Jababeka Tanam 200 Pohon, Perkuat Komitmen Kawasan Industri Berteknologi Hijau
Minggu, 30 November 2025 - 08:46 WIB
loading...
Memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia, Jababeka Infrastruktur melakukan penanaman 200 pohon di Jababeka Botanical Garden- Kota Jababeka, Kabupaten Bekasi, Jumat (28/11/2025). Foto/Dok. SindoNews
A
A
A
BEKASI - Memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia, Jababeka Infrastruktur, salah satu anak usaha PT Jababeka Tbk , kembali kegiatan penanaman pohon . Bertema "Tanam Pohon Dinginkan Bumi", sebanyak 200 pohon berhasil ditanam di Jababeka Botanical Garden- Kota Jababeka.
Penanaman 200 pohon ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Jababeka dengan Forest For Life Indonesia (FFLI) yang merupakan organisasi nirlaba yang berfokus pada konservasi dan restorasi ekosistem hutan. Acara tersebut dihadiri para pemimpin dan tokoh penting yang memberikan dukungan terhadap kelestarian lingkungan. Mereka yakni Dirut PT Jababeka Infrastruktur Didik Purbadi, Head of City Council Jababeka Mayjen TNI (Purn) Sumardi, Ketua Forest For Life Indonesia (FFLI) Hadisusanto Pasaribu, dan mantan Menteri Kehutanan MS Kaban. Baca juga: Tata Kelola Kawasan Puncak Bogor, Kementerian LH Tanam Pohon di Hulu Sungai Ciliwung
Hadisusanto Pasaribu menjelaskan tujuan kegiatan ini ialah berperan aktif menjaga lingkungan hidup, terutama di kawasan Jababeka, yang terdiri dari kawasan industri , kawasan perumahan dan juga kawasan komersial. Terlebih, pengelola kawasan juga punya komitmen yang sama dengan FFLI untuk menjaga lingkungan melalui program penghijauan area kawasan tiap tahun.
Gerakan penanaman 200 pohon ini merupakan aksi nyata dalam upaya mengembalikan fungsi hutan dan merespons besarnya laju degradasi hutan di Indonesia. ”Kegiatan penanaman pohon ini secara tegas menjadi wujud nyata komitmen PT Jababeka Tbk dan pengelola kawasan industri untuk tidak hanya beroperasi dengan teknologi hijau, tetapi juga aktif dan bertanggung jawab dalam menjaga kelestarian lingkungan dan memperluas area hijau," kata Hadisusanto Pasaribu di sela acara, Jumat (28/11/2025).
Menanggapi antusiasme kegiatan penanaman pohon dari tenant Jababeka, lanjut Hadi, bukan tidak mungkin akan mengadakan kegiatan lanjutan, seperti gerakan penanaman khusus pohon aren. ”Karena pohon jenis itu punya nilai ekonomi sekaligus punya nilai untuk penyimpan air yang lebih luar biasa,” lanjutnya.
MS Kaban menambahkan kawasan hutan yang rusak itu akan pulih jika kita melakukan intervensi dengan gerakan penanaman. Jababeka ternyata memiliki komitmen yang sangat luar biasa untuk melanjutkan gerakan-gerakan penanaman yang berlangsung pada hari ini.
”Pohon-pohon yang ditanam juga beragam jenisnya, bahkan ada yang langka. Dengan terselenggaranya acara ini, kita ingin memberikan jawaban bahwa kerusakan harus dijawab dengan perbaikan-perbaikan, yaitu dengan melakukan gerakan penanaman 200 pohon di Kota Jababeka hari ini,” ujarnya
Sementara itu, Didik Purbadi menilai kegiatan ini sangat positif dan penting. Ia menerangkan bahwa kolaborasi melalui penanaman sejumlah pohon sangat berdampak besar bagi orang yang tinggal dan beraktivitas di Kawasan Jababeka. Karena, dengan hadirnya banyak pohon di dalam kawasan, maka itu bisa mengurangi emisi karbon sekaligus mengurangi udara panas.
"Kawasan Jababeka ialah kawasan industri, kawasan perumahan dan komersial, sehingga kita perlu kita (menjaga) keseimbangan agar Kawasan Jababeka tetap sejuk dan dingin sehingga masyarakat yang tinggal dan berkegiatan tetap sehat. Jadi, kegiatan menanam pohon sangat penting," katanya. Baca juga: Ratusan Atlet Berbagai Negara Barongsai Unjuk Kebolehan di Jababeka
Pihaknya menjadikan penanaman pohon jadi kewajiban pengelola kawasan selain menjaga lingkungan kawasannya. Di mana, upaya itu bagian dari komitmen perusahaan untuk tidak hanya menjalankan operasional dengan teknologi hijau, tetapi juga aktif memperluas area hijau. Saat ini sekitar 20 hektare yang dikhususkan sebagai kawasan hijau dan Jababeka Botanical Garden ialah salah satu lokasi penghijauan.
