Terobos Lokasi Bencana Sumatra, Tim NU Peduli Hadir Salurkan Bantuan
Jum'at, 05 Desember 2025 - 20:54 WIB
loading...
Tim NU Peduli bersama rombongan NU Care-LAZISNU menyalurkan bantuan bagi korban bencana di Pasaman Barat, Sumbar. FOTO/IST
A
A
A
ACEH - Sejumlah pihak bergerak cepat turun ke wilayah terdampak banjir di Pulau Sumatra untuk memberikan bantuan kepada para korban. Salah satunya Tim NU Peduli yang sigap mendirikan posko relawan.
Di Aceh, Tim NU Peduli sejak Kamis (4/12/2025) telah membuka Posko Logistik Utama di depan Kantor MUI Aceh, Jalan Soekarno-Hatta, Lampeuneurut, Tingkeum, Darul Imarah. Selain itu, Posko Informasi dan Koordinasi Relawan juga diaktifkan di Gedung PWNU Aceh sebagai pusat konsolidasi, pendataan kebutuhan, dan pergerakan relawan ke titik-titik terdampak seperti Pidie Jaya dan Bireuen.
Gerak sigap juga dilakukan di Sumatera Barat. Di Kampung Pasang Siang, Jorong Perhimpunan Nagari Talu, Pasaman Barat, Tim NU Peduli bersama rombongan NU Care-LAZISNU mendirikan posko logistik untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan mendesak warga.
Direktur Eksekutif NU Care-LAZISNU, Riri Khariroh menjelaskan, pascabencana terjadi, pohaknya berkoordinasi intensif dengan LPBI PBNU di tingkat pusat, serta berkoordinasi dengan Lazisnu dan LPBI di wilayah Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat untuk mempercepat penanganan bencana di Sumatra.
"Per hari Kamis, tim NU Care-Lazisnu bersama NU Online dan TVNU telah terjun ke lokasi bencana di Aceh dan Sumbar, sementara tim LPBI PBNU menangani bencana di Sumut," kata Riri dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (5/12/2025).
Ia menegaskan, NU Care-LAZISNU dalam program NU Peduli Bencana Sumatra berkomitmen untuk terus menyalurkan bantuan dan mendampingi warga terdampak hingga masa pemulihan. "Penggalangan bantuan juga masih terus berjalan, dan kami mengajak masyarakat untuk terus membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana di Sumatra," imbuhnya.
Di Aceh, Wakil Direktur Fundraising, Humas, dan IT NU Care-LAZISNU Anik Rifqoh, yang turun ke lokasi bencana mengungkapkan, pihaknya menjadi rombongan pertama yang tiba di lapangan untuk melakukan asesmen dan distribusi bantuan tahap pertama. "InsyaAllah tim-tim berikutnya akan menyusul untuk memperkuat penanganan bencana," ujarnya.
Di Posko Logistik, relawan NU Peduli Aceh, Muhammad Idris tampak menyortir pakaian layak untuk balita hingga lansia. "Seluruh bantuan disesuaikan dengan kebutuhan setiap daerah agar lebih tepat sasaran," ucap Idris.
Sementara itu, perwakilan NU Care-LAZISNU PBNU di Sumatra Barat juga melakukan asesmen dan menyalurkan bantuan logistik seperti beras, paket sembako, serta perlengkapan dapur umum. Bantuan tersebut diserahkan langsung di dapur umum titik pengungsian di Pasaman Barat, Sumbar. Manajer SDM dan Umum NU Care-LAZISNU PBNU, Dewi Rochmawati turun langsung menemui warga dan menyerahkan bantuan.
"Kami memberikan bantuan sembako dan akan menindaklanjuti kebutuhan berikutnya," jelas Dewi.
Ketua LAZISNU Pasaman Barat, Mita Fitria menuturkan, selain menimbun rumah warga, bencana tanah longsor di Pasaman Barat juga mengalihkan aliran sungai ke area persawahan dan merusak jembatan strategis penghubung antar-kampung. "Dengan jembatan terputus, aktivitas ekonomi warga benar-benar terhenti," ungkap Mita.
Dia mengatakan, perjalanan Tim NU Peduli menuju lokasi terdampak pun tidak mudah. "Di Sumbar, Tim harus menempuh perjalanan dua jam dari pusat Kota Pasaman Barat dan melewati sejumlah titik longsor yang sebelumnya sempat memutus akses jalan," katanya.
