Khawatir Soal Biaya, Dua Korban Penembakan di Barukang Ogah ke RS

Selasa, 15 September 2020 - 15:26 WIB
loading...
Khawatir Soal Biaya,...
Keluarga korban penembakan saat berada di rumah sakit pasca insiden. Foto: Sindonews/dok
A A A
MAKASSAR - Dua korban insiden penembakan terjadi di Jalan Barukang, Kelurahan Pattingalloang, Kecamatan Ujung Tanah akhir Agustus lalu ogah ke rumah sakit meski masih butuh perawatan karena khawatir biaya.

Bahkan saat ini, kedua korban yang didampingi Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Makassar tersebut yakni Iqbal (22) dan Amar (19) kondisinya masih buruk dan sementara pemulihan.

Baca Juga: Belasan Polisi Terlibat Penembakan Maut di Barukang Segera Disidang

Wakil Ketua LBH Makassar Abdul Azis Dumba megatakan, pihaknya baru saja mengunjungi kediaman kedua korban penembakan untuk melihat kondisinya saat ini. Namun dirinya menilai kepolisian abai pasalnya tidak memperhatikan mereka.

"Dua korban masih merasakan sakit dan mau membawa ke rumah sakit tapi khawatir masalah biaya. Saya pikir ini merupakan gambaran, jika kepolisian memang tidak menjamin proses pemulihan kesehatan termasuk pengobatan para korban," jelasnya, Selasa (15/9/2020).

Azis berpendapat, kepolisian baik dari Polda Sulsel, Polres Pelabuhan Makassar hingga Polsek Ujung Tanah selaku institusi yang paling bertanggung jawab atas insiden yang menewaskan salah satu korban yakni pemuda bernama Anjas (23) terkesan abai dan seolah-olah melindungi membuat citra baik saja.

"Ada proses pemulihan kondisi korban, baik kesehatan maupun psikologis karena itu berdampak, baik korban dan keluarganya, nah itu yang tidak dilakukan," tandasnya. (Baca Juga: LBH Nilai Polisi Coba Lindungi Institusi Terkait Penembakan Maut di Barukang)

Menurut Azis, kepolisian nampaknya tak serius menangani persoalan dugaan pelanggaran HAM dan kesalahan prosedur oleh kepolisian terhadap warga sipil. Terlebih sejak peristiwa terjadi pada Minggu 30 Agustus 2020 lalu, tidak ada perkembangan berarti yang diungkap kepolisian ke khalayak.

Bahkan sampai kasus tersebut yang diduga melibatkan 16 anggota kepolisian dari Polsek Ujung Tanah dan Polres Pelabuhan Makassar telah dilaporkan ke Polda Sulsel terkait dugaan pelanggaran pidana didampingi LBH Makassar.

Keluarga korban bahkan melaporkan Bripka Usman, anggota Polsek Ujung Tanah yang diduga menjadi otak dalam insiden berdarah di lingkungan Kelurahan Pattingalloang. Kepolisian lanjut Azis, hanya cenderung melindungi anggotanya dan institusinya saja.

Baca Juga: Bareskrim Mabes Polri Diminta Usut Kasus Penembakan Maut di Barukang

"Kasus ini sudah hampir berjalan tiga minggu. Tapi tidak ada transparansi dari kepolisian sendiri bagaimana perjalanan perkaranya. Korban hanya menuntut keadilan tentang transparansi, akuntabilitas dan pertanggungjawaban kepolisian," ungkap Azis.

Kapolres Pelabuhan Makassar AKBP Kadarislam Kasim mengaku selama kasus ini berjalan, pihaknya selalu memantau kondisi korban penembakan . Termasuk kebutuhan pengobatan guna pemulihan kesehatan.

"Kalau itu (kondisi korban memburuk) Sementara kami cek. Kalau selama ini kita masih pantau kesehatannya kalau ada kebutuhannya terkait pengobatan kita juga bantu," turur Kadarislam melalui sambungan telepon.
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Anggota KKB Pelaku Pembakaran...
Anggota KKB Pelaku Pembakaran Perumahan Pemkab dan Penembakan Pesawat Ditangkap
Satgas Operasi Damai...
Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 Tangkap KKB Penembak Warga Sipil
Biadab, OPM Tembak Mati...
Biadab, OPM Tembak Mati ASN di Yahukimo Papua
Penembakan di Grasberg...
Penembakan di Grasberg Papua Tengah, Satu Karyawan Freeport Jadi Korban
Satgas Tangkap Meno...
Satgas Tangkap Meno Heluka, KKB yang Tembak Babinsa di Yahukimo
Kasat-Kanit Narkoba...
Kasat-Kanit Narkoba Polres Toraja Terjerat Narkoba, Polri: Tak Ada Toleransi
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Rentetan Penembakan...
Rentetan Penembakan Guncang Israel, 1 Tewas, 5 Luka
Aneh tapi Nyata, Anjing...
Aneh tapi Nyata, Anjing Menembak Seorang Wanita di AS
Rekomendasi
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putusan PTUN Tegaskan...
Putusan PTUN Tegaskan Keabsahan SK Menkum, Kepemimpinan Mardiono sebagai Ketum PPP Sah
Berkas Perkara 3 Pejabat...
Berkas Perkara 3 Pejabat Bea Cukai Dilimpahkan ke Pengadilan, Segera Disidang
Berita Terkini
Taufik Hidayat Penyekap...
Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Pacar Tertawa saat Digiring ke Polda Jabar
Peserta Jumtek PMR-Relawan...
Peserta Jumtek PMR-Relawan Antusias Adu Tangkas Tandu Darurat hingga Belajar Bahasa Isyarat
Ketua PMI DKI Jakarta:...
Ketua PMI DKI Jakarta: Relawan Muda Garda Terdepan yang Siap Go Internasional
Pegadaian CPS Pondok...
Pegadaian CPS Pondok Aren Gelar Pengobatan Gratis bagi Ratusan Masyarakat
Ini Penampakan Taufik...
Ini Penampakan Taufik Hidayat usai Ditangkap Polisi, Tangan Diborgol Tali Ties
Taufik Hidayat Pelaku...
Taufik Hidayat Pelaku Penganiayaan Sadis Ditangkap di Majalaya
Infografis
Dua Skenario HUT ke-79...
Dua Skenario HUT ke-79 RI: Bisa di Jakarta dan IKN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved