Tim SAR Temukan 1 Jenazah Korban Longsor Tapanuli Utara, 2 Lainnya Masih Dicari
Minggu, 30 November 2025 - 08:43 WIB
loading...
Tim SAR Gabungan berhasil menemukan satu korban tanah longsor di area Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) di Kecamatan Aek Sibundong, Tapanuli Utara. Foto/Istimewa
A
A
A
TAPANULI UTARA - Tim SAR Gabungan berhasil menemukan satu korban tanah longsor di area Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) di Kecamatan Aek Sibundong, Tapanuli Utara. Jenazah korban longsor ditemukan pada Sabtu (29/11/2025).
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan Hery Marantika menjelaskan korban yang ditemukan bernama Anggiat Sahat Manalu (36). "(Korban) ditemukan tak jauh dari lokasi dan berada di bawah bangunan yang runtuh. Korban kemudian dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga melalui unsur terkait," ujar Hery dalam keterangannya, Minggu (30/11/2025).
Dengan demikian, masih ada dua korban lainnya yang diduga merupakan pekerja dinyatakan hilang di area tersebut. Proses pencarian terhadap 2 korban ini akan dilanjutkan pada hari ini.
Baca juga: DPR Endus Banjir Sumatera Akibat Illegal Logging
"Tim terus melanjutkan pencarian dua korban yang masih dinyatakan hilang dengan tetap memperhatikan faktor keselamatan di area lereng yang masih berpotensi bergerak," tambah dia.
Tim SAR Gabungan yang terlibat terdiri dari Basarnas Medan, TNI–Polri, BPBD, Pemerintah Daerah setempat, pihak PLTM, dan potensi SAR lainnya. Sejumlah alat ringan dan eskavator juga dikerahkan untuk membantu proses pencarian.
"Sinergi antarinstansi sangat membantu mempercepat proses. Kami mengimbau seluruh personel tetap mengutamakan keselamatan mengingat potensi longsor susulan masih ada," tandas dia.
Sebagai informasi, kejadian longsor dilaporkan terjadi pada Rabu (26/11/2025) setelah intensitas hujan tinggi mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir. Material longsoran berupa tanah dan bebatuan menimpa area kerja proyek, mengakibatkan orang beberapa pekerja tertimbun.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan Hery Marantika menjelaskan korban yang ditemukan bernama Anggiat Sahat Manalu (36). "(Korban) ditemukan tak jauh dari lokasi dan berada di bawah bangunan yang runtuh. Korban kemudian dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga melalui unsur terkait," ujar Hery dalam keterangannya, Minggu (30/11/2025).
Dengan demikian, masih ada dua korban lainnya yang diduga merupakan pekerja dinyatakan hilang di area tersebut. Proses pencarian terhadap 2 korban ini akan dilanjutkan pada hari ini.
Baca juga: DPR Endus Banjir Sumatera Akibat Illegal Logging
"Tim terus melanjutkan pencarian dua korban yang masih dinyatakan hilang dengan tetap memperhatikan faktor keselamatan di area lereng yang masih berpotensi bergerak," tambah dia.
Tim SAR Gabungan yang terlibat terdiri dari Basarnas Medan, TNI–Polri, BPBD, Pemerintah Daerah setempat, pihak PLTM, dan potensi SAR lainnya. Sejumlah alat ringan dan eskavator juga dikerahkan untuk membantu proses pencarian.
"Sinergi antarinstansi sangat membantu mempercepat proses. Kami mengimbau seluruh personel tetap mengutamakan keselamatan mengingat potensi longsor susulan masih ada," tandas dia.
Sebagai informasi, kejadian longsor dilaporkan terjadi pada Rabu (26/11/2025) setelah intensitas hujan tinggi mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir. Material longsoran berupa tanah dan bebatuan menimpa area kerja proyek, mengakibatkan orang beberapa pekerja tertimbun.
(rca)
Lihat Juga :