Pentas Seni Bregada Prajurit Nusantara Berpotensi Tingkatkan Kunjungan Wisatawan
Senin, 01 Desember 2025 - 17:21 WIB
loading...
Parade prajurit keraton dalam Pagelaran Keraton Kasunanan Surakarta. Foto/SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Tingkatkan kunjungan wisatawan , Yayasan Kinarya Anak Bangsa akan menggelar pentas seni Bregada Prajurit Nusantara. Kegiatan ini merupakan atraksi prajurit kerajaan atau keraton seluruh Indonesia.
Founder Yayasan Kinarya Anak Bangsa Rosita Yuwanasari Suwardi Wibawa mengatakan pentas budaya Bregada Prajurit Nusantara ini nantinya berkolaborasi dengan
"Pentas dan atraksi prajurit kerajaan atau keraton seluruh nusantara ini berkolaborasi dengan kekuatan TNI dan Polri," katanya, Senin (1/12/2025).
Bregada Prajurit Nusantara, kata Rosita, terinspirasi dari pertunjukan pasukan prajurit di luar negeri, yaitu The Royal Edinburgh Military Tattoo.
Baca juga: Pariwisata Jadi Motor Ekonomi RI di Kuartal III/2025, Sumbang 3,96% ke PDB Nasional
"Gagasan untuk mewujudkan Bregada Prajurit Nusantara berawal saat menyaksikan Royal Edinburgh Military Tattoo di Skotlandia. Yaitu pentas dan atraksi prajurit atau tentara dari seluruh negara persemakmuran Inggris di seluruh dunia yang ditampilkan dalam satu event," ujarnya.
Inisiator Bregada Prajurit Nusantara mengaku membayangkan jika pertunjukan sejenis dilakukan di Indonesia. Dengan melibatkan prajurit seluruh kerajaan dan keraton di Tanah Air, bersama prajurit TNI.
"Pada waktu itu saya berpikir bila Nusantara menampilkan seluruh prajurit dari kerajaan-kerajaan Nusantara dan dikombinasikan dengan TNI itu akan bagus sekali," tegas Rosita.
Baca juga: Wisatawan Indonesia Kini Lebih Cari Liburan Autentik dan Kaya Budaya
Pertunjukan itu bisa sangat bagus mengingat Indonesia kaya akan budayanya. Mulai dari kain tradisional atau wastranya yang bermacam-macam.
"Kombinasi dari wastra Nusantara, kombinasi formasi baris-berbaris, dipadukan dengan kostum wastra Nusantara yang kaya, penuh warna dan beragam, serta budayanya. Semua tarian-tarian dan juga atraksi budaya dari seluruh kerajaan dan juga daerah di mana kerajaan tersebut berada bisa ditampilkan di event tersebut," ujarnya.
Rosita telah mencatatkan Bregada Prajurit Nusantara sebagai kekayaan intelektual ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (Ditjen KI) Kementerian Hukum. Gagasan tersebut sebenarnya sudah diusulkan Rosita dengan menyampaikan ke teman-temannya yang bergerak di bidang budaya untuk dapat diwujudkan sejak 2005-2006.
![Pentas Seni Bregada Prajurit Nusantara Berpotensi Tingkatkan Kunjungan Wisatawan]()
Namun rasanya belum dengan kuat menggambarkan kemegahan Nusantara dan perasaan yang dia lihat dan bayangkan pada saat pentas Royal Edinburgh Military Tattoo tersebut. Oleh karena itu, kata Rosita, dengan menggunakan Yayasan Kinarya Anak Bangsa mengajak seluruh pihak untuk bekerja sama dan kolaborasi dalam menggelar pertunjukan Bregada Prajurit Nusantara.
Rosita percaya acara itu akan membawa dampak yang besar bagi bangsa Indonesia. Bahkan juga aspek gastronomi atau kuliner pangan lokal dari setiap daerah di mana Kerajaan nusantara itu berada menjadi daya tarik luar biasa, bila diikutsertakan dalam hajatan ini.
