Kolaborasi Kantorpos dan Kelurahan, Penyaluran BLT Kesra di Tangsel Tertib dan Efektif
Selasa, 09 Desember 2025 - 13:50 WIB
loading...
Tangerang Selatan menjadi salah satu titik penting penyaluran BLT Kesra 2025, yang merupakan bantuan tunai dari pemerintah melalui Kementerian Sosial. Foto/Dok. SindoNews
A
A
A
TANGSEL - Tangerang Selatan menjadi salah satu titik penting penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kesra 2025, yang merupakan bantuan tunai dari pemerintah melalui Kementerian Sosial bagi keluarga rentan (desil 2 hingga 4) di seluruh Indonesia. Dengan penugasan nasional kepada PT Pos Indonesia (Persero) , penyaluran dilakukan serentak melalui Kantorpos dan titik komunitas yang mendekatkan layanan kepada warga.
Di Serpong Utara, khususnya Kelurahan Pakulonan, mekanisme distribusi berjalan paralel. Sebagian warga mengambil di kantorpos, sebagian lain dilayani di kelurahan yang dipilih sebagai titik pembayaran yang diistilahkan dengan komunitas.
Lurah Pakulonan, Dwi Santoso, menyambut penyaluran BLTS Kesra ini dengan kesiapan penuh. Ia mengatakan sejak awal sudah ada koordinasi intens antara pihak kelurahan dan kantorpos. “Saya pertama-tama mengucapkan terima kasih banyak, terkhusus kepada pemerintah yang sudah menyalurkan BLTS-nya melalui Kantorpos ,” katanya, Selasa (9/12/2025). Baca juga: BLT Kesra Rp900 Ribu untuk 35 Juta Penerima Tersalurkan 75%, Tuntas Desember
Menurut Dwi Santoso, kerjasama dengan Kantorpos ini sudah berjalan dengan sangat bagus. “Ya, karena beberapa waktu lalu dari pihak Kantorpos pun sudah ada koordinasi dengan kami bahwa akan ada penyaluran di hari ini, dan alhamdulillah penyalurannya juga bagus,” tandasnya.
Ia menjelaskan tim atau petugas Kantorpos bekerja dengan dedikasi tinggi. Tidak hanya mengirim satu petugas, mereka mendatangkan dua orang di titik Pakulonan untuk mempercepat proses penyaluran.
Meski ada sedikit penumpukan warga, situasinya tetap terkendali dan tidak menimbulkan kericuhan. “Antusiasmenya warga yang pengen menerima itu tinggi. Jadi ada sedikit penumpukan, tapi Alhamdulillah masih bisa teratasi,” tuturnya.
Sementara itu, hari kelima Kantorpos Pondok Aren telah salurkan BLT Kesra ke 8.700 KPM. Koordinator Cabang Pos Pondok Aren, Sujana, menjelaskan jadwal utama berlangsung selama 7 hari, mencakup 11 kelurahan. Pada 27 November, penyaluran sudah mencapai lebih dari 1.100 KPM hanya dalam sehari, khusus untuk Kelurahan Pondok Petung, Pondok Kacang Timur, dan Perigi Baru.
Sistem penyaluran BLT Kesra pun dirancang agar tidak terjadi penumpukan. Jika satu titik melebihi kapasitas, maka jadwal dibagi dua. “Mekanisme yang kita lakukan adalah konsolidasi dengan masing-masing kelurahan. Undangan yang satu minggu lalu kita sebar didropping ke kelurahan-kelurahan untuk disalurkan. Jadwal tiap kelurahannya sudah kita tentukan tanggal dan harinya.”
Ketika serapan di satu kelurahan sudah mencapai 80%, penyaluran dipercepat ke jadwal berikutnya agar tidak menambah antrian harian. “Harapan kami dari Kantorpos Pondok Aren, semoga dalam penyaluran kita bisa melayani masyarakat dengan baik dan mempunyai kepuasan. Pos Indonesia sebagai jurubayar bisa diberi kepercayaan kembali untuk menyalurkan bantuan-bantuan pemerintah,” terangnya. Baca juga: Penerima BLT Kesra di Batam Naik 3 Kali Lipat, Penyaluran Terus Berlanjut
Cerita para KPM di Tangerang Selatan memperlihatkan betapa bantuan ini menjadi ruang bernapas bagi keluarga-keluarga kecil yang tinggal di Serpong Utara, Pondok Aren, dan Pondok Betung. Ayu Astuti, seorang karyawan swasta yang tinggal di Pondok Betung tetapi bekerja di Bintaro, datang ke kantorpos setelah memastikan melalui aplikasi pesan bahwa ia boleh mengambil bantuan di lokasi terdekat dari kantornya. “Aku awalnya kaget, karena nggak daftar apa-apa ya. Tiba-tiba dapat. Ya Alhamdulillah seneng juga sih,” katanya.
