TNI dan PLN Bergerak Tanpa Henti untuk Aceh Terang Kembali
Rabu, 03 Desember 2025 - 11:35 WIB
loading...
PLN terus bergerak memulihkan pasokan listrik ke masyarakat terdampak banjir di Aceh. Petugas bekerja 24 jam membangun kembali infrastuktur listrik yang rusak. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - PT PLN (Persero) bergerak tanpa henti demi memulihkan pasokan listrik ke masyarakat yang terdampak banjir di Aceh. Di lapangan, para petugas PLN bekerja 24 jam non stop membangun kembali infrastuktur-infrastruktur kelistrikan yang rusak.
Tapi PLN tak sendirian. Berbagai pihak turut membantu agar listrik bisa mengalir lagi ke wilayah-wilayah terdampak bencana.
Baca juga: Update Korban Bencana Sumatera: 753 Orang Tewas, 650 Hilang
Untuk mengangkut material misalnya, PLN mendapat dukungan dari TNI. Truk-truk dan helikoter TNI dikerahkan untuk mengangkut material-material infrastruktur kelistrikan. Dukungan ini amat penting karena akses ke sejumlah titik masih sulit ditembus.
"Didukung truk TNI di jalur darat yang sudah tersambung, sejak Minggu (30/11) sampai Senin (1/12) kami bergerak mengirim material tower tegangan tinggi dari Banda Aceh ke Bireuen. Begitu material tower tiba di Bireuen, heli TNI langsung menerbangkannya ke titik-titik pembangunan tower," kata Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, Rabu (3/12/2025).
Berkat kolaborasi dengan TNI, kini 80 persen material sudah tiba di titik-titik pendirian menara listrik tegangan tinggi.
"Sejak material kloter pertama tiba di titik pendirian tower, tim PLN yang sudah bersiap langsung bekerja keras membangun fondasi dan merakit tower tegangan tinggi tersebut," ujar Darmawan.
Baca juga: Bencana Alam Terjadi di Mana-mana, Jangan Lupa Amalkan Doa Ini!
Hasilnya, pemulihan listrik bisa dikebut. Menara listrik tegangan tinggi jalur Arun-Bireuen yang ambrol diterjang banjir dapat dibangun kembali dalam 2-3 hari saja. Diharapkan, Aceh yang sekarang gelap gulita bisa kembali terang pada Jumat (5/12).
"Perbaikan kami percepat dari 5-6 hari menjadi 2-3 hari. Tim PLN sudah memulai pembangunannya. Kami berjuang memastikan transmisi tegangan tinggi Arun-Bireuen bisa beroperasi pada Jumat (5/12), agar Aceh yang sekarang masih padam bisa pulih dan menyala kembali," tegasnya.
Tapi PLN tak sendirian. Berbagai pihak turut membantu agar listrik bisa mengalir lagi ke wilayah-wilayah terdampak bencana.
Baca juga: Update Korban Bencana Sumatera: 753 Orang Tewas, 650 Hilang
Untuk mengangkut material misalnya, PLN mendapat dukungan dari TNI. Truk-truk dan helikoter TNI dikerahkan untuk mengangkut material-material infrastruktur kelistrikan. Dukungan ini amat penting karena akses ke sejumlah titik masih sulit ditembus.
"Didukung truk TNI di jalur darat yang sudah tersambung, sejak Minggu (30/11) sampai Senin (1/12) kami bergerak mengirim material tower tegangan tinggi dari Banda Aceh ke Bireuen. Begitu material tower tiba di Bireuen, heli TNI langsung menerbangkannya ke titik-titik pembangunan tower," kata Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, Rabu (3/12/2025).
Berkat kolaborasi dengan TNI, kini 80 persen material sudah tiba di titik-titik pendirian menara listrik tegangan tinggi.
"Sejak material kloter pertama tiba di titik pendirian tower, tim PLN yang sudah bersiap langsung bekerja keras membangun fondasi dan merakit tower tegangan tinggi tersebut," ujar Darmawan.
Baca juga: Bencana Alam Terjadi di Mana-mana, Jangan Lupa Amalkan Doa Ini!
Hasilnya, pemulihan listrik bisa dikebut. Menara listrik tegangan tinggi jalur Arun-Bireuen yang ambrol diterjang banjir dapat dibangun kembali dalam 2-3 hari saja. Diharapkan, Aceh yang sekarang gelap gulita bisa kembali terang pada Jumat (5/12).
"Perbaikan kami percepat dari 5-6 hari menjadi 2-3 hari. Tim PLN sudah memulai pembangunannya. Kami berjuang memastikan transmisi tegangan tinggi Arun-Bireuen bisa beroperasi pada Jumat (5/12), agar Aceh yang sekarang masih padam bisa pulih dan menyala kembali," tegasnya.
(shf)
Lihat Juga :