"Kami mengajak kolaborasi seluruh pihak untuk terwujudnya inisiatif ini. Acara ini diharapkan dapat mendatangkan devisa negara, dengan menarik turis dalam dan luar negeri untuk datang menyaksikan ragam budaya Indonesia beserta dengan kekuatan atraksi budayanya," imbuh Rosita.
Founder Yayasan Kinarya Anak Bangsa Rosita Yuwanasari Suwardi Wibawa mengatakan pentas budaya Bregada Prajurit Nusantara ini nantinya berkolaborasi dengan
"Pentas dan atraksi prajurit kerajaan atau keraton seluruh nusantara ini berkolaborasi dengan kekuatan TNI dan Polri," katanya, Senin (1/12/2025).
Bregada Prajurit Nusantara, kata Rosita, terinspirasi dari pertunjukan pasukan prajurit di luar negeri, yaitu The Royal Edinburgh Military Tattoo.
Baca juga: Pariwisata Jadi Motor Ekonomi RI di Kuartal III/2025, Sumbang 3,96% ke PDB Nasional
"Gagasan untuk mewujudkan Bregada Prajurit Nusantara berawal saat menyaksikan Royal Edinburgh Military Tattoo di Skotlandia. Yaitu pentas dan atraksi prajurit atau tentara dari seluruh negara persemakmuran Inggris di seluruh dunia yang ditampilkan dalam satu event," ujarnya.
Inisiator Bregada Prajurit Nusantara mengaku membayangkan jika pertunjukan sejenis dilakukan di Indonesia. Dengan melibatkan prajurit seluruh kerajaan dan keraton di Tanah Air, bersama prajurit TNI.
"Pada waktu itu saya berpikir bila Nusantara menampilkan seluruh prajurit dari kerajaan-kerajaan Nusantara dan dikombinasikan dengan TNI itu akan bagus sekali," tegas Rosita.
Baca juga: Wisatawan Indonesia Kini Lebih Cari Liburan Autentik dan Kaya Budaya
Pertunjukan itu bisa sangat bagus mengingat Indonesia kaya akan budayanya. Mulai dari kain tradisional atau wastranya yang bermacam-macam.
"Kombinasi dari wastra Nusantara, kombinasi formasi baris-berbaris, dipadukan dengan kostum wastra Nusantara yang kaya, penuh warna dan beragam, serta budayanya. Semua tarian-tarian dan juga atraksi budaya dari seluruh kerajaan dan juga daerah di mana kerajaan tersebut berada bisa ditampilkan di event tersebut," ujarnya.
Rosita telah mencatatkan Bregada Prajurit Nusantara sebagai kekayaan intelektual ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (Ditjen KI) Kementerian Hukum. Gagasan tersebut sebenarnya sudah diusulkan Rosita dengan menyampaikan ke teman-temannya yang bergerak di bidang budaya untuk dapat diwujudkan sejak 2005-2006.

Namun rasanya belum dengan kuat menggambarkan kemegahan Nusantara dan perasaan yang dia lihat dan bayangkan pada saat pentas Royal Edinburgh Military Tattoo tersebut. Oleh karena itu, kata Rosita, dengan menggunakan Yayasan Kinarya Anak Bangsa mengajak seluruh pihak untuk bekerja sama dan kolaborasi dalam menggelar pertunjukan Bregada Prajurit Nusantara.
Rosita percaya acara itu akan membawa dampak yang besar bagi bangsa Indonesia. Bahkan juga aspek gastronomi atau kuliner pangan lokal dari setiap daerah di mana Kerajaan nusantara itu berada menjadi daya tarik luar biasa, bila diikutsertakan dalam hajatan ini.
"Kami mengajak kolaborasi seluruh pihak untuk terwujudnya inisiatif ini. Acara ini diharapkan dapat mendatangkan devisa negara, dengan menarik turis dalam dan luar negeri untuk datang menyaksikan ragam budaya Indonesia beserta dengan kekuatan atraksi budayanya," imbuh Rosita.
(cip)
Lihat Juga :