BNPB Salurkan 27 Ton Bantuan Logistik ke Wilayah Terdampak Bencana di Aceh
Minggu, 30 November 2025 - 16:54 WIB
loading...
BNPB menyalurkan 27 ton bantuan logistik ke wilayah terdampak banjir dan tanah longsor di lima wilayah Aceh. Bantuan tersebut disalurkan melalui jalur laut. Foto/Dok BNPB
A
A
A
ACEH - Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB ) menyalurkan 27 ton bantuan logistik ke wilayah terdampak banjir dan tanah longsor di lima wilayah Aceh . Bantuan tersebut disalurkan melalui jalur laut.
"Hari ini, Minggu (30/11) bantuan logistik dan peralatan dikirimkan melalui jalur laut. Bantuan ini diberangkatkan dari Pelabuhan Ulee Lhueu di Banda Aceh dengan menggunakan Kapal Express Bahari," kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangannya, Minggu (30/11/2025).
Dia menjelaskan, bantuan yang dikirimkan melalui jalur laut ini akan menjangkau lima wilayah yakni Lhokseumawe, Aceh Utara, Aceh Timur, Kota Langsa, dan Aceh Tamiang.
Baca Juga: Update Korban Banjir-Tanah Longsor di Aceh, Sumut, dan Sumbar: 316 Orang Meninggal Dunia
"Total bantuan seberat 27 ton ini akan berhenti di dua lokasi yakni Pelabuhan Krengkuku untuk menjangkau wilayah Aceh Utara, Lhouksumawe serta Pelabuhan Kuala Langsa untuk menjangkau Kota Langsa, Aceh Timur, dan Aceh Tamiang," ujarnya.
Logistik yang dibawa ke Pelabuhan Krengkuku pada tahap awal terdiri atas tenda 5 set, genset 1 unit, Starlink 1 unit, perahu 1 unit, makanan siap saji 50 dus, hygiene kit 33 paket, baby kit 5 paket, popok anak 8 karton, pembalut wanita 10 karton, susu 50 pak, minyak goreng 5 dus, kelambu 2 karung, terpal 3 karung, tenda family 3 set, velbed 3 karung, wafer 5 dus, biskuit 1 dus, makanan ringan 3 dus, beras 5 karung, dan air mineral 100 karton.
Baca Juga: Tokoh Muda Sipirok Minta Pemerintah Tetapkan Banjir dan Longsor Jadi Status Bencana Nasional
Logistik yang dibawa ke Pelabuhan Kuala Langsa pada tahap awal antara lain terdiri dari tenda 5 set, perahu 3 unit, makanan siap saji 50 dus, hygiene kit 33 paket, baby kit 5 paket, popok anak 8 karton, pembalut wanita 10 karton. Selain itu, ada pula minyak goreng, kelambu, terpal, beras, dan makanan ringan.
Sebelumnya, BNPB mencatat 316 korban yang meninggal dunia, terdiri dari 172 orang jiwa di Sumatera Utara, 90 jiwa di Sumatera Barat, dan 54 jiwa di Aceh. Korban yang hilang hingga hari ini mencapai 289 jiwa. Rinciannya, di Sumatera Utara 147 orang, Aceh 55 orang, dan Sumatera Barat 87 orang.
"Hari ini, Minggu (30/11) bantuan logistik dan peralatan dikirimkan melalui jalur laut. Bantuan ini diberangkatkan dari Pelabuhan Ulee Lhueu di Banda Aceh dengan menggunakan Kapal Express Bahari," kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangannya, Minggu (30/11/2025).
Dia menjelaskan, bantuan yang dikirimkan melalui jalur laut ini akan menjangkau lima wilayah yakni Lhokseumawe, Aceh Utara, Aceh Timur, Kota Langsa, dan Aceh Tamiang.
Baca Juga: Update Korban Banjir-Tanah Longsor di Aceh, Sumut, dan Sumbar: 316 Orang Meninggal Dunia
"Total bantuan seberat 27 ton ini akan berhenti di dua lokasi yakni Pelabuhan Krengkuku untuk menjangkau wilayah Aceh Utara, Lhouksumawe serta Pelabuhan Kuala Langsa untuk menjangkau Kota Langsa, Aceh Timur, dan Aceh Tamiang," ujarnya.
Logistik yang dibawa ke Pelabuhan Krengkuku pada tahap awal terdiri atas tenda 5 set, genset 1 unit, Starlink 1 unit, perahu 1 unit, makanan siap saji 50 dus, hygiene kit 33 paket, baby kit 5 paket, popok anak 8 karton, pembalut wanita 10 karton, susu 50 pak, minyak goreng 5 dus, kelambu 2 karung, terpal 3 karung, tenda family 3 set, velbed 3 karung, wafer 5 dus, biskuit 1 dus, makanan ringan 3 dus, beras 5 karung, dan air mineral 100 karton.
Baca Juga: Tokoh Muda Sipirok Minta Pemerintah Tetapkan Banjir dan Longsor Jadi Status Bencana Nasional
Logistik yang dibawa ke Pelabuhan Kuala Langsa pada tahap awal antara lain terdiri dari tenda 5 set, perahu 3 unit, makanan siap saji 50 dus, hygiene kit 33 paket, baby kit 5 paket, popok anak 8 karton, pembalut wanita 10 karton. Selain itu, ada pula minyak goreng, kelambu, terpal, beras, dan makanan ringan.
Sebelumnya, BNPB mencatat 316 korban yang meninggal dunia, terdiri dari 172 orang jiwa di Sumatera Utara, 90 jiwa di Sumatera Barat, dan 54 jiwa di Aceh. Korban yang hilang hingga hari ini mencapai 289 jiwa. Rinciannya, di Sumatera Utara 147 orang, Aceh 55 orang, dan Sumatera Barat 87 orang.
(zik)
Lihat Juga :