB
loading...
Tak Gunakan Masker,...
emerintah Kabupaten Bekasi bersama Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi dan Tentara Nasional Indonesia terus gencar melakukan razia yustisi pedisiplinan protokol kesehatan di 23 kecamatan. SINDOnews/Abdullah M Surjaya
A A A
BEKASI - Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi dan Tentara Nasional Indonesia terus gencar melakukan razia yustisi pedisiplinan protokol kesehatan di 23 kecamatan. Hasilnya, tim gabungan tersebut menjaring puluhan warga di wilayah Kecamatan Tambun Selatan yang tidak menggunakan masker.

Puluhan orang yang terjaring langsung diberikan sanksi berupa push up dan membersihkan jalan, sambl menggunakan rompi orange bertuliskan ‘Pelanggar PSBB Kabupaten Bekasi’. Setelah selesai melaksanakan sanksi, para pelanggar diberikan masker dan diminta secara tertulis tidak mengulangi kembali.

”Ada 41 orang yang terjaring operasi yustisi pedisiplinan protokol kesehatan. Mereka kami berikan tindakan tegas berupa sanksi sosial,” ucap Camat Tambun Selatan, Junaepi kepada SINDOnews, Senin (15/9/2020). (Baca juga; Terpapar Virus Corona, Satu Dokter dari Kabupaten Bekasi Meninggal Dunia )

Menurut Junaepi, mereka terjaring razia di kawasan Pasar Tambun Selatan dan Underpass Tambun yang berada di Jalan Sultan Hasanudin. Dia menjelaskan, operasi yustisi ini akan terus dilakukan setiap hari hingga wilayah Kecamatan Tambun Selatan yang masuk zona merah kembali ke zona hijau. (Baca juga; 40 Desa di Kabupaten Bekasi Masuk Zona Merah Covid-19 )

”Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya mendisiplinkan warga agar mematuhi protokol kesehatan dan tetap menggunakan masker,” ucapnya. Untuk itu, Junaepi berharap warga tetap menerapkan 3M (Memakai Masker, Mencuci Tangan, dan Menjaga Jarak).

Berdasarkan data Posko Tim Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan COVID-19 Kabupaten Bekasi mengkomfirmasi wilayah Kecamatan Tambun Selatan masuk zona merah COVID-19. Dari 9 desa dan 1 kelurahan, ada 16 warga yang terkomfirmasi positif COVID-19, 40 orang suspek COVID-19, dan 57 orang kontak erat.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Letkol Inf Michael Ronald,...
Letkol Inf Michael Ronald, Perwira Kopassus Resmi Jabat Dandim 0509/Kabupaten Bekasi
KPK Panggil Kadis hingga...
KPK Panggil Kadis hingga Kabid Pemkab Bekasi terkait Kasus Bupati Ade Kuswara
KPK Duga Ketua DPD PDIP...
KPK Duga Ketua DPD PDIP Jabar Terima Aliran Uang Penyuap Bupati Kabupaten Bekasi
Rekomendasi
Anomali Tiket Pesawat:...
Anomali Tiket Pesawat: Penerbangan Domestik Dipungut PPN, ke Luar Negeri Bebas Pajak
Miss Indonesia 2026...
Miss Indonesia 2026 Sambangi Yogyakarta, Cari Perempuan Berbakat dengan Kepedulian Sosial Tinggi
Resmi Menikah, Jennifer...
Resmi Menikah, Jennifer Coppen Disambut Hangat Keluarga Justin Hubner
Berita Terkini
Makin Dicintai Dunia,...
Makin Dicintai Dunia, Batik Ramah Lingkungan Asal Semarang Sukses Mendunia lewat LinkUMKM BRI
BMKG Ungkap 5 Daerah...
BMKG Ungkap 5 Daerah Tak Diguyur Hujan Lebih Sebulan, Probolinggo Terlama
Hujan Diprediksi Guyur...
Hujan Diprediksi Guyur Sebagian Besar Jakarta Siang hingga Sore Hari Ini
CCTV Bundaran HI Dituding...
CCTV Bundaran HI Dituding Mati saat Demo Mahasiswa, Diskominfotik DKI Jakarta Buka Suara
Sudirman Said: Kepemimpinan...
Sudirman Said: Kepemimpinan Berkelanjutan Lahir dari Sistem yang Kuat
Suma UI Dukung LGBT,...
Suma UI Dukung LGBT, Universitas Indonesia Lakukan Evaluasi Internal
Infografis
Puluhan Rudal dan Ratusan...
Puluhan Rudal dan Ratusan Drone Rusia Bombardir Ibu Kota Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved