Ditanya Prabowo soal Listrik di Aceh, Bahlil: Malam Ini 97 Persen Nyala Semua
Minggu, 07 Desember 2025 - 15:59 WIB
loading...
Presiden Prabowo Subianto meninjau lokasi pengungsian korban banjir dan longsor di Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Aceh, Minggu (7/12/2025). Presiden juga menanyakan kondisi listrik kepada Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Foto: Setpres
A
A
A
BIREUEN - Presiden Prabowo Subianto meninjau lokasi pengungsian korban banjir dan longsor di Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Aceh, Minggu (7/12/2025). Dalam kesempatan itu, Presiden menanyakan kondisi listrik kepada Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.
“Terima kasih juga ESDM. Lampu? Menyala sudah cepat?” kata Prabowo ke Bahlil, Minggu (7/12/2025).
Baca juga: Kunjungi Pengungsian, Prabowo Makan Bareng Pengungsi Korban Bencana
Bahlil menyatakan pemulihan hampir sepenuhnya selesai. Malam ini listrik di Aceh sudah menyala. “Malam ini nyala, Pak. Seluruh Aceh 97 persen, malam ini Aceh semua menyala,” ujar Bahlil.
Mendengar laporan tersebut, Prabowo menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang ikut terlibat dalam pemulihan.
“Terima kasih. Ini musibah, tantangan yang kita coba, ini pimpinan baru satu tahun, Presiden satu tahun, Gubernur satu tahun, Bupati satu tahun, tapi kita dipilih untuk mengatasi kesulitan,” katanya.
Sebelumnya, PT PLN menyalakan kembali listrik di lokasi-lokasi vital di Aceh Tamiang, Kamis, 4 Desember 2025 yang sebelumnya mengalami kerusakan akibat bencana banjir. Dengan pasokan listrik, pelayanan publik kembali pulih.
RSUD Muda Sedia, Aceh Tamiang yang menjadi pusat pelayanan kesehatan korban bencana berhasil menyala dengan mesin genset PLN berkapasitas 66.000 Watt. RSUD Muda Sedia dapat memberikan pelayanan yang lebih optimal untuk warga terdampak bencana.
PLN bahu-membahu dengan TNI, Polri, dan masyarakat mendatangkan genset dari Langsa, melewati jalur darat penuh lumpur, tanah ambles, hingga ruas jalan yang terputus. "PLN juga berhasil menyalakan listrik ke Tamiang Sport Center yang menjadi pusat posko pengungsian menggunakan jaringan listrik PLN," demikian dikutip dari keterangan PLN, Sabtu (6/12/2025).
PLN juga telah mengalirkan listrik ke PDAM Aceh Tamiang menggunakan genset 33.000 Watt yang dikirim dari Binjai, sehingga kebutuhan air bersih masyarakat telah berhasil dinormalkan.
Untuk mendukung layanan publik dan pemerintahan, PLN berkolaborasi dengan Polri mendatangkan genset 100.000 Watt dari Banda Aceh menggunakan jalur laut.
“Terima kasih juga ESDM. Lampu? Menyala sudah cepat?” kata Prabowo ke Bahlil, Minggu (7/12/2025).
Baca juga: Kunjungi Pengungsian, Prabowo Makan Bareng Pengungsi Korban Bencana
Bahlil menyatakan pemulihan hampir sepenuhnya selesai. Malam ini listrik di Aceh sudah menyala. “Malam ini nyala, Pak. Seluruh Aceh 97 persen, malam ini Aceh semua menyala,” ujar Bahlil.
Mendengar laporan tersebut, Prabowo menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang ikut terlibat dalam pemulihan.
“Terima kasih. Ini musibah, tantangan yang kita coba, ini pimpinan baru satu tahun, Presiden satu tahun, Gubernur satu tahun, Bupati satu tahun, tapi kita dipilih untuk mengatasi kesulitan,” katanya.
Sebelumnya, PT PLN menyalakan kembali listrik di lokasi-lokasi vital di Aceh Tamiang, Kamis, 4 Desember 2025 yang sebelumnya mengalami kerusakan akibat bencana banjir. Dengan pasokan listrik, pelayanan publik kembali pulih.
RSUD Muda Sedia, Aceh Tamiang yang menjadi pusat pelayanan kesehatan korban bencana berhasil menyala dengan mesin genset PLN berkapasitas 66.000 Watt. RSUD Muda Sedia dapat memberikan pelayanan yang lebih optimal untuk warga terdampak bencana.
PLN bahu-membahu dengan TNI, Polri, dan masyarakat mendatangkan genset dari Langsa, melewati jalur darat penuh lumpur, tanah ambles, hingga ruas jalan yang terputus. "PLN juga berhasil menyalakan listrik ke Tamiang Sport Center yang menjadi pusat posko pengungsian menggunakan jaringan listrik PLN," demikian dikutip dari keterangan PLN, Sabtu (6/12/2025).
PLN juga telah mengalirkan listrik ke PDAM Aceh Tamiang menggunakan genset 33.000 Watt yang dikirim dari Binjai, sehingga kebutuhan air bersih masyarakat telah berhasil dinormalkan.
Untuk mendukung layanan publik dan pemerintahan, PLN berkolaborasi dengan Polri mendatangkan genset 100.000 Watt dari Banda Aceh menggunakan jalur laut.
(jon)
Lihat Juga :