Ia menjelaskan bahwa informasinya diperoleh dari RT yang menanyakan nomor NIK dan mencocokkannya dengan data Kemensos. Ayu mengapresiasi pelayanan kantorpos. Ia juga menyinggung soal sosialisasi yang perlu diperluas. “Semoga pemerintah lebih mensosialisasi agar penerimanya bisa lebih banyak dan tepat sasaran,” ujarnya.
Di Serpong Utara, khususnya Kelurahan Pakulonan, mekanisme distribusi berjalan paralel. Sebagian warga mengambil di kantorpos, sebagian lain dilayani di kelurahan yang dipilih sebagai titik pembayaran yang diistilahkan dengan komunitas.
Lurah Pakulonan, Dwi Santoso, menyambut penyaluran BLTS Kesra ini dengan kesiapan penuh. Ia mengatakan sejak awal sudah ada koordinasi intens antara pihak kelurahan dan kantorpos. “Saya pertama-tama mengucapkan terima kasih banyak, terkhusus kepada pemerintah yang sudah menyalurkan BLTS-nya melalui Kantorpos ,” katanya, Selasa (9/12/2025). Baca juga: BLT Kesra Rp900 Ribu untuk 35 Juta Penerima Tersalurkan 75%, Tuntas Desember
Menurut Dwi Santoso, kerjasama dengan Kantorpos ini sudah berjalan dengan sangat bagus. “Ya, karena beberapa waktu lalu dari pihak Kantorpos pun sudah ada koordinasi dengan kami bahwa akan ada penyaluran di hari ini, dan alhamdulillah penyalurannya juga bagus,” tandasnya.
Ia menjelaskan tim atau petugas Kantorpos bekerja dengan dedikasi tinggi. Tidak hanya mengirim satu petugas, mereka mendatangkan dua orang di titik Pakulonan untuk mempercepat proses penyaluran.
Meski ada sedikit penumpukan warga, situasinya tetap terkendali dan tidak menimbulkan kericuhan. “Antusiasmenya warga yang pengen menerima itu tinggi. Jadi ada sedikit penumpukan, tapi Alhamdulillah masih bisa teratasi,” tuturnya.
Sementara itu, hari kelima Kantorpos Pondok Aren telah salurkan BLT Kesra ke 8.700 KPM. Koordinator Cabang Pos Pondok Aren, Sujana, menjelaskan jadwal utama berlangsung selama 7 hari, mencakup 11 kelurahan. Pada 27 November, penyaluran sudah mencapai lebih dari 1.100 KPM hanya dalam sehari, khusus untuk Kelurahan Pondok Petung, Pondok Kacang Timur, dan Perigi Baru.
Sistem penyaluran BLT Kesra pun dirancang agar tidak terjadi penumpukan. Jika satu titik melebihi kapasitas, maka jadwal dibagi dua. “Mekanisme yang kita lakukan adalah konsolidasi dengan masing-masing kelurahan. Undangan yang satu minggu lalu kita sebar didropping ke kelurahan-kelurahan untuk disalurkan. Jadwal tiap kelurahannya sudah kita tentukan tanggal dan harinya.”
Ketika serapan di satu kelurahan sudah mencapai 80%, penyaluran dipercepat ke jadwal berikutnya agar tidak menambah antrian harian. “Harapan kami dari Kantorpos Pondok Aren, semoga dalam penyaluran kita bisa melayani masyarakat dengan baik dan mempunyai kepuasan. Pos Indonesia sebagai jurubayar bisa diberi kepercayaan kembali untuk menyalurkan bantuan-bantuan pemerintah,” terangnya. Baca juga: Penerima BLT Kesra di Batam Naik 3 Kali Lipat, Penyaluran Terus Berlanjut
Cerita para KPM di Tangerang Selatan memperlihatkan betapa bantuan ini menjadi ruang bernapas bagi keluarga-keluarga kecil yang tinggal di Serpong Utara, Pondok Aren, dan Pondok Betung. Ayu Astuti, seorang karyawan swasta yang tinggal di Pondok Betung tetapi bekerja di Bintaro, datang ke kantorpos setelah memastikan melalui aplikasi pesan bahwa ia boleh mengambil bantuan di lokasi terdekat dari kantornya. “Aku awalnya kaget, karena nggak daftar apa-apa ya. Tiba-tiba dapat. Ya Alhamdulillah seneng juga sih,” katanya.
Ia menjelaskan bahwa informasinya diperoleh dari RT yang menanyakan nomor NIK dan mencocokkannya dengan data Kemensos. Ayu mengapresiasi pelayanan kantorpos. Ia juga menyinggung soal sosialisasi yang perlu diperluas. “Semoga pemerintah lebih mensosialisasi agar penerimanya bisa lebih banyak dan tepat sasaran,” ujarnya.
(poe)
Lihat Juga :