Melalui kehadiran Posko di Aceh Besar serta penyaluran bantuan langsung di Pasaman Barat, NU Care-LAZISNU bersama Tim NU Peduli menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi warga terdampak pada masa tanggap darurat dan pemulihan. Distribusi logistik, koordinasi relawan, asesmen lanjutan, dan penggalangan donasi publik akan terus diperkuat untuk membantu masyarakat bangkit dari dampak bencana.
Di Aceh, Tim NU Peduli sejak Kamis (4/12/2025) telah membuka Posko Logistik Utama di depan Kantor MUI Aceh, Jalan Soekarno-Hatta, Lampeuneurut, Tingkeum, Darul Imarah. Selain itu, Posko Informasi dan Koordinasi Relawan juga diaktifkan di Gedung PWNU Aceh sebagai pusat konsolidasi, pendataan kebutuhan, dan pergerakan relawan ke titik-titik terdampak seperti Pidie Jaya dan Bireuen.
Gerak sigap juga dilakukan di Sumatera Barat. Di Kampung Pasang Siang, Jorong Perhimpunan Nagari Talu, Pasaman Barat, Tim NU Peduli bersama rombongan NU Care-LAZISNU mendirikan posko logistik untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan mendesak warga.
Direktur Eksekutif NU Care-LAZISNU, Riri Khariroh menjelaskan, pascabencana terjadi, pohaknya berkoordinasi intensif dengan LPBI PBNU di tingkat pusat, serta berkoordinasi dengan Lazisnu dan LPBI di wilayah Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat untuk mempercepat penanganan bencana di Sumatra.
"Per hari Kamis, tim NU Care-Lazisnu bersama NU Online dan TVNU telah terjun ke lokasi bencana di Aceh dan Sumbar, sementara tim LPBI PBNU menangani bencana di Sumut," kata Riri dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (5/12/2025).
Ia menegaskan, NU Care-LAZISNU dalam program NU Peduli Bencana Sumatra berkomitmen untuk terus menyalurkan bantuan dan mendampingi warga terdampak hingga masa pemulihan. "Penggalangan bantuan juga masih terus berjalan, dan kami mengajak masyarakat untuk terus membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana di Sumatra," imbuhnya.
Di Aceh, Wakil Direktur Fundraising, Humas, dan IT NU Care-LAZISNU Anik Rifqoh, yang turun ke lokasi bencana mengungkapkan, pihaknya menjadi rombongan pertama yang tiba di lapangan untuk melakukan asesmen dan distribusi bantuan tahap pertama. "InsyaAllah tim-tim berikutnya akan menyusul untuk memperkuat penanganan bencana," ujarnya.
Di Posko Logistik, relawan NU Peduli Aceh, Muhammad Idris tampak menyortir pakaian layak untuk balita hingga lansia. "Seluruh bantuan disesuaikan dengan kebutuhan setiap daerah agar lebih tepat sasaran," ucap Idris.
Sementara itu, perwakilan NU Care-LAZISNU PBNU di Sumatra Barat juga melakukan asesmen dan menyalurkan bantuan logistik seperti beras, paket sembako, serta perlengkapan dapur umum. Bantuan tersebut diserahkan langsung di dapur umum titik pengungsian di Pasaman Barat, Sumbar. Manajer SDM dan Umum NU Care-LAZISNU PBNU, Dewi Rochmawati turun langsung menemui warga dan menyerahkan bantuan.
"Kami memberikan bantuan sembako dan akan menindaklanjuti kebutuhan berikutnya," jelas Dewi.
Ketua LAZISNU Pasaman Barat, Mita Fitria menuturkan, selain menimbun rumah warga, bencana tanah longsor di Pasaman Barat juga mengalihkan aliran sungai ke area persawahan dan merusak jembatan strategis penghubung antar-kampung. "Dengan jembatan terputus, aktivitas ekonomi warga benar-benar terhenti," ungkap Mita.
Dia mengatakan, perjalanan Tim NU Peduli menuju lokasi terdampak pun tidak mudah. "Di Sumbar, Tim harus menempuh perjalanan dua jam dari pusat Kota Pasaman Barat dan melewati sejumlah titik longsor yang sebelumnya sempat memutus akses jalan," katanya.
Melalui kehadiran Posko di Aceh Besar serta penyaluran bantuan langsung di Pasaman Barat, NU Care-LAZISNU bersama Tim NU Peduli menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi warga terdampak pada masa tanggap darurat dan pemulihan. Distribusi logistik, koordinasi relawan, asesmen lanjutan, dan penggalangan donasi publik akan terus diperkuat untuk membantu masyarakat bangkit dari dampak bencana.
(abd)
Lihat Juga :