Bali Blockchain Summit 2025: Forum Strategis Perkuat Fondasi Kedaulatan Data dan Kepercayaan
Rabu, 19 November 2025 - 13:23 WIB
loading...
Foto: Doc. Istimewa
A
A
A
DENPASAR - PERURI menegaskan komitmennya dalam memperkuat kedaulatan data nasional serta ekosistem kepercayaan digital melalui partisipasi aktif pada Bali Blockchain Summit (BBS) 2025, yang berlangsung di Denpasar, Bali, akhir Oktober 2025. Acara internasional yang mengusung tema “Blockchain for Protection and Sustainability: Building Digital Trust for a Sustainable Future” ini mempertemukan pemerintah, industri, akademisi, dan komunitas digital untuk mendorong pemanfaatan blockchain yang aman dan berkelanjutan.
BBS 2025 dihadiri sejumlah tokoh nasional, di antaranya Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya; Ketua UKP Bidang UMKM, Ekonomi Kreatif dan Ekonomi Digital, Ridha Sabana; serta Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa; bersama para pemangku kepentingan dari sektor pemerintah, akademisi, industri, komunitas teknologi, dan media.
Perhelatan ini menandai upaya kolaboratif berbagai pihak dalam mendorong langkah strategis menuju ekosistem digital Indonesia yang aman, inklusif, dan berkelanjutan. Melalui diskusi panel dan sesi berbagi praktik terbaik, acara ini menyoroti pentingnya tata kelola data, keamanan identitas digital, serta akselerasi transformasi digital berbasis blockchain.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, menegaskan pentingnya momentum ini sebagai langkah strategis dalam memperkuat ekosistem digital yang berkeadilan. “Bali Blockchain Summit merupakan momentum penting untuk mempertemukan ide, solusi, serta kolaborasi lintas sektor dalam membangun masa depan Indonesia, khususnya Kota Denpasar yang lebih inklusif, transparan, dan tangguh secara digital,” ujarnya.
Kehadiran PERURI dalam forum ini mencerminkan komitmen perusahaan sebagai BUMN strategis dalam mendukung tema panel “Data Sovereignty Post-PDP Law: From Regulation to DID Blockchain-Powered Implementation.” Pada sesi tersebut, Direktur Digital Business PERURI, Farah Fitria Rahmayanti, menjadi salah satu pembicara yang menyampaikan perspektif praktis terkait implementasi Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP), khususnya dalam konteks keaslian identitas, keamanan digital, dan integritas data nasional.
BBS 2025 dihadiri sejumlah tokoh nasional, di antaranya Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya; Ketua UKP Bidang UMKM, Ekonomi Kreatif dan Ekonomi Digital, Ridha Sabana; serta Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa; bersama para pemangku kepentingan dari sektor pemerintah, akademisi, industri, komunitas teknologi, dan media.
Perhelatan ini menandai upaya kolaboratif berbagai pihak dalam mendorong langkah strategis menuju ekosistem digital Indonesia yang aman, inklusif, dan berkelanjutan. Melalui diskusi panel dan sesi berbagi praktik terbaik, acara ini menyoroti pentingnya tata kelola data, keamanan identitas digital, serta akselerasi transformasi digital berbasis blockchain.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, menegaskan pentingnya momentum ini sebagai langkah strategis dalam memperkuat ekosistem digital yang berkeadilan. “Bali Blockchain Summit merupakan momentum penting untuk mempertemukan ide, solusi, serta kolaborasi lintas sektor dalam membangun masa depan Indonesia, khususnya Kota Denpasar yang lebih inklusif, transparan, dan tangguh secara digital,” ujarnya.
Kehadiran PERURI dalam forum ini mencerminkan komitmen perusahaan sebagai BUMN strategis dalam mendukung tema panel “Data Sovereignty Post-PDP Law: From Regulation to DID Blockchain-Powered Implementation.” Pada sesi tersebut, Direktur Digital Business PERURI, Farah Fitria Rahmayanti, menjadi salah satu pembicara yang menyampaikan perspektif praktis terkait implementasi Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP), khususnya dalam konteks keaslian identitas, keamanan digital, dan integritas data nasional.
Lihat Juga :