Pulihkan Pasokan Listrik, Pembangunan 2 Jalur Tower Emergency di Bireuen Hampir Selesai
Minggu, 07 Desember 2025 - 14:13 WIB
loading...
Tim Siaga Bencana Kementerian ESDM di Kabupaten Bireuen memastikan dua jalur Tower Emergency segera beroperasi, setelah progres pembangunan fisik mencapai sekitar 87 persen. Foto: Ist
A
A
A
BIREUEN - Upaya memulihkan pasokan listrik di kawasan Aceh pascabencana banjir dan tanah longsor terus dipacu di tengah cuaca ekstrem dan medan berat yang memaksa kabel melintasi aliran sungai. Tim Siaga Bencana Kementerian ESDM di Kabupaten Bireuen memastikan dua jalur Tower Emergency segera beroperasi, setelah progres pembangunan fisik mencapai sekitar 87 persen. Pekerjaan difokuskan pada dua jalur kritis, yakni Bireuen-Arun dan Bireuen-Peusangan.
Ketua Tim Siaga Bencana Rudy Sufahriadi menjelaskan, struktur menara untuk kedua jalur sudah berdiri dan tim teknis kini berada pada tahap penting penarikan kabel (stringing).
"Tower emergency sudah berdiri dan proses penarikan kabel sedang berjalan," kata Ketua Tim ESDM Siaga Bencana Rudy Sufahriadi, Minggu (7/12/2025).
Kondisi cuaca dan topografi menjadi kendala utama. Lokasi yang menuntut kabel melintasi sungai serta hujan deras yang kerap mengguyur membuat pengangkutan material dan pengerjaan lapangan harus disesuaikan demi keselamatan tim. "Jika hujan deras, pekerjaan dihentikan untuk mengutamakan keselamatan," ucapnya.
Selain itu, dalam memulihkan pasokan listrik, Kementerian ESDM terus berkomunikasi intensif dengan PT PLN (Persero). Tim di lapangan akan mengejar target operasional listrik sesuai arahan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan Direktur Utama PT PLN (persero) Darmawan Prasodjo.
Ketua Tim Siaga Bencana Rudy Sufahriadi menjelaskan, struktur menara untuk kedua jalur sudah berdiri dan tim teknis kini berada pada tahap penting penarikan kabel (stringing).
"Tower emergency sudah berdiri dan proses penarikan kabel sedang berjalan," kata Ketua Tim ESDM Siaga Bencana Rudy Sufahriadi, Minggu (7/12/2025).
Kondisi cuaca dan topografi menjadi kendala utama. Lokasi yang menuntut kabel melintasi sungai serta hujan deras yang kerap mengguyur membuat pengangkutan material dan pengerjaan lapangan harus disesuaikan demi keselamatan tim. "Jika hujan deras, pekerjaan dihentikan untuk mengutamakan keselamatan," ucapnya.
Selain itu, dalam memulihkan pasokan listrik, Kementerian ESDM terus berkomunikasi intensif dengan PT PLN (Persero). Tim di lapangan akan mengejar target operasional listrik sesuai arahan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan Direktur Utama PT PLN (persero) Darmawan Prasodjo.
Lihat Juga :