“Bahkan saat ini, Jababeka Botanical Garden telah berkembang menjadi spot rekreasi dan ruang olah raga warga Kota Jababeka saat weekend berkat banyaknya pepohonan dan ekosistem yang terjaga, sebagaimana kota mandiri modern,” kata Mayjen TNI (Purn) Sumardi.
Penanaman 200 pohon ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Jababeka dengan Forest For Life Indonesia (FFLI) yang merupakan organisasi nirlaba yang berfokus pada konservasi dan restorasi ekosistem hutan. Acara tersebut dihadiri para pemimpin dan tokoh penting yang memberikan dukungan terhadap kelestarian lingkungan. Mereka yakni Dirut PT Jababeka Infrastruktur Didik Purbadi, Head of City Council Jababeka Mayjen TNI (Purn) Sumardi, Ketua Forest For Life Indonesia (FFLI) Hadisusanto Pasaribu, dan mantan Menteri Kehutanan MS Kaban. Baca juga: Tata Kelola Kawasan Puncak Bogor, Kementerian LH Tanam Pohon di Hulu Sungai Ciliwung
Hadisusanto Pasaribu menjelaskan tujuan kegiatan ini ialah berperan aktif menjaga lingkungan hidup, terutama di kawasan Jababeka, yang terdiri dari kawasan industri , kawasan perumahan dan juga kawasan komersial. Terlebih, pengelola kawasan juga punya komitmen yang sama dengan FFLI untuk menjaga lingkungan melalui program penghijauan area kawasan tiap tahun.
Gerakan penanaman 200 pohon ini merupakan aksi nyata dalam upaya mengembalikan fungsi hutan dan merespons besarnya laju degradasi hutan di Indonesia. ”Kegiatan penanaman pohon ini secara tegas menjadi wujud nyata komitmen PT Jababeka Tbk dan pengelola kawasan industri untuk tidak hanya beroperasi dengan teknologi hijau, tetapi juga aktif dan bertanggung jawab dalam menjaga kelestarian lingkungan dan memperluas area hijau," kata Hadisusanto Pasaribu di sela acara, Jumat (28/11/2025).
Menanggapi antusiasme kegiatan penanaman pohon dari tenant Jababeka, lanjut Hadi, bukan tidak mungkin akan mengadakan kegiatan lanjutan, seperti gerakan penanaman khusus pohon aren. ”Karena pohon jenis itu punya nilai ekonomi sekaligus punya nilai untuk penyimpan air yang lebih luar biasa,” lanjutnya.
MS Kaban menambahkan kawasan hutan yang rusak itu akan pulih jika kita melakukan intervensi dengan gerakan penanaman. Jababeka ternyata memiliki komitmen yang sangat luar biasa untuk melanjutkan gerakan-gerakan penanaman yang berlangsung pada hari ini.
”Pohon-pohon yang ditanam juga beragam jenisnya, bahkan ada yang langka. Dengan terselenggaranya acara ini, kita ingin memberikan jawaban bahwa kerusakan harus dijawab dengan perbaikan-perbaikan, yaitu dengan melakukan gerakan penanaman 200 pohon di Kota Jababeka hari ini,” ujarnya
Sementara itu, Didik Purbadi menilai kegiatan ini sangat positif dan penting. Ia menerangkan bahwa kolaborasi melalui penanaman sejumlah pohon sangat berdampak besar bagi orang yang tinggal dan beraktivitas di Kawasan Jababeka. Karena, dengan hadirnya banyak pohon di dalam kawasan, maka itu bisa mengurangi emisi karbon sekaligus mengurangi udara panas.
"Kawasan Jababeka ialah kawasan industri, kawasan perumahan dan komersial, sehingga kita perlu kita (menjaga) keseimbangan agar Kawasan Jababeka tetap sejuk dan dingin sehingga masyarakat yang tinggal dan berkegiatan tetap sehat. Jadi, kegiatan menanam pohon sangat penting," katanya. Baca juga: Ratusan Atlet Berbagai Negara Barongsai Unjuk Kebolehan di Jababeka
Pihaknya menjadikan penanaman pohon jadi kewajiban pengelola kawasan selain menjaga lingkungan kawasannya. Di mana, upaya itu bagian dari komitmen perusahaan untuk tidak hanya menjalankan operasional dengan teknologi hijau, tetapi juga aktif memperluas area hijau. Saat ini sekitar 20 hektare yang dikhususkan sebagai kawasan hijau dan Jababeka Botanical Garden ialah salah satu lokasi penghijauan.
“Bahkan saat ini, Jababeka Botanical Garden telah berkembang menjadi spot rekreasi dan ruang olah raga warga Kota Jababeka saat weekend berkat banyaknya pepohonan dan ekosistem yang terjaga, sebagaimana kota mandiri modern,” kata Mayjen TNI (Purn) Sumardi.
(poe)
Lihat